• Home
  • Music
  • Work & Values
  • MarComm & Branding
  • Travel
  • Books

Blog Penny Hutabarat

my muses

Angin

00.29
Angin sesekali berhembus cukup kencang dan sesekali berbisik lembut. Kadang menggoyahkan langkah, namun jg kadang menyejukkan hati.

Setiap langkah yang kita ambil, akan diselingi suara hembusan dari luar. Tapi lihatlah bukan pada keras lembutnya angin itu bersuara, namun pada caramu untuk tetap berdiri tegak, melihat ke depan dan melangkah maju.

Berkawan akrab dengan angin, sekalipun hembusannya menghalangi pandangmu.


Kelak kau akan memahami juga mensyukuri, angin dan hembusan yg menghalangi langkahmu itu...justru memberi mu pelajaran bermakna.



Seperti burung mengepakkan sayapnya menyusuri langit terang, angin menjadi kawannya untuk menari indah di bawah awan-awan.

Ada saatnya ia berteduh sejenak di sarangnya, dan di saatnya melanjutkan perjalanan ke tempat-tempat baru kemana kepakkan sayap akan membawanya menyusuri waktu.

~ PH 27.10.15


my muses

Dinamika Kerja. Keep Going!

09.40
Teman, dalam dunia kerja tentu kita pernah menghadapi tantangan dari lingkungan kerja. Tantangan itu terkadang bukan tentang apa yang kita kerjakan, tapi budaya dan sikap kerja yg ada di sekeliling kita. Dinamika dalam bekerja!

Suatu hari, saya baru kembali dari tugas di luar. Kondisi sedang perlu istirahat dan badan tidak vit. Tapi saya tetap upayakan hadir di kantor. Membuka email, puluhan email pun berderet karena nyaris seminggu saya tidak membukanya. Saya agak kaget menerima whatsapp dan email dari rekan kerja yang menginformasikan bahwa saya ditunjuk menggantikannya menjadi PO sebuah acara kantor yang akan diselenggarakan tinggal beberapa hari lagi. Dan di saat itu, saya mengingat masih ada satu event kantor lainnya yang juga berdekatan akan terselenggara. Walaupun sy tidak in charge banyak di satu event lainnya lagi, tapi tetap saya memikirkan persiapannya bersama tim.

Saya seketika keberatan ketika ditunjuk sebagai PO dari acara yang terselenggara sekitar 4 hari lagi. Selain karena saya merasa belum ada informasi yang cukup dan belum ada persiapan yang matang dari pengurus sebelumnya. Saya juga melihat bahwa ada rekan-rekan lainnya yang mungkin lebih proper untuk bertindak sebagai PO karena panitia lainnya sudah mengikuti meeting dan progress..yang saya sendiri tidak bisa ikuti karena ada penugasan lainnya. Saya melihat bahwa, rekan-rekan lainnya juga perlu diberi kesempatan dan kepercayaan untuk memegang suatu tanggung jawab seperti event di kantor.

Saya mendengarkan keluhan tim saya yang merasakan bahwa load mereka semakin tinggi di beberapa hari tsb, karena tim atau PIC lainnya tidak menuntaskan pekerjaannya tetapi melimpahkan pekerjaan tsb juga kepada tim saya. Sedangkan di sisi lain, tim saya masih perlu melanjutkan dan menyelesaikan part yang menjadi tugas kami. Saya pun menampung keluhan mereka dan berupaya mendiskusikannya ke pengurus sebelumnya, dengan harapan agar masing-masing tetap mengerjakan bagiannya...dan tidak 'melemparkan' pekerjaan.

Setiap kita memiliki peran dan tugas masing-masing, memiliki kesempatan untuk berkontribusi sebaik mungkin dengan talenta dan kemampuan kita. Tapi sayangnya dalam lingkungan kerja tertentu, hal ini seringkali diabaikan. Sedikit banyak, kebiasaan dan budaya 'melemparkan pekerjaan' seolah jadi hal yang lumrah khususnya di lingkungan pemerintahan. Dan ini yang saya merasa tidak bisa tinggal diam. Saya merasa perlu mengutarakan hal tsb agar tidak dibiarkan membudayakan 'lempar pekerjaan'.

Namun, kadang kejujuran kita bisa dinilai berbeda oleh orang lain. Bagaimana orang lain merespon sesuatu dan membicarakannya kepada orang lainnya, itu di luar kontrol kita.  Saya sempat merasa kecewa, karena ternyata rekan lainnya menyimpulkan dengan cara yang keliru. Apalagi bila orang yang kita percaya di kantor, ternyata  juga bisa menyudutkan kita dari belakang. Ya, ini bukan hal yang aneh. Di dunia kerja, tentu dinamika ini ada. Ini menjadi pelajaran untuk saya dan tim bahwa kita tidak bisa mudah percaya, terkadang yang manis di depan bisa menusuk dari belakang.
Dan pelajaran juga agar ketika kita dalam kondisi cukup kelelahan, sebaiknya kita tidak merespon sesuatu dulu tapi menahannya....karena kita akan lebih dapat berpikir jernih di saat kondisi diri bugar/ segar. That's why take your time to stop and rest. 

Tapi saya bersyukur memiliki atasan yang bijaksana. Melihat dengan kacamata yang positif. Beliau malah mengajak saya melihat bahwa tantangan seperti ini justru menjadi kesempatan bagi saya untuk tidak terlena di tempat kerja. Beliau mengingatkan saya untuk meneruskan mimpi dan cita-cita, yang beliau tau itu ada di luar pekerjaan saya saat ini. Beliau tau saya senang mengajar, dan mendukung untuk memaksimalkan potensi saya disana. Tidak banyak sosok seperti atasan saya, yang menaruh perhatian pada mimpi orang lain. Pada umumnya, atasan akan membiarkan kita terus berada di lingkaran yang sama untuk menyelesaikan bermacam pekerjaan. Tetapi beliau menginspirasi saya melalui cara dan sikapnya. Bersyukur sekali, Tuhan menempatkan dia untuk menjadi mentor kami.

Tidak ada sesuatu yang kebetulan. Saya yakin, tantangan seperti yang saya temui,  kita perlukan untuk menjadi pengingat. Agar kita tetap bergerak dan berkarya! Kita bekerja bukan untuk menyenangkan hati manusia, tapi hati Tuhan. We can not please everyone. 

Untuk teman-teman yang sudah lama bekerja tentu memahami dinamika seperti ini di lingkungan kerja. Namun demikian, tetap tak mudah mengatasinya. Yang penting, kita terus bertumbuh - berkarya dan tetap mau belajar. Stay positif!

Untuk teman-teman yang baru akan memasuki dunia kerja, remember this : Great minds discuss ideas. Average minds discuss event. Small minds discuss people. And the less you respond to negative people, the more peaceful your life will become. 

Jadi, jangan berhenti untuk berbuat yang terbaik! KEEP GOING!

Dan jangan lupakan mimpi-mu, terus melaju selangkah demi selangkah.




29.10.15
bountiful eyes

October! Let your light shine!

02.02

Teringat dan bersyukur, Oktober setahun lalu...sy mulai berbagi karya lagu dari album 'Bountiful Eyes'. Kerinduan untuk mengembangkan talenta dan membagikan sebuah karya sederhana lewat musik. 'Music is the literature of the heart'...ungkapan ini sepertinya menggambarkannya dengan pas. Karena kita harus yakin, apa yang datangnya tulus dari hati, suatu hari akan sampai di hati.

Mengingat proses pembuatan mini album ‪#‎Bountiful‬ Eyes’ ini, membuat saya terharu bersyukur. Memulai prosesnya dari Desember 2012. Awalnya, sy menuliskan impian-impian ini dalam buku sketch kosong polos yg sy pakai untuk mencatat ide, visualisasi dan rencana step by step mewujudkannya. Lalu sy pindah ke buku catatan lainnya untuk menulis lagu dan merangkai melodi. Bekerjasama dengan teman-teman bermusik dan arranger untuk menyajikan lagu-lagu pilihan, dalam balutan kualitas musik dan audio, yg terbaik dari yg mampu kami siapkan.

Hingga kemudian di Oktober 2014, physical CD dari mini album ‘Bountiful Eyes’ akhirnya selesai. Dan Juli 2015 terbit di Itunes.



Tiga tahun proses pengerjaan debut EP (mini album) ini menjadi salah satu pembelajaran berharga. Pembelajaran dalam proses merancang, memproduksi, dan memasarkan mini album..sejauh ini…semoga dapat jadi bekal untuk langkah positif berikutnya. Dan karya ini bisa jadi kenangan juga buat anak cucu nantinya…‪#‎SampaiAkuPergi‬.



Puji syukur, Its only by God’s grace. Orangtua dan kakak, abang juga mendukung apa yg sy kerjakan. Ketika sy merasa naik turun dalam proses mengerjakannya, sy ingat keyakinan dan kepercayaan dari mereka..untuk sy tetap berjalan, perlahan tapi pasti dan‪#‎GoMakeItHappen‬. Teman-teman juga tidak ragu membantu di sepanjang prosesnya, memberikan masukan kritikan yang bermanfaat dan ide cemerlang mereka dalam design karya album ini. Salah satu dari harapan akan ‪#‎PenantianTerindah‬ pun terwujud, diantara penantian-penantian indah lainnya .



Patut slalu disyukuri, kehadiran orang-orang yang mengasihi dan menaruh perhatiannya untuk kita. Mereka adalah suluh penyemangat dan hadiah berharga dariNya. Saya suka kagum ketika melihat orang lain yg menaruh perhatian dan pikirannya pada impian kita. Itu bermakna. Saya jadi ingat ada kalimat ‘One of the secrets of life is that all that is really worth the doing is what we do for others. Help others achieve their dreams and you will achieve yours’.

Trimakasih slalu. Bergerak maju dan mari berkarya.
October! Let your light shine!




-www.pennyhutabarat.com-
https://www.youtube.com/user/PennyHutabarat/videos


bountiful eyes

Jurnal #1 : OASE HATI

02.13
Melanjutkan posting saya sebelumnya : Upcoming Collaboration Project OASE HATI , saya ingin berbagi dengan teman-teman tentang catatan persiapannya :)

Ya, untuk suatu pertunjukan musik...apakah itu pertunjukan besar/ kecil, tentu hal yang paling penting dipersiapkan adalah konten nya yakni sajian lagu/musik yang akan ditampilkan. Di balik sajian ini, ada team work  yang menentukan suksesnya pertunjukan. Mereka adalah : band, penyanyi/ penampil dan tim yang terlibat dalam persiapannya (tim design, tim publikasi, tim videographer & fotografer, tim registrasi dan tim lainnya...tergantung kebutuhan acara).

Nah, bicara tentang event management khususnya Music Management..bagi saya adalah topik yang mengasyikkan untuk didiskusikan dan dikerjakan bersama hehe...
Project mendatang : OASE HATI adalah salah satu mini project, kolaborasi sesama musisi independent. Digagas oleh saya, Penny Hutabarat, dan Dinda Septryani.

Kami mengajak young talented musicians di lingkungan kami untuk terlibat dalam pertunjukan (show case) OASE HATI ini. Mereka adalah : Daniel Manurung (Keys), Runi (Keys/ Backing Vocal), Arvie Prawira (Gitar), Hasandi Patriawan (Bass), Irham Prabowo (Cajon), Kevin (Violin).

Di minggu lalu, 19 dan 20 Sept 2015, kami mulai latihan bersama dan mempersiapkan materi untuk show case OASE HATI. Menarik karena ide-ide segar muncul dari teman-teman band, aransemen yg agak berbeda mewarnai lagu-lagu saya dan Dinda.


(dari kiri ke kanan : Probi, Kevin, Arvie, Runi, Penny, Dinda, Daniel, Sandi)
wajah lelah tapi semangat selama sessi survey lokasi


Di hari yang sama, setelah latihan dengan band, saya & Dinda survey lokasi ke beberapa tempat (hehe..tempatnya masih rahasia..kebetulan masih dijajaki juga :)). Kami menemukan beberapa lokasi (venues)  yang seru untuk show case ini.....namun kami perlu mempertimbangkan beberapa hal..maklum musisi independent hehe :). Lokasi yang strategis, tempat yang unik, biaya tempat yang terjangkau...menjadi beberapa catatan kami. Semoga kami dimudahkan dalam prosesnya, amin :).

  






(*) Akhir kata ;) saya jadi teringat salah satu kalimat Austin Kleon dalam bukunya 'Show ur work' :

Don't say you don't have enough time. We're all busy, but we all get 24 hours a day. People often ask me, "How do you find the time for all this?" And I answer : "I look fot it".


Dan salah satu tagline Tokopedia dalam iklannya yang gencar akhir-akhir ini ;-) : 
"Ciptakan Peluangmu"!


Nantikan ya update berikutnya dari kami tentang  OASE HATI ini :))


Artikel terkait :


Berbagi Mimpi dan Kisah Kasih di OASE HATI 

OASE HATI : Kolaborasi Mini Album #BountifulEyes dan #Rahasia @StreightStudio

Upcoming Collaboration Project OASE HATI 



bountiful eyes

Upcoming Collaboration Project : OASE HATI

23.23
Hi sahabatttt, 
Sekarang saya dan seorang teman (yang juga musisi independent), sedang menggarap sebuah kolaborasi musik :) . Berawal dari percakapan 6 Juli 2015 lalu, bahwa kami sama-sama ingin mewujudkan salah satu impian yaitu membuat Mini Show Case dari karya album yang kami rilis baru-baru ini. 


Why 'OASE HATI' 
Teman saya, Dinda Septryani, merilis EP album yang berisi lagu-lagu ciptaannya bertajuk "Rahasia". Begitupula saya, Penny Hutabarat, dengan debut EP album "Bountiful Eyes". 
Walaupun warna musik kami berbeda (Dinda- Jazz ; Penny - Pop), namun kami melihat kesamaan dalam motivasi kami berkarya : Ya,  kami bermusik karena dorongan passion dan mengekspresikan apa yang dari hati kami lewat sebuah lagu. 

Karena kami yakin, sesuatu yang datangnya tulus dari hati..pada waktunya akan sampai di hati. Ini pun tersirat dalam lagu-lagu yang kami tulis, juga ungkapan dan bahasa yang lahir pada lirik lagu. Karakter musik dapat nampak  pada bahasa dan lirik yang digunakan. 


== Kami pun sepakat menamakan upcoming collaboration project ini : OASE HATI ==
Berbagi energi positif yang menyegarkan/ meneduhkan
 lewat persembahan Lagu dari hati kami. 





Apa yang kamu ingat bila mendengar kata Oase? :) Yup, suatu daerah subur yang berada di tengah gurun, umumnya mengelilingi mata air atau sumber air. Dan oase dibentuk dari sungai bawah tanah, dimana air bisa mencapai ke permukaan lewat tekanan secara alami. 
Hehe itu harafiah nya kata 'Oase' kalau menurut mas Wiki 'pedia' ya ;).  

Nah, bila kami melihat..apa yang membawa kami hingga terwujudnya karya EP album 'Rahasia' dan 'Bountiful Eyes' , kami melihat makna 'OASE HATI' ini dalam perjalanannya :

  •  Kehadiran musik menyegarkan kesibukan rutin kami :). Dengan kesibukan pekerjaan kami sehari-hari sebagai karyawan/ staf (saya di UI dan Dinda di Kemenlu), kami tidak ingin tenggelam dalam kesibukan dan melupakan impian yang masing-masing kami miliki. Kami ingin mewarnai 'kekeringan' berkutat dengan komputer dan tugas-tugas menjadi lebih 'segar dan hidup' lewat  indahnya bermusik. 
  • Tentang proses bermusik dan tantangan mewujudkan album kami.  Dinda dan saya punya pengalaman masing-masing yang unik, berbeda satu sama lain dalam perjalanan bermusik. Dan saat kami berbagi cerita tentang bagaimana mewujudkan karya 'Rahasia | Bountiful Eyes', kami merasakan hal yang serupa...bagaimana tantangan dan tekanan yang masing-masing kami hadapi justru tak menghentikan langkah kami untuk berkarya. Hehee tekanan atau dorongan itu datangnya alami, namun bahagianya ketika karya kami sampai di permukaan menjadi 'oase hati'. 
  • Minimal kecintaan kami berkarya dalam musik adalah untuk 'oase hati' kami sebagai pekerja/ pekarya seni. Selanjutnya, bila karya kita bisa menjadi sepercik 'oase hati' untuk orang lain yang mendengarkan, itu adalah karunia yang patut disyukuri.


When 'OASE HATI' 
Kami merencanakan event :  Show Case 'OASE HATI' [Rahasia | Bountiful Eyes] di bulan Desember 2015. Lokasi acara akan kami infokan menyusul :). 
Yang pasti, nuansa show case 'OASE HATI' ini...kami ingin dekat dan bisa berkomunikasi akrab dengan teman-teman yang menonton :)

An invitation to volunteer....
Teman-teman bila ada diantara kamu yang dengan senang hati untuk terlibat membantu di project ini sebagai panitia volunteer, silahkan ya :) kami bahagia sekali :)
Manfaatnya dengan menjadi panitia volunteer : sedikit banyak kamu bisa belajar tentang event management / music festival dan bertemu teman-teman baru bermusik disini :-)


Semoga persiapan berjalan lancar dan kiranya dapat terwujud. Mohon doanya ya teman-teman :) Dukung terus musisi independent! :) 

Spread the love, share the positivity!


Salam,
Penny

(*) For more info (about 'oase hati'), please contact : indiexist(at)gmail(dot)com



Artikel terkait :


Berbagi Mimpi dan Kisah Kasih di OASE HATI 

OASE HATI : Kolaborasi Mini Album #BountifulEyes dan #Rahasia @StreightStudio

Jurnal #1 : OASE HATI 




balairung UI

Lilin-Lilin Kecil (The Little Candles)

01.18
Satu minggu yang lalu, Jumat 28 Agustus 2015,  saya kembali dipercayakan untuk menyanyi (solo) dalam seremoni Wisuda Universitas Indonesia. Kesempatan untuk menyanyi di panggung #BalairungUI pada acara #WisudaUI, bagi saya adalah moment untuk berbagi semangat dan inspirasi dengan wisudawan dan mahasiswa baru yang hadir di acara itu. Khususnya berbagi semangat dan inspirasi lewat lagu. 

Sebuah lagu memiliki jiwa (soul) yang diterjemahkan lewat lirik lagu yang kita nyanyikan dan melodi yang kita lantunkan. Sebuah lagu mampu menggetarkan nurani, ketika datangnya dari hati. 


Pada kesempatan ini, saya membawakan sebuah lagu 'Lilin-lilin Kecil'. Lagu ini memiliki arti/ makna yang dalam. Meski lagu ini tergolong lagu lama, namun termasuk lagu yang everlasting karena banyak orang - baik tua/ muda, anak-anak/ dewasa - mengenali lagu itu terutama pada penggalan  Reffrain nya : 

"Dan kau lilin-lilin kecil, sanggupkah kau mengganti.
Sanggupkah kau memberi seberkas cahaya. 
Dan kau lilin-lilin kecil, sanggupkah kau berpijar. 
Sanggupkah kau menyengat seisi dunia" 


Makna filosofi lagu Lilin-Lilin Kecil : 
Sanggupkah kita para generasi penerus/ para pemuda untuk meneruskan dan menggantikan para pendahulu kita. Dan tetap menyalakan cahaya, bahkan di tengah kegelapan sekalipun. 

==

Saat akan menyanyikannya, yang ada dalam pikiran saya adalah bahwa  arti lagu ini perlu tersampaikan pada audience. 'Lilin-Lilin Kecil' adalah diri kita, yang kelak meneruskan terang dan cahaya dari orang-orang tua kita. Mampukah dan sanggupkah kita mengganti, dan terus membawa terang bahkan di tengah kegelapan. 


Moment ini menjadi indah dan menggetarkan ketika ribuan audience (mahasiswa baru, wisudawan, guru besar dan tamu-tamu) secara spontan menyalakan flash light dari telepon genggam mereka. Lalu melambaikan flash light handphone mengikuti irama lagu. 
Saya tergetar saat mereka merespon lagu itu dengan pemandangan flash light yang begitu indah di gedung Balairung yang dipenuhi puluhan ribu orang ini. Dan sesaat, terlihat seperti ribuan lilin-lilin kecil yang dinyalakan, mengiringi lagu ini. Audience pun turut menyanyikan Reffrain lagu dan menemani saya memeriahkan seremoni #WisudaUI #BalairungUI. 



Video ini adalah kiriman dari mas Arie Soesilo, dan direkam dengan handphone oleh seorang anggota Dewan Guru Besar. Video lengkap dari moment ini tersedia di : https://www.youtube.com/watch?v=m0vB8cUEBxg 

Tanggal 30 Agustus, saya menghubungi om James F. Sundah via whatsapp. Saat ini beliau tinggal dan berkarir di New York bersama keluarganya. Saya menceritakan pada guru/ mentor saya ini, bahwa lagu ciptaannya saya nyanyikan dan betapa banyak orang mengenali lagunya. Dia pun membalas whatsapp itu : 'Terimakasih Pen, sudah membawakan Lilin-Lilin Kecil di moment besar itu. Saya terharu". 

Selama 13 tahun saya menyanyi solo dalam seremoni Wisuda UI, ini adalah untuk pertama kalinya ribuan flash light dilambaikan bersama nyanyian 'Lilin-Lilin Kecil'. Dulu, pernah di saat moment saya membawakan lagu 'Bunda', ribuan audience melambaikan tangannya seperti membentuk gelombang 'ombak tangan' :). Saya tergetar setiap kali audience merespon nyanyian secara spontan dengan indahnya. 





==



Flashback 
Lagu 'Lilin-Lilin Kecil' diciptakan oleh James.F.Sundah, seorang composer legendaris Indonesia. Lagu ini pertama kali diperkenalkan dalam Lomba Cipta Lagu Remaja thn 1977 (di tahun ini saya belum lahir tentunya hehe...). Dan semakin dikenal sejak lagu ini dibawakan oleh Chrisye. 

Lagu 'Lilin-Lilin Kecil' sebenarnya memiliki makna yang dalam. Di tahun 1997, saat saya masih kelas 6 SD atau mungkin kelas 1 SMP, saya mengikuti Jakarta Music Festival yang diselenggarakan oleh James F. Sundah. Lagu yang saya bawakan saat itu adalah 'Lilin-Lilin Kecil'. Awal mengenali lagu itu di thn 1997, sulit bagi saya memahami arti liriknya. Hingga akhirnya saya dilatih oleh om Yonas Pareira (seorang composer dan pelatih vocal) dan diberikan wawasan tentang arti lagu itu. Setelah berhasil menjuarai festival itu, saya pun banyak dilibatkan oleh om James F Sundah untuk mengikuti sessi rekaman (recording) dan menyanyi di berbagai festival. Saya  bersyukur mendapatkan kesempatan dan pengalaman dilatih tentang musik oleh beliau. 

Hingga kemudian di tahun 2012, saya mendapat kesempatan duduk bersama-sama sebagai Juri dengan om james (mentor saya) pada sebuah Festival menyanyi tingkat nasional. Hati saya mengucap syukur untuk setiap kesempatan yang Tuhan anugerahkan. 

Dan di Agustus 2015 kemarin, berkesempatan membawakan sebuah karya dari om James F Sundah, yakni 'Lilin-LIlin Kecil' di hadapan ribuan audience pada acara Wisuda Universitas Indonesia.  


==

Semoga kita dapat terus menjadi 'Lilin-Lilin Kecil' (The Little Candles) dimanapun kita berada. Menerangi sekeliling kita dengan seberkas cahaya dan memberi arti dalam perjalanan hidup orang lain. 

Keep shining, even if we are little candles!


karya lagu

#Demi Satu Cinta Indonesia : Nyanyian Bagi Negeri

21.58






#DemiSatuCintaIndonesia :
Nyanyian Persembahan Bagi Negeri


#DemiSatuCintaIndonesia
(DSCI) adalah persembahan bagi negeri, yang menyuarakan pesan positif lewat musik dan lagu. Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia #RI70 di tanggal 17 Agustus, kami merilis #DemiSatuCintaIndonesia untuk dibagikan dan diteruskan kepada seluruh saudara sebangsa setanah air Dari Sabang Sampai Merauke, sebagai pesan gelora penyemangat. 

Lagu #DemiSatuCintaIndonesia menuturkan bahwa ‘Saat ini adalah saatnya untuk kita bekerja, berkarya bagi negeri. Peluh lelah kita tak kan pernah sia-sia bila kita bekerja untuk satu cinta Indonesia. Sudah saatnya kita juga peduli, berbagi, buka hati dan melaju bersama’ tutur Penny Hutabarat, penulis dan composer lagu #DemiSatuCintaIndonesia.

Karya anak bangsa #DemiSatuCintaIndonesia juga didukung oleh Yerry Pattinasarany penggagas #GerakanStopCuek dari Ronny Pattinasarany Foundation, yang bergerak pada pencegahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Yerry mengatakan “Kesalahan yang kita dan banyak orang buat adalah kita hanya fokus misalnya ke Say No To Drugs dan lainnya. Tapi setelah anak-anak muda yang menjadi korban memutuskan untuk berhenti, mereka bingung mau ngapain. Nah solusi yang kuat adalah ‘SAY YES…to music. SAY YES..to arts, sports, media dll. Karya lagu  adalah salah satu senjata pencegahan paling efektif untuk selamatkan generasi muda”.

Melalui kolaborasi bersama, kami mengajak semua menyuarakan pesan dan gerakan positif. Kami percaya, apa yang dikerjakan dari dalam hati suatu saat akan menyentuh hati banyak orang. Salam untuk Negeri!

*****

Lagu #DemiSatuCintaIndonesia dapat didengarkan di : 
https://www.youtube.com/watch?v=E24LAc3t4Ac

Kolaborasi anak negeri : Penny Hutabarat (songwriter), Dhany A. Nugraha & Ronald Wilson (music arranger), Rezka Aufar (bassist), Dinda Septryani, Moria Oktalisa, Rama Dwiyana Putera, Penny Hutabarat (vocals), Adria Sarvianto (sound engineer), Indah Permatasari, Shylla Estee Pramadhani (videographer & editor).




gerakan stop cuek

Kolaborasi lagu #DemiSatuCintaIndonesia dan #GerakanStopCuek. Nantikan!

19.14
Di posting sebelumnya, saya berbagi cerita tentang lagu #DemiSatuCintaIndonesia (DSCI). Lagu ini bertema semangat pemuda. Berisi pesan ajakan untuk peduli, membuka hati dan berbagi dengan mereka yang 'terlupakan'....dengan mereka yang 'terpuruk'.

Siapa yang 'terlupakan'? Mereka yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba, sex trafficking, kecanduan game online dst. Karna sampai saat ini, masalah itu masih mengancam generasi kita.


Menurut Yerry Pattinasarany dari RPF (Ronny Pattinasarany Foundation), yang fokus bergerak pada hal tsb di atas, makin banyak pemuda Indonesia yang menjadi korban akan penyalahgunaan dan kecanduan tsb. Jangan biarkan generasi kita terpuruk karena 'diselimuti' oleh bahaya narkoba.



Kita harus bangkit, peduli dan mendukung gerakan-gerakan positif. Sudah saatnya kita berkontribusi, memberi yang terbaik....sebaik yang kita mampu ~PH



Sebagaimana #GerakanStopCuek yang digagas oleh Yerry dan Benny, dari Pattinasarany Foundation. Kita semua, terutama pemuda/ generasi penerus di Indonesia harus bersatu melaju untuk mewujudkan kepedulian kita terhadap bahaya narkoba. 

Kami, yakni saya dan teman-teman, juga tak ingin berdiam diri ketika melihat rekan-rekan kami bergerak untuk menyuarakan #gerakanstopcuek ke berbagai tempat di Indonesia. 

Kami juga tak ingin hanya menjadi penonton dan komentator dari kondisi bahaya narkoba di negeri ini. 
Kami mendukung Aksi Nyata dari #gerakanstopcuek.

Bukan dari besar kecilnya kontribusi, tapi dari ketulusan yang mengiringinya. 



Kami mencoba memulai, membagikan semangat #gerakanstopcuek lewat musik dan lagu.

Trimakasih untuk teman-teman yang tanpa ragu dan tanpa basa-basi mengatakan "Ya" untuk bersama-sama menggunakan talenta-nya di #DSCI song for #GerakanStopCuek :

#DSCI Team
-Songwriter : Penny Hutabarat
- Music Composer: Dhany Nugraha, Ronald Wilson
- Bassist: Rezka Aufar Leonandya
-Vocal: Moria Oktalisa, Dinda Septryani, Rama Dwiyana Putera, Penny Hutabarat.
-Videografer: Indah P., Shylla 
-Sound Engineer : Adria Sarvianto


====

Lagu #DSCI #DemiSatuCintaIndonesia untuk #GerakanStopCuek akan kami persembahkan menjelang #RI70 di beberapa hari mendatang. Nantikan!


Source : setneg.go.id

















Salam.
10 Agustus 2015





Newer
Stories
Older
Stories

Singer-Songwriter


Indonesian singer-songwriter, Public relations, Musicpreneur.
Debut Album "Bountiful Eyes" (Itunes, Spotify, Physical CD).
-- pennyhutabarat.official@gmail.com
http://pennyhutabarat.com
--


Blog ini berbagi tentang music, life & muses, work, travel dan books.
"Whatever your Dream is, Make It Happen!"

Top Article

Waktu = Nilai Hidup, Kesempatan dan Catatan Perjalanan

W aktu adalah tentang nilai hidup.  Tentu kita mengetahui betapa pentingnya waktu, namun seringkali kita mengabaikan dan melupakannya. Ada...

Blog Archive

  • ▼  2021 (4)
    • ▼  Oktober (1)
      • The Go Giver
    • ►  April (3)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (8)
    • ►  Desember (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (40)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2015 (37)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (22)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (27)
    • ►  Desember (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (8)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2011 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2010 (10)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2009 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (7)

trazy

trazy.com

Labels

  • Vocademia UI
  • bountiful eyes
  • buku
  • dreams
  • festival menyanyi
  • focus
  • impian
  • independent musician
  • kolaborasi
  • make it happen
  • menulis
  • mini album
  • musik
  • passion
  • perjalanan
  • seoul
  • simplicity

Instagram

Template Created By : ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top