• Home
  • Music
  • Work & Values
  • MarComm & Branding
  • Travel
  • Books

Blog Penny Hutabarat

travel and blog

Berjejak di Kota Tua

22.48
Salah satu kawasan yang selalu menarik untuk dikunjungi di Jakarta adalah wilayah Kota Tua. Selain banyak museum di sepanjang Kota Tua, juga banyak tempat kuliner yang seru untuk dikunjungi. Akhir Maret 2018 lalu, saya dan ibu jalan-jalan santai ke Kota Tua. Kami sengaja berangkat pagi dari rumah agar beberapa agenda tempat yang rencananya kami datangi, bisa terpenuhi :).

Pkl 08.00 kami sudah di Bubur Kamseng di Jl. Mangga Besar. Yang menarik dengan bubur kamseng ini: buka 24 jam WOW!, buburnya dijamin maknyoes apalagi cakwe nya. Menu yang tersedia sebenarnya cukup banyak dari mulai mie (noodles), nasi, bubur, cemilan seperti Chi Cong Fan. Untuk pagi hari hanya menu bubur, cakwe dan minuman yang tersedia. Menu lengkapnya mulai tersedia di malam hari. Tempatnya nyaman, bersih dan cukup luas. Masuk dalam daftar kuliner yang menggiurkan untuk saya. Oia jangan khawatir, disini juga tersedia menu seperti ayam, bebek, ikan dan chinese food lainnya selain pork.

Selesai dari Bubur Kamseng, kami menuju Petak Sembilan. Ibu saya sambil bernostalgia karena masa muda dulu ia pernah tinggal di daerah kota dan petak sembilan adalah pasar favoritnya dulu. Kawasan Petak Sembilan ini sebenarnya gang sempit yang panjang, dengan aneka pedagang di sisi kanan kiri. Konsep ini tetap dipertahankan dari dulu sampai sekarang, dan ini yang membuat kawasan Petak Sembilan tetap menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya pasar untuk belanja kebutuhan rumah tangga, tapi Petak Sembilan juga dikenal dengan tempat kuliner nya yang gak kalah seru. Kami mampir di Kopi Tak Kie, yummy. Kopi ini sudah ada sejak lama, didirikan tahun 1927. Menu unggulannya adalah kopi es Tak Kie, bisa kopi hitam atau kopi susu. Makanan-makanan juga tersedia di sekitar Kopi Tak Kie yang ada di area Petak Sembilan ini. Seperti Bakmi Amoy,  Mie Kangkung si Jangkung, Gado gado Direksi, Rujak Shanghai dan banyak lagi. Karena kami sudah cukup kenyang sarapan di Bubur Kamseng, maka Es Kopi Susu Tak Kie dan Roti adalah menu pilihan kami disini. Rotinya buatan sendiri, lembut dan mantap di lidah.

Kami lanjut berjalan kaki dari Petak Sembilan menuju Kota Tua. Sejumlah museum dari Museum Bank Indonesia, Museum Bahari, Museum Wayang, Museum Keramik, Museum Fatahillah dan masih banyak lagi, berada di kawasan Kota Tua ini. Kami memilih satu Museum untuk dikunjungi karena selebihnya ingin menikmati suasana di dekat Kota Tua. Museum yang kami kunjungi adalah Museum Keramik, tiket masuknya sangat terjangkau dan berada dekat dengan Kota Tua. Lalu kami pun menikmati suasana bersepeda di depan Kota Tua, memberi makan burung merpati yang riuh ramai berkumpul di area wisata. Lalu sambil memandang keindahan kawasan ini, bisa sambil bersantai sejenak di Cafe Batavia yang persis berada berhadap-hadapan dengan Kota Tua.

Makan siang, kami mampir ke tempat kuliner salah satu Nasi Hainam ter-enak di Jakarta yaitu Nasi Hainam "Sedap  Wangi" di Jl.Pinangsia. Ada nasi hainam ayam rebus/ bebek/samcan/chasio dan bakut teh disini. Setelah dari sini, kami menuju ke Mangga Dua untuk mencari beberapa barang keperluan.

OK, jadi kalau kamu pengen pilihan jalan-jalan yang gak mainstream hehe..karena bosan kalau ke Mall terus. Nah kawasan Kota Tua  bisa jadi salah satu tujuan wisata mu. Travelling gak selalu harus mahal dan mewah, ya kan?! Yang penting waktu travelling mu bisa jadi berkesan dan berjejak di memori mu karena kamu bisa wisata dengan orang yang kamu sayangi, menikmati kuliner yang menggiurkan hehe dan bersyukur selalu melihat keindahan ciptaan Tuhan.


Kawasan Kota Tua

Bubur Kamseng, Jl. Mangga Besar (buka 24 jam)


Kopi Es Tak Kie yang Legendaris

Kawasan Kota Tua

Kawasan Kota Tua

Kawasan Kota Tua

Kawasan Kota Tua


Museum Keramik




travel and blog

Short escape wisata Bandung : Lodge Maribaya

23.45
Pengalaman menarik saat saya dan keluarga traveling ke Lodge Maribaya. Untuk sampai di tempat ini cukup menantang, selain karena jalanan yang berbatu, jauh dan berbukit...juga banyak mobil wisatawan yang menuju tempat ini.

Tapi setibanya di titik lokasi, di Lodge Maribaya.....perjalanan yang cukup jauh dan menantang itu terbayarkan. Ya, saat kamu melihat pemandangan yang indah terhampar dari ketinggian Lodge Maribaya, saya yakin kamu akan senyum sumringah dan excited. Hehe jadi lupa kalau perjalanan menuju dan balik dari situ lumayan bikin pegel yang nyetir.





Selain pemandangan alam yang indah yang bisa kamu nikmati, di area Lodge Maribaya ini juga terdapat beberapa atraksi seperti Sky tree (wahana rumah pohon), Sky Wing (ayunan di ketinggian) dan Zip Bike (bersepeda di atas tali). Sayangnya saya tidak terlalu  berani dengan permainan di atas ketinggian seperti ini. Selain itu, beberapa area makan dengan nuansa alam dan makanan khas sunda juga ada disini. Sesampainya di Lodge Maribaya, kamu akan beli tiket..harganya sangat terjangkau sekitar 15 -35rb. Lalu kamu akan menyusuri tangga-tangga yang menuju ke beberapa spot di Lodge Maribaya ini. Di setiap beberapa kilometer tangga yang ditempuh, jangan khawatir..,akan ada area tempat makan dan istirahat. Dan yang tidak kalah menarik, selalu ada sudut-sudut cantik dan keren untuk kamu capture the moment dengan foto dan video mu.







Nah bila kamu ingin short escape karena jadwal cuti dan liburan yang terbatas, tempat ini bisa jadi salah satu pilihan. Lodge Maribaya! Lokasinya berada di lereng perbukitan Maribaya, di Lembang Bandung. Kawasan ini dikelilingi hutan pinus, dengan suasana pegunungan yang sejuk, tenang dan nyaman.


armor kopi

Sensasi Ngopi di Hutan ala Armor Kopi

01.20
Salah satu short escape wisata di Bandung yang patut dicoba, yaitu Armor Kopi di daerah Dago Pakar. Lokasinya dekat dengan Taman Hutan Raya Ciburial (Tahura Ciburial). Bila kamu doyan ngopi seperti saya :) pasti ingin mencoba suasana yang berbeda. Bila biasanya ngopi bertempat di mall atau coffee shop, ini di hutan! 

Tapi jangan khawatir, ini bukan hutan yang mengerikan dengan binatang-binatang buas :). Suasana hijau alam dan sensasi hutannya...justru melengkapi nikmatnya seruput kopi di Armor Kopi ini. Menemukan Armor Kopi disini seperti menemukan harta karun kecil di tengah hutan. 























Lokasinya sejuk dan nyaman, Armor Kopi menawarkan suasana alam bagi penikmat kopinya. Tersedia kursi-kursi panjang dari kayu, dikelilingi pohon-pohon pinus ataupun rumah-rumah kayu dimana pengunjung bisa santai dan ngobrol-ngobrol di tengah hutan. Tempatnya terbilang sederhana,  menurut saya yang membedakan Armor dengan tempat kopi lainnya adalah design rumah kayu, ornamen yang dominan kayu...dengan suasana ngopi khas alam dan sensasi hutan :). Sayangnya waktu mampir kesini saya gak bawa gitar, hehe kalau bawa pasti saya akan bikin video nyanyi dan bergitaran karena suasananya cukup menyenangkan dan banyak sudut-sudut menarik untuk mengabadikan moment dalam bentuk foto/ video. 


Oia di Armor Kopi, ada 3 jenis pilihan kopi yaitu Robusta, Arabica dan Liberica. Pengunjung bisa memesan cara penyeduhan kopi atau manual breewing seperti French Press, Flat Bottom, Moka Pot, Ibrik dan V6o. Tapi jangan harap kamu menemukan cappucino dan affogato disini ya :) Bagi yang tidak suka kopi, ada green tea, oolong tea dan beberapa menu pilihan teh. Menu makanannya adalah cemilan semua, dari pisang goreng, bala-bala, bitter ballen....pokoknya seputaran cemilan. Harga dari semua menunya, sangat terjangkau. 












Tahura Ciburial
Kurang lengkap rasanya, bila kamu ke Armor Kopi tapi tidak mampir ke Tahura Ciburial. Sebuah taman hutan yang merupakan tempat wisata alam sederhana. Jadi pastikan kamu juga kesana, selain menikmati kopinya ya. Ini beberapa cuplikan saat berjejak di Tahura Ciburial, Dago Pakar Bandung :)




















Ok bagi teman-teman yang berencana liburan...short escape ke Bandung, selamat menikmati tempat-tempat menarik ini ya! :)
travel and blog

Berjejak di Museum Kata Andrea Hirata - Belitung

23.19
Tempat ini sederhana tapi berwarna, bila ditelusuri juga penuh makna
Berisi rekam perjalanan, dari seorang yang punya impian luar biasa

Ia menuliskan impiannya di dinding dan lantai sederhana. Membagikannya kepada orang lain. 
And living his dreams.

Museum Kata Andrea Hirata  -- inspiring people through words --


Bila travelling ke suatu kota atau negara, salah satu tempat terbaik untuk kamu kunjungi adalah museum. Histori yg berhubungan dengan suatu kota dan tempat, budaya, dan cara tokoh masyarakatnya memandang sesuatu....hampir mungkin dapat kita amati dan temukan dari museum.

September 2016 lalu, saya berkesempatan ke Belitung untuk Raker (rapat kerja). Kami menyempatkan berkunjung ke Museum Kata Andrea Hirata. Impresi pertama melihat museum ini adalah begitu berwarna, seperti warna-warni pelangi, bangunannya sederhana seakan menyatu dengan kampung di Kecamatan Gantong itu. Lokasinya tak jauh dari kampung Ahok, yang juga menjadi salah satu pilihan wisata di Belitung.

Lalu saya dan beberapa teman memilih untuk menelusuri museum ini. Kami membayar masing-masing Rp 50,000, - untuk  tiket masuk ke museum. Dan dengan tiket itu, masing-masing pengunjung juga mendapatkan 2 (dua) gift buku serial dari Laskar Pelangi. 
Masuk ke dalam Museum Kata, suasananya seperti masuk ke dalam rumah. Pengunjung merasa hangat, dekat....disambut dengan sederet kata-kata penuh inspirasi yang digantungkan di dinding maupun dituliskan di lantai. Rumah yang dijadikan Museum ini, penuh cerita tentang impian dan harapan..yang diterjemahkan begitu indah oleh Andrea Hirata.  

Mulai dari ruang pertama di Museum, menyusuri ke ruang-ruang berikutnya....terpampang tulisan dan kata-kata dari tokoh besar dunia yang menginpirasi kehidupan Andrea Hirata. Lalu kata-kata yang dituliskan sendiri oleh Andrea Hirata. Begitupula kisahnya tentang Laskar Pelangi, gambar-gambar dari pemeran Laskar Pelangi, hingga prestasi internasional yang diraih Andrea Hirata sebagai penulis buku Laskar Pelangi (buku ini telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa untuk negara-negara di dunia).

Memperhatikan cerita dan kisah yang dibagikan Andrea Hirata, kita dapat melihat bahwa karya-karya nya berawal dari impian dan keyakinannya. Seorang anak dari keluarga sederhana, yang tinggal di perkampungan di Pulau Belitung, yang dengan tekad dan keyakinan dapat mewujudkan mimpinya untuk sekolah tinggi dan menjadi 'seseorang' yang kini menginspirasi banyak orang lewat tulisan dan karya-karyanya. Andrea Hirata, salah satu anak Belitung, juga anak Bangsa, yang membanggakan di dunia sastra internasional.

Mari melihat beberapa sudut yang berwarna-warni pelangi di Museum Andrea Hirata :





Karya Buku Laskar Pelangi dalam berbagai bahasa terjemahan. International Editions. 


Ruang keluarga di belakang Museum Andrea Hirata. Berisi histori tentang suasana masa kecil Andrea Hirata

Quotes
Partitur dan lirik lagu 'Negeri Laskar Pelangi'


Map Museum Andrea Hirata



international recognition of Andrea Hirata's "The Rainbow Troops" [Buku Laskar Pelangi]






Jadi, bila liburan nanti kamu berencana travelling ke Belitung, jangan lupa masukkan tempat menarik ini dalam list perjalananmu. Selamat berkunjung ke Museum Andrea Hirata.
Buka mata, buka hati, buka telinga dan temukan inspirasi dari tempat ini :).


creative work

#PassionTalk Episode 1

02.14


Berawal dari bincang-bincang dengan seorang teman, Derry Novadatu,  di kantin kampus pada Maret 2015 lalu. Kami diskusi tentang hal yang kami sukai yaitu yang berhubungan dengan Passion. Perbincangan tentang Passion memang selalu menarik dan seolah tak ada habisnya ya :). Kami pun kemudian terbersit ide untuk create suatu program yang berbentuk mini seminar series. Lahirlah ide sederhana untuk menyelenggarakan program ini yang kami namakan #PassionTalk. 

Tujuan diadakannya #PassionTalk adalah untuk berbagi tentang pengalaman, dan pembelajaran yang didapatkan dari aktivitas yang berhubungan dengan passion. Program ini menjadi wadah untuk talk, sharing dan learning tentang pekerjaan/ akvitas yang melibatkan passion. Misi kami dengan #PassionTalk adalah membangun semangat positif untuk mengerjakan dan mewujudkan karya yang berhubungan dengan passion yang dimiliki. 

Kamis, 30 April 2015, kami pun memulai Episode Pertama #PassionTalk. Terimakasih pada Cafe Korea Perpus UI yang telah mendukung kami dengan menyediakan tempat untuk mini seminar series ini dapat berlangsung. Fasilitator di Episode Pertama  adalah kawan saya, Adi Nugraha dan saya sendiri, Penny . Host kami, Derry Novadatu, membuka sessi seminar dan memperkenalkan edisi perdana #PassionTalk pada teman-teman. Di luar ekspektasi kami, jumlah audience yang hadir di mini seminar perdana ini sekitar 15 – 20 orang. Mereka  cukup antusias terlibat dalam sharing session #PassionTalk ini. 

Terimakasih pada teman-teman yang sudah hadir di #PassionTalk episode 1

#TravelNBLog

Fasilitator pertama, Adi Nugraha berbagi tentang topik #TravelNBlog. Sesuai passion nya, Adi memiliki kecintaan jalan-jalan (travelling) dan menuliskan kisah perjalanannya lewat blog. Ia telah memulai passion nya ini sejak 5 tahun lalu dan hingga saat ini aktif terlibat dalam komunitas blogger, mendapatkan undangan dari beberapa pemerintah daerah untuk kunjungan dan mengenal suatu wilayah di Indonesia dengan lebih dekat. 

Adi yang membawakan presentasi dengan renyah dan penuh humor, mengundang senyum dan tawa teman-teman yang hadir. Ada dua messages yang saya ingat betul dari sharing Adi tentang Blog :

  • “Perjalanan adalah sebuah tanda koma”. Setuju, perjalanan belum berakhir, banyak hal yang perlu kita semua jelajahi, kenali  dan syukuri.
  • Mengapa kita perlu menuliskan perjalanan kita? Seorang teman berkisah bahwa ia menuliskan perjalanannya di blog agar juga bisa menjadi catatan/ dokumentasi personal nya bagi keluarga, kerabat dan teman-teman. Selain tentunya sebagai passion nya dalam menulis. Mengapa? Saat tumbuh besar, seorang kawan tersebut tak sempat mengenal perjalanan ayahnya karena perjalanan itu tak pernah dituliskan. Tapi ia ingin, suatu hari kelak menjadi ayah, anaknya bisa membaca perjalanan ayahnya lewat catatan-catatan tersebut.
Mendengar sharing tersebut, saya melihat teman-teman yang hadir mengangguk dan    tersenyum. Lalu Adi mengajak teman-teman, “Jadi mulai besok, tuliskan perjalananmu ya”.
Selengkapnya tentang sharing dari Adi, dapat kamu simak di sini.



"Sebuah pekerjaan dan karya akan sangat baik hasilnya apabila dikerjakan oleh seseorang yang memiliki passion dalam bidang itu". 
-Adi Ndut

#MusicNWriting


Selanjutnya Host, Derry Novadatu, memberikan kesempatan  untuk saya berbagi sebagai fasilitator kedua. Topik yang saya bagikan, saya beri judul “#StartNow #MakeItHappen”. Sharing ini salah satunya juga berbagi tentang Passion Project yang saya kerjakan 2 tahun terakhir, yang berhubungan dengan #MusicNWriting. Selain itu, saya juga berbagi kepada teman-teman mengapa kita perlu 'Memulai' dan 'Mewujudkan' passion serta impian kita. Dan apa yang dapat kita kembangkan dan bagikan pada orang lain sebagai kontribusi dari passion kita tersebut. Hehee..mungkin karena ini materinya dari saya, jadi teman-teman lebih enak membacanya langsung di link berikut ya.



"Whatever your dream is, Make it Happen"
-Penny Hutabarat





Q&A

Usai sessi sharing, ternyata cukup banyak pertanyaan yang terlontar dari teman-teman. Pertanyaan seputar passion yang begitu penuh semangat...berhasil membuat kami para fasilitator juga antusias sekaligus kesulitan menjawab beberapa pertanyaan hehehe. 

Saya coba bagikan dalam tulisan ini, 2 (dua) dari sekian pertanyaan hebat dari teman-teman yang hadir:
  1. Bagaimana menemukan passion itu sendiri? 
  2. Seorang audience menanyakan : saya punya ide untuk membuat project yang berhubungan dengan passion saya, tapi dalam prosesnya saya melihat bahwa sudah ada orang yang membuat itu lalu saya putus asa. Bagaimana bila ide kita dicuri orang?
Hehee..pertanyaannya menarik ya. Sebenarnya masih ada pertanyaan menarik dan seru lainnya, tapi akan kami bagikan nanti dalam tayangan video yang akan digarap oleh Derry Novadatu. 

Ok, menemukan passion bagaimanakah?  Adi dan saya mengutarakan bahwa passion dapat berawal dari hobi, sesuatu kegiatan yang kita sukai. Passion bisa lahir dari kombinasi skill yang kita miliki, hobi dan kecintaan kita akan suatu aktivitas. Kamu bisa lihat juga pada slide 5 di link ini dan slide 3 pada link ini.

Passion bukan sesuatu yang sesekali dilakukan. Tetapi sesuatu yang secara konsisten dikerjakan. Passion juga bisa berarti hobi yang ditindaklanjuti atau yang membawa pada productive results. Tak hanya dari diri sendiri, passion seseorang dapat dikenali dari teman-teman dan orang di sekitar kita. Tanyakan pada teman-temanmu, apa yang menurut mereka potensi terbaik dari diri kamu yang pernah kamu lakukan. Itu dapat menjadi salah satu indikasi bahwa kamu punya potensi dan skill di bidang tersebut. 

Bagaimana bila ide kita dicuri orang? Kembali ke tujuan kamu mewujudkan passion project mu. Jika tujuannya untuk berbagi, kamu tak perlu khawatir bila ide tersebut sudah ada sebelumnya atau diduplikasi orang. Jika kita terus berfokus pada mencari ide karena ide kita sebelumnya dicuri orang, kita tidak pernah sampai kemanapun...hanya menghabiskan waktu membangun ide dan bukan mewujudkannya.
Lalu saya menambahkan ada suatu buku yang pernah saya baca (kalau tidak salah buku Seth Godin), bahwa biarkan ide kita dicuri karena itu berarti kita berhasil menginspirasi orang lain sehingga orang tersebut merasa ide kita cukup luar biasa menarik untuk diambilnya. 

Bila kita memiliki ide yang sama, kita dapat mengemas dengan cara yang berbeda atau memasarkan dan mendistribusikan  dengan cara yang berbeda. Karena pada dasarnya tidak ada yang benar-benar baru di dunia ini. Kita berbagi dan saling belajar dari apa yang telah ada sebelumnya. 

Ini adalah sepenggal sharing kami dalam Episode Pertama #PassionTalk. Selengkapnya teman-teman dapat menyaksikannya di video #PassionTalk yang akan di publish beberapa waktu ke depan. Slide presentasi kami dapat dilihat pada slideshare berikut : 
http://bit.ly/1InsQB0  #TravelNBlog
http://bit.ly/1FTdu6M  #StartNow #MakeItHappen (Passion Project) 

Harapan kami ke depan, akan semakin banyak teman-teman yang rindu untuk berbagi pengalaman dan passion nya. Dengan misi untuk membangun semangat-semangat positif generasi muda untuk berkarya. Yukk...kita terus berbagi dan tetap berkarya!

Salam #PassionTalk :)  

Kamu bisa follow update dari #PassionTalk di Twitter @PassionTalk_ID
Older
Stories

Singer-Songwriter


Indonesian singer-songwriter, Public relations, Musicpreneur.
Debut Album "Bountiful Eyes" (Itunes, Spotify, Physical CD).
-- pennyhutabarat.official@gmail.com
http://pennyhutabarat.com
--


Blog ini berbagi tentang music, life & muses, work, travel dan books.
"Whatever your Dream is, Make It Happen!"

Top Article

Waktu = Nilai Hidup, Kesempatan dan Catatan Perjalanan

W aktu adalah tentang nilai hidup.  Tentu kita mengetahui betapa pentingnya waktu, namun seringkali kita mengabaikan dan melupakannya. Ada...

Blog Archive

  • ▼  2021 (4)
    • ▼  Oktober (1)
      • The Go Giver
    • ►  April (3)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (8)
    • ►  Desember (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (40)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2015 (37)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (22)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (27)
    • ►  Desember (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (8)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2011 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2010 (10)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2009 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (7)

trazy

trazy.com

Labels

  • Vocademia UI
  • bountiful eyes
  • buku
  • dreams
  • festival menyanyi
  • focus
  • impian
  • independent musician
  • kolaborasi
  • make it happen
  • menulis
  • mini album
  • musik
  • passion
  • perjalanan
  • seoul
  • simplicity

Instagram

Template Created By : ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top