• Home
  • Music
  • Work & Values
  • MarComm & Branding
  • Travel
  • Books

Blog Penny Hutabarat

dreams

Keep Dreaming, Keep Doing

03.20
Pagi ini saya disambut dengan kalimat sederhana yang menyemangati diri "You're braver than you believe,stronger than you seem & smarter than you think.So just action!". Kalimat ini saya temui di twitter Prof. Rhenald Kasali yang menginspirasi. 

Beberapa hari lalu, saya kebetulan bertemu dengan kawan lama yang saat ini sedang sibuk menggeluti dunia digital dan menjadi digitalpreneur. Dari perbincangan kami, ia mendiskusikan sesuatu yang berhubungan dengan musik digital. Apa yang ia utarakan kepada saya adalah issue atau topik yang juga selalu saya gaungkan di pikiran saya sekitar 2-3 tahun lalu. Ya..sesuatu yang pernah menjadi impian dan mengusik pikiran saya untuk mewujudkannya saat itu. 

Bahkan 3 tahun lalu, saya dan seorang teman sempat berupaya memulai mimpi kami  untuk project yang berhubungan dengan musik digital. Tapi kemudian mimpi/ impian itu tersisihkan karena pada tahun itu saya mulai sibuk melanjutkan studi dan rekan saya hampir dipadati dengan jadwal mengajar. 
Dan yang menggelitik pikiran saya adalah ketika secara 'kebetulan' saya bertemu dengan teman yang sedang menggeluti digitalpreneur dan ia mendiskusikan sesuatu yang sejujurnya pernah saya impikan dulu. Ini membangkitkan kembali 'mimpi' itu dan memicu semangat saya untuk memulai dari awal dan mencobanya. 

Waktu itu saya sempat menghentikan keinginan untuk terus mempelajari musik digital (termasuk marketing dari sisi digital music). Selain itu, sy pernah merasa bahwa saya tidak cukup mampu dan tidak cukup pandai mewujudkan ide ini. Apalagi sesuatu yg berhubungan dengan digital music masih sedang saya pelajari, saya belum paham betul dan belum cukup berani untuk mewujudkan ide-ide tsb. Saat itu saya melihat bahwa sepertinya sudah banyak yang mulai mengembangkan beberapa ide dan inovasi dalam dunia musik digital. 

Tapi kemudian perbincangan dengan kawan baru-baru ini membuat saya 'tergugah' kembali. Tentu dari sisi pengembangan ide dan inovasi di bidang ini, masih banyak ceruk maupun opportunities yang dapat dikembangkan untuk musik digital.
 So..i said to myself 'kalau bukan sekarang waktunya untuk memulai, kapan lagi! Kalaupun tidak berhasil dengan ide ini, yang penting saya sudah mencobanya".

 Perbincangan santai dengan teman lama...membangkitkan kembali salah satu mimpi saya. Dan kalimat tweets yang saya sampaikan di awal, cukup menyemangati saya untuk 'just action..do it'!
   
So....let's keep dreaming and keep doing!








marketing

Simplicity is Powerful

03.26
Jangan menutup mata dengan sesuatu yang terlihat sederhana :) Seringkali yang sederhana juga memiliki kekuatan yang luar biasa.  Ketika kita mengerjakan sesuatu, muncul ide-ide yang bisa jadi "membanjiri" pikiran kita sehingga semakin sulit untuk di-elaborate dan di-implementasikan. 

Bila berbicara tentang brand strategy, kita dapat melihat contoh nyata dari beberapa brand yang sangat kuat seperti Google, Amazon, dan Apple. Kesuksesan brand tersebut bisa dikatakan berhubungan langsung dengan prinsip "simplicity". Google, Amazon dan Apple berupaya menciptakan sesuatu yang memudahkan penggunanya (simpler for their users). 

 Mari kita lihat, Google pada tampilan mesin pencari google search...tidak menampilkan design yang rumit dan spektakuler.Ia konsisten menampilkannya secara sederhana dengan blank box yang clean. Lalu, Amazon dengan 1-st click ordering nya, menjadi cara luar biasa yang memudahkan siapapun untuk melakukan pemesanan pembelian hanya dengan satu kali klik. Apple, memanfaatkan prinsip simplicity sebagai kekuatannya melalui kehadiran iTunes store, iCloud storage dan Apple system lainnya yang bekerja secara terintegrasi, fits together dan menyederhanakan interaksi. Bahkan ketiga brand ini mampu membuat kita sebagai konsumennya, melakukan hal yang extraordinary melalui pengalaman (experience) yang diciptakan oleh brand ini.

Its simplicity is also its strength!

Ketika  kita  memulai dan berfokus pada simplicity, kita akan lebih cenderung dapat  memahami konteks, menggali lebih dalam, dan menghindari kecenderungan untuk menambahkan ide-ide (yang bisa jadi kian meluas dan sulit dijangkau). Beberapa point penting yang saya pelajari dan dapat saya bagikan untuk kita bersama-sama belajar membangun prinsip "simplicity" ini yaitu :
  • Reduce! Kurangi dan lepaskan yang unnecessary, sehingga kita dapat berfokus pada sedikit ide dan konsep untuk kemudian menggalinya lebih dalam. Do less of it and get it DONE. 
  • Don't add another thing! Apabila kita menemukan dua atau tiga hal untuk dikerjakan bersamaan dan digabungkan ke dalam ide yang kita miliki,  mari kita bawa dan keep hal tersebut, sampai kemudian dapat dijalankan bersamaan dan saling sinergis. Tapi jangan ditambahkan dengan fitur-fitur dan bumbu lainnya, tetap fokus dengan dua atau tiga ide utama yang kita pegang. Sebab, semakin sedikit semakin mudah bagi kita untuk memahaminya lebih dalam dan menganalisanya lebih cermat. 
  • Don't be too Complex! Hindari kompleksitas. Kembali ke ide utama dan berfokus, tanpa menambahkan pesan-pesan atau fitur-fitur yang membingungkan. Hindari "feature-itis" (fitur-fitur pelengkap yang bukan tujuan dan fungsi utama dari brand kita). Russ Meyer pernah menyebutkan dalam artikelnya : "great brands stand firm once they reach a level of simplicity, resisting the urge to add brand bells and whistles"
  • Consider the Context! Dengan memahami konteks, kita dapat menempatkan langkah dan strategi yang tepat sasaran. Bahkan brand yang kuat dan sukses, pasti memetakan dan menelusuri customer experience untuk menemukan cara agar dapat : menyederhanakan (simplify), mengurangi tahapan dan kerumitan (eliminate steps and complications) serta menambahkan value yang berdaya guna bagi konsumennya.  
  • Go deep! Pertimbangkan berbagai hal dan 'go deep' sehingga kita menemukan bagaimana strategi dan ide utama yang kita bangun dapat fit together. Simplicity disini juga berarti dapat meng-kolaborasi-kan beberapa ide yang berbeda menjadi satu konsep yang powerful.

Jadi, mari kita belajar dan melakukan prinsip "Simplicity" ini. Simplicity tak hanya konsep yang Powerful bagi brand strategy, tapi juga modal penting dalam aktivitas sehari-hari kita. "If we can't explain it simply, we don't understand it well enough" - Albert Einstein


 
moment dan inspirasi

The Answer

00.52
Pagi ini, saya mendapat kiriman lagu dari seorang sahabat : "The Answer". Lagu ini dinyanyikan oleh Corrinne May - seorang penyanyi dan penulis lagu berbakat yang menurut saya sangat inspiratif dalam setiap lirik yang diciptakannya.
Sebelum menerima kiriman lagu ini, saya sudah begitu menyukai lagu Corrinne May, namun belum pernah mendengar lagunya yang berjudul "The Answer" ini.

Saya dengarkan lagu ini di sepanjang perjalanan menuju kantor, liriknya begitu dalam dan seketika saya menitikkan air mata mengikuti keindahan melodi dan lirik lagu yang membuat saya merasa bersyukur. Bersyukur merasakan jawaban (answer) dari doa-doa yang kita sampaikan pada Tuhan. 

Saya merenungkan bahwa terkadang ada permintaan atau permohonan yang pernah seringkali kita pinta pada Tuhan di waktu yang lampau, namun mungkin kita lupakan karena seiring berjalannya waktu..permohonan kita bisa berubah atau terisi dengan permohonan lainnya. Satu hal yang saya rasakan yaitu bahwa Tuhan tidak pernah sekalipun melupakan permohonan kita. Ia Maha Mendengar dan Menjawab.Bahkan ketika kita sendiri pun lupa pernah meminta hal itu padaNya. Bahkan ketika permohonan itu tak ada lagi dalam daftar doa kita. Namun, Tuhan Yang Maha Mendengar tetap memegang daftar permohonan yang pernah kita panjatkan..Ia tetap bekerja dan menyediakan pada waktuNya.

Di beberapa hari belakangan, saya menyadari bahwa Tuhan sedang meng-Anugerahkan sesuatu bagi saya dan keluarga yaitu seorang sahabat dan saudara yang kehadirannya seperti hadiah  dari Tuhan. Kehadirannya memberikan warna baru dan rasa syukur. Lagu ini tepat sekali seperti rasa syukur yang saya terima ketika merasakan berkat Tuhan ini.  I feel blessed and grateful...it's only by God's grace.

Tuhan adalah satu-satunya jawaban atas segala permohonan kita.  Waktu terus berjalan, kita melupakan apa yang berlalu di belakang kita dan terus melangkah ke depan. Namun satu hal, Tuhan tidak melupakan doa kita yang lalu dan kita belajar untuk menanti jawabanNya saat hidup kita terus melangkah maju.

Trimakasih Tuhan. Trimakasih sahabat-sahabatku, keluarga dan orang-orang yang menjadi jawaban Tuhan atas doa-doaku.

Trimakasih untuk lagu yang meng-inspirasi dan membuat kita merenungkan betapa baik dan indah kasih-Nya.

(The Answer)


I believe You are the answer 
to every tear I've cried
I believe that You are with me,
My rising and my light.
 
Give me strength when I am weary
Give me hope when I can't see
Through the crosses I must carry
Lord, bind my heart to Thee
 
That when all my days are over
and all my chores are done,
I may see Your risen Glory
Forever where You are.





moment dan inspirasi

Stop Trying To Do It All

19.51
Tidak jarang kita menemui orang-orang yang berusaha melakukan 'semuanya' dalam dunia kerja. They are doing too much. Atau mungkin juga mereka dituntut oleh atasan untuk melakukan banyak hal. I'm sure that is something wrong there. Faktor penyebabnya bisa karena perusahaan tidak memiliki "awak" karyawan yang berpotensi dan cukup kompeten untuk menjalankan core tugasnya. Sehingga hanya mengandalkan beberapa orang tertentu yang dipercaya, sayangnya untuk melakukan banyak hal. Faktor lainnya adalah kurangnya trust dari atasan. Saya yakin bila trust adalah modal utama yang dibangun, setiap "awak" bisa meng-eksplore dirinya lebih, tidak hanya karyawan yang dianggap handal tetapi juga yang lainnya bisa belajar dari yang handal dan mendapat kepercayaan untuk menjalankannya. 

To be trusted is a great compliment. 

Apabila kita menjadi salah satu orang handal yang dipercaya itu, tentu kita tidak ingin  menyimpannya untuk diri sendiri..bukan? Kita juga ingin rekan di sekeliling kita menjadi handal dan menguasai pekerjaannya, sehingga dapat berjalan bersama, bekerja sama untuk mencapai tujuan. 
Stop trying to do it all! In ihal yang terbersit di pikiran saya melihat hal tersebut. Sikap yang mencoba 'do it all' seolah seperti berputar dalam suatu 'lingkaran' situasi tanpa tahu..what is the main purpose.

Nah..masalahnya adalah bisa jadi faktornya bukan karena sifat pribadi tetapi tuntutan atasan atau tuntutan pekerjaan. Apabila faktor itu datangnya dari atmosfir dan sistem pekerjaan, menurut saya sebagai pribadi tetap kita harus berani katakan "stop trying to do it all"! Itu hanya akan menyebabkan stress yang unnecessary, fatigue dan conflict.

Dan bila itu karena sifat atau karakter pribadi yang selalu ingin 'do it all', maka katakan pada diri "stop trying to do it all" dan bangun kebiasaan-kebiasaan konkret untuk menghentikan sifat itu. Dengan demikian, saya yakin kita akan memiliki lebih banyak waktu dan kesempatan untuk berkonsentrasi serta menaruh perhatian dan energi kita pada hal-hal yang lebih "important" dan memiliki value. 

We are become effective by being selective!
moment dan inspirasi

Words are like seeds

19.05

Have you realize..that 'words are like seeds'?
Yuk kita lihat benih atau biji yang ditanam dan bertumbuh. Awalnya benih itu hanya berukuran kecil, ditanamkan di tanah agar ia dapat bertumbuh subur dan besar. Apakah tanah itu baik dan gembur akan berbeda hasilnya dengan tanah yang kering dan jarang diperhatikan. 

Saat benih baik ditaburkan ke tanah yg baik, diairi dengan rutin dan mendapatkan sinar matahari yang cukup...ia bertumbuh perlahan tapi pasti. Mulai terlihat muncul daun dan tangkainya...lalu bertumbuh kian hari hingga nampak bunga bahkan buahnya.
Pemilik tanah dan benih itu akan bangga sekali melihat benih yang ditanamnya...bisa bertumbuh besar, kuat dan indah. Bahkan memberitahukan dan menceritakannya pada tetangga dekat rumah, pada teman dan saudara..betapa indahnya tanaman itu bertumbuh dan berbunga. Ingin hati memetik buahnya dan merasakan manis hasil pertumbuhannya. Benih yang bertumbuh indah itu juga kian mewarnai tanah dan taman dimana ia ditanam.


Seperti itu pula kata-kata (words)yang kita ucapkan, yang kita dengar dan kita simpan di hati. Ketika kata-kata berkat, positif dan penuh semangat lahir dari ucapan kita..ia pun akan bertumbuh dan membuahkan yang baik bagi hati yang mendengarnya. Setiap kata yang kita dengar, tak semua kita cerna sepenuhnya, tapi kata-kata yang baik dan diterima oleh hati yang 'subur' akan menjadi inspirasi, motivasi dan bernilai indah.

Kata yang kita dengar dan simpan di hati..kian bertumbuh, membesarkan kita dan membuahkan nilai. Our words revealing what is in our hearts. Tapi tak hanya berhenti untuk diri kita sendiri. Kata dan ucapan baik yang berbuah dan memberikan nilai harus dibagikan, diteruskan..sebagaimana benih yang berbuah dan dirasakan hasil dan keindahannya saat dipetik.'How delightful is a timely word'.


 "May our words be seeds that plant nobleness and good in every heart around us"

 
-morning musings
 by me
focus

Let's Start NOW! Focus!

21.07

Di tengah dunia yang makin hectic, penuh dengan berbagai tawaran menggiurkan yang membuat kita konsumtif dan pilihan yang membuat banyak orang 'galau'...mungkinkah kita mampu untuk fokus? Fokus dengan passion, impian, cita-cita atau tujuan kita.

Saya yakin mimpi atau impian tidak datang tiba-tiba, tidak datang tanpa alasan. Ada sesuatu yang memotivasi dan mendorong kita untuk melakukannya. Ada teman, keluarga, saudara dan orang-orang yang kita temui..yang menginspirasi kita untuk melakukannya bahkan mengingatkan kita untuk melanjutkan suatu impian yang mungkin sempat terlupakan.

Begitupula Tuhan menghadirkan kita di dunia ini untuk suatu tujuan..bukan tanpa alasan. Ia menetapkan langkah kita dan menempatkan impian, passion dalam diri kita. Maukah kita melakukannya dan fokus untuk meraihnya?

Dalam suatu sharing, saya diingatkan bahwa kita perlu belajar dari usaha seorang atlet. Untuk mencapai tujuan garis finish, seorang atlet harus fokus pada tujuan yang akan dicapainya. Usaha itu pun dilakukan dengan persiapan yang bermodalkan disiplin yang kuat dan persisten dalam meraihnya. Mungkin seorang artis masih bisa diinterupsi dengan kehadiran wartawan, paparazzi misalnya. Tapi bagi seorang atlet - yang sedang berkompetisi misalnya, sebut saja pelari, ia tidak akan mau hal tersebut 'mengganggu' fokusnya. Pelari akan memulai dengan sepenuh kekuatannya dan menatap ke depan, fokus pada apa yang ada di hadapannya.

Apabila kita menilik ke diri kita, ada sesuatu yang dapat kita pelajari bersama ya. 
Untuk menjadi pemenang dan meraih impian, kita perlu tetapkan dan merancang tujuan (goals). Lalu fokus pada tujuan tersebut. Tidak terganggu oleh gangguan atau godaan yang menghambat dan membuat kita terlena. Fokus pada kekuatan/ talenta yang Tuhan berikan dan bukan berfokus pada kelemahan kita. Menjalani dengan disiplin...disiplin tak hanya bagi talenta kita, tapi juga disiplin dalam mengendalikan keuangan, disiplin makan dan disiplin menjaga kesehatan diri. Satu hal lagi yaitu persistensi, tanpa ketekunan-kegigihan-pantang menyerah sulit bagi kita untuk mencapai tujuan.

Sharing tersebut menginspirasi saya dan memotivasi saya untuk bisa belajar memulainya :). Hehe..memang tak mudah untuk dijalankan ya...begitupula terkadang untuk saya pribadi. Tulisan ini semoga menginspirasi dan mengingatkan kita bersama.


#You don't need to be GREAT to START, but You need to START to be GREAT#
Let's start NOW! Focus!



moment dan inspirasi

2012 : Rollercoaster!

20.47
Setiap orang tentu memiliki kesan akan tahun-tahun berjalan yang telah dilalui. Right?! :) Di malam sebelum tahun 2012 berakhir dan menyambut 2013, saya merenungkan dan merefleksi diri akan apa yang telah berjalan dan berkat yang Tuhan telah sediakan bagi saya dan keluarga.

Bersyukur dan bersyukur..itu kalimat yang terus terngiang ketika merefleksi perjalanan 2012. Banyak berkat Tuhan sediakan, ada pula masalah dan pergumulan, kesempatan serta hadiah kejutan berkat yang tak terduga :).
For me,  satu kata untuk menggambarkan 2012 bagi saya pribadi : Rollercoaster! :) Take me through the loop de loop..

Seperti halnya rollercoaster, ketika akan memulai ada rasa takut dan khawatir. Menarik seat belt dan bersiap-siap untuk menempuh loop (putaran) yang akan bergerak cepat. Ketika berputar di lintasan atas rasanya hati berdegup kencang dan kadang takut. Saat berada di lintasan bawah, sedikit merasa lebih lamban pergerakannya, tenang namun tetap bersiap untuk putaran menegangkan berikutnya :)
Don't know if the rollercoaster is safe, I smile or i try...

Sekilas berada di rollercoaster itu, rasanya seperti tahun 2012 yang saya jalani, take me through the loop de loop. Di tahun 2012, Puji Tuhan saya dimampukan untuk menyelesaikan studi pascasarjana (S2) Management di FE UI. Perkuliahan yang cukup berat, baik tugas maupun waktu dan deadline yang ada. Saya menjalani kuliah sambil bekerja, sama halnya dengan teman-teman yang lain. Namun berbagai agenda kerja seperti program dan event datang bersamaan dan di saat itu tim/ staf saya sedang masa transisi. Waktunya nyaris bersamaan dengan deadline thesis dan deadline pekerjaan di kantor. Sehingga cukup banyak yang saat itu perlu di-handle di saat bersamaan. 
Tiba di rumah malam hari sekitar pkl 10.30pm dan begadang larut sampai pagi mengerjakan paper serta thesis, kemudian kembali hadir di kantor pagi hari dengan siap menyambut pekerjaan...sepertinya menjadi hal yang wajar dan biasa saja saat itu.

Di tahun yang sama, 2012, saya pun sempat jatuh sakit. Waktunya 'tepat' dengan masa-masa deadline thesis dan jadwal sidang presentasi saya untuk penentuan kelulusan. Sempat berpikir apakah saya bisa lulus di September 2012 karena kondisi sedang drop dan beberapa kali harus mampir ke dokter. Puji Tuhan, semua terlewati dengan lancar, hanya karena Anugerah-Nya. 

Kesempatan baik juga tersedia di tahun 2012, saya menjadi juri pada singing competition di beberapa festival dan tampil menyanyi di berbagai event. Walaupun saat itu kaki dan punggung sedang sakit, tapi hati ini tetap semangat menyanyiii :). Di tahun yang sama, akhirnya saya juga mulai lancar bisa berenang hehe..lebih sadar pentingnya kesehatan dan rutin berenang. 
Berkat di tahun 2012 juga tersedia bagi keluarga. Abang saya berhasil meraih CPMA untuk sertifikasi internasional di bidang finance. Kakak melahirkan bayi mungil yang lucu,  Tobias, yang artinya God is Good. Tobias lahir tepat satu hari setelah saya wisuda di UI, dimana di hari saya wisuda, keluarga dan saudara-saudara sudah siap-siap untuk menyambut proses kelahiran baby Tobias. Rasanya seperti sedang naik rollercoaster...deg-deg an hehe.  Terimakasih pada Tuhan, yang juga memperlengkapi kebahagiaan papa/ mama dengan kehadiran cucu. Thank you Lord!

Dari tahun 2012, saya belajar sesuatu dan saya bersyukur untuk itu. God is Good, Ia selalu menyediakan anugerah dan pertolongan yang terbaik untuk kita. Ia juga mempertemukan kita dengan teman-teman, saudara-saudara dan orang-orang terbaik untuk kita kenal, dimana kita belajar bertumbuh juga berbagi dengannya.

Now, 2013...here we go! :) Smoga Tuhan memimpin setiap langkah kita di sepanjang tahun ini. Semoga kita dianugerahkan kesehatan, berkat yang melimpah. 
Last but not least....: May in this year we realize our fondest dreams and take time to recognize, Enjoy each and every blessing!

Have a great 2013 y' all....   



 

marketing

Sponsorship Music Festival

01.25

Pertumbuhan musik  tanah air diwarnai oleh sponsor-sponsor yang kian gencar memanfaatkan event musik sebagai media untuk memasarkan produk dan brand-nya. Musik punya  daya tarik tersendiri dalam membentuk citra dan knowledge bagi  sebuah merek/ produk di benak konsumen. 

Tak hanya itu, festival musik juga mampu memberikan interaksi yang dalam, akrab dan dekat serta meaningful dengan audience. Ini menjadi salah satu “pintu” kesempatan bagi brand/ perusahaan untuk memanfaatkan the power of music festival sebagai saluran untuk membangun image brand dan menjalin hubungan dengan audience melalui sponsorship.

Ok, mari kita lihat beberapa perusahaan / brand yang mensponsori event music dalam beberapa tahun terkahir di Indonesia. Berikut beberapa list perusahaan sponsor yang berhasil saya kumpulkan :  
-Konser Janet Jackson (Telkomsel)
-    -Konser Bruno Mars (Buavita)
     -Konser Suede (Blackberry)
-    -Konser Kenny G (Kartu Kredit BCA)
-    -Konser Michael Bolton (Kartu Kredit BCA)
-    -Java Jazz Festival (Axis, BNI, Garuda Indonesia dan sederet perusahaan sponsor lainnya)
-    -Konser Sheila Madjid (Ponds Gold Radiance)
-    -Konser Erwin Gutawa (Kompas Gramedia)
-    -Soundburst (Coca Cola)
-    -Java Soulation Festival 2010 (AHA & Bank Mandiri)

Dahulu, pertunjukan musik atau festival musik di Indonesia hampir selalu didominasi oleh perusahaan rokok.  Namun tren pada sekitar 5 tahun terakhir menunjukkan bahwa dominasi merek rokok sebagai sponsor utama festival musik mulai berkurang. Perusahaan non-rokok pun mulai gencar melakukan sponsorship musik di tanah air. Sebagaimana sekilas daftar sponsor musik di atas, dapat kita perhatikan bahwa brand/perusahaan non-rokok  sudah mengembangkan sayap pemasarannya ke  area musik. 

Sebagian diantaranya memiliki image fit antara event yang disponsori dan perusahaan yang mensponsori. Namun sebagian lagi secara kasat mata memang seperti  tidak memiliki image fit langsung. Walau demikian, bisa jadi perusahaan sponsor yang secara kasat mata seolah tidak fit (tidak cocok) dengan event, juga mampu memberikan hasil yang efektif baik bagi sponsor maupun sponsee. Image fit maupun kecocokan antara sponsor dan sponsee ini akan saya bahas dalam tulisan berikutnya :).
 
Jadi, apa yang membuat music festival menjadi “sarang madu” yang begitu memikat dan semakin diperhitungkan oleh berbagai perusahaan/ brand?  Menurut O’Toole (2011), pertumbuhan pada popularitas event dan festival musik didorong oleh unique social environment yang mampu diciptakan oleh event musik, sehingga dapat berinteraksi dengan segment pasar tertentu. Memperkuat hal ini, Oakes (2003) pernah menyebutkan bahwa sponsorship music festival memberikan opportunities bagi brand untuk berkomunikasi secara targeted dengan sejumlah audience festival, yang sebagian besar adalah anak muda. 


*) Oakes (2003) , “Demographic and Sponsorship Considerations For Jazz and Classical Music Festivals”, The Service Industries Journal, Vol. 23 No. 3.

*) O’Toole, Willian & Johnny Allen, Robert Harris, Ian McDonneell, “Festival and Special Event Management” (2002).

Newer
Stories
Older
Stories

Singer-Songwriter


Indonesian singer-songwriter, Public relations, Musicpreneur.
Debut Album "Bountiful Eyes" (Itunes, Spotify, Physical CD).
-- pennyhutabarat.official@gmail.com
http://pennyhutabarat.com
--


Blog ini berbagi tentang music, life & muses, work, travel dan books.
"Whatever your Dream is, Make It Happen!"

Top Article

Waktu = Nilai Hidup, Kesempatan dan Catatan Perjalanan

W aktu adalah tentang nilai hidup.  Tentu kita mengetahui betapa pentingnya waktu, namun seringkali kita mengabaikan dan melupakannya. Ada...

Blog Archive

  • ▼  2021 (4)
    • ▼  Oktober (1)
      • The Go Giver
    • ►  April (3)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (8)
    • ►  Desember (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (40)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2015 (37)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (22)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (27)
    • ►  Desember (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (8)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2011 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2010 (10)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2009 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (7)

trazy

trazy.com

Labels

  • Vocademia UI
  • bountiful eyes
  • buku
  • dreams
  • festival menyanyi
  • focus
  • impian
  • independent musician
  • kolaborasi
  • make it happen
  • menulis
  • mini album
  • musik
  • passion
  • perjalanan
  • seoul
  • simplicity

Instagram

Template Created By : ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top