• Home
  • Music
  • Work & Values
  • MarComm & Branding
  • Travel
  • Books

Blog Penny Hutabarat

album Bountiful Eyes

Berbagi Musik di Googoo Radio

01.54





~ Ooo..oo..oo..Go Make It Happen!! 

#GoMakeItHappen adalah salah satu lagu dari debut album Bountiful Eyes. 
Kamis, 16 Juni 2016, Penny Hutabarat & Friends melantunkan lagu ini di #AfternoonCrowd @GoogooRadio dan berbagi cerita tentang perjalanan bermusik + debut album. 






Moment yang seru dan menyenangkan berbagi dengan crowdtuners di Googoo FM. Trimakasih untuk crowdtuners yang sudah mendengarkan siaran edisi Penny Hutabarat kemarin ya :). 


Pertama datang ke markas-nya Googoo Radio di Think.Web (Kebayoran), aura nya menyenangkan..disambut oleh kakak-kakak yg baik :) Pugar Restu Julian & Akbarry Noor.




Saya ditemani oleh Roi Josen, Freddy Jhon, Coca, & Nukie. 
Roi sang pianis,  mahasiswa seni di UNJ yang aktif jadi pengajar musik, kali ini dia menggantikan denting pianonya dengan pianica mungilnya, tapi tetap ciamikk lho mainnya :D.  Freddy si multi-instrument (saxophonist, drummer, keys) yang sehari-hari juga berkutik dengan Aeronautical Chart (VFR map) di kantornya di Halim.  Kali ini ia memainkan cajon. 
Coca yang rame dan gak pernah kehabisan cerita lucunya, tapi tetap memainkan gitarnya dengan manis. Kami menyebutnya guru musik dengan mega job. 
Nukie, bassist yang calm dan pengajar gitar klasik yang aktif di komunitas indonesia finger-style guitar club (IFGC). 

Roi Josen, Freddy Jhon, Coca & Nukie bergabung bersama saya di sekitar bulan Januari 2016. Mereka bergabung setelah album #BountifulEyes dirilis. Dan kami menemukan chemistry yang sama dalam bermusik. Jadi di luar kegiatan bermusik masing-masing, mereka menjadi bagian dari tim musik Penny Hutabarat. 
Aransemen alm. Alvin Lubis (Music Director di album #BountifulEyes) sangat meng-influence dan memberi karakter yang kuat bagi lagu-lagu saya. Dan kekuatan karakter itu tetap kami bawa dalam musik yang dimainkan oleh Penny Hutabarat & friends. 




Akbarry (Announcer @GoogooRadio) menggali banyak cerita tentang Penny Hutabarat & friends, juga tentang perjalanan album #BountifulEyes dan passion kami di musik. Tidak terasa obrolan kami di #AfternoonCrowd edisi 16 Juni kemarin berlangsung sekitar 2 jam, dengan diselingi 3 lagu di sessi live acoustic. Penny Hutabarat & friends melantunkan Go Make It Happen, Sampai Aku Pergi (2 lagu original dari album #Bountiful Eyes) dan cover lagu Like I'm Gonna Lose You. 


Thank you @GoogooRadio for having us. 
Sebuah pertanyaan terakhir yang menarik dari Akbarry di sessi interview kemarin : "Apa yang kamu bayangkan tentang dirimu di 10 tahun ke depan?"
well, pertanyaan yang tentu harus dijawab dengan penuh harapan :) semoga saya dan juga teman-teman dapat terus berkarya di musik, share & spread the positivity, dan menjadi berkat buat teman-teman lainnya. Dan yang terpenting  dikaruniakan kesehatan, sukacita dan semangat oleh Tuhan, dalam menjalaninya :)

*****

Crowdtuners, ini cuplikan akustik santai di Googoo Radio kemarin (song : Go make It Happen)
Untuk update lainnya, silahkan follow saya ya di Instagram, Twitter ataupun FB Page : @PennyHutabarat 

Trimakasih






books review

#ReviewBuku : Focus!

01.29


Buku ini sederhana tapi mengena! 
Leo Babauta (author) meng-highlight konsep tentang : FOCUS, SMALLER THING, LESS,  SIMPLICITY….  dengan cara bertutur, ide dan tips sederhananya yang memang dekat dengan keseharian kita, namun sering kita abaikan.

=====




#The Age of Distraction

Setiap hari kita berhadapan dengan berbagai distraction (kebingungan, gangguan) . Saat bekerja misalnya, telepon yang nyaris sering berdering, notifikasi email di komputer kerja, surfing the web,  lalu keinginan untuk membuka social networks seperti Facebook, Twitter, blog, forum . Bahkan sejumlah orang become addicted to being connected and distracted. Pernah dengar teman yang mengatakan “rasanya ada yang kurang kalau belum buka Facebook atau update Twitter sehari aj”.

Kita hidup di dunia yang penuh keingintahuan “curious times”, yang kita sebut Age of Information . Tapi ini juga bisa berarti Age of Distraction. Bahkan keinginan untuk terkoneksi dengan social media , memperoleh informasi setiap waktu, menghadapi distraction yang konstan sudah makin menjadi lifestyle. 


# The Importance of Finding Focus

Leo Babauta membagi gagasannya untuk kita menemukan kunci menghadapi distraction yang begitu menyibukkan kita dan membuat seringkali kita menjadi tidak produktif karena mengerjakan banyak hal. Kuncinya adalah : FOCUS.  Dengan fokus, kita dapat lebih slow down ; peace of mind. Sekaligus mengarahkan kita untuk fokus pada hal-hal yang essensial, the things that matter most.

Apalagi bila kamu adalah tipe orang yang senang creates sesuatu, maka tentulah Fokus menjadi sangat penting. Apakah sebegitu pentingnya untuk menerapkan kebiasaan/ habit untuk FOCUS dan SIMPLICITY?  Ya, kita tentu memerlukan waktu tenang untuk merefleksi, merenung dan melahirkan ide-ide kreatif. 
We need the rest, we need to de-stress, and we need to recharge our mental batteries.


#The Beauty of Disconnection

There are the moments when disconnection shows its glorious face.

Bukanlah teknologi yang harus kita hindari atau takuti tapi perlunya kemampuan dalam me-manage diri terhadap distraction yang membuat kita ingin selalu terkoneksi dan terbombardir oleh informasi. Masing-masing kita perlu waktu untuk create sesuatu yang bermanfaat ataupun berkoneksi dengan orang secara langsung (real people).
Disconnection adalah solusinya. Sangat sulit bagi banyak orang, karena connection terhadap internet cenderung addictive. 


#The Value of Distraction

Distraction di satu sisi adalah musuh dari fokus. Tapi di sisi lain, distraction juga penting untuk beberapa alasan. Misalnya pikiran kita butuh istirahat dan relax dari aktivitas fokus tsb, dan distraction bisa membawa fun, bisa juga memberi inspirasi (cth. Membaca beberapa tulisan yang lucu dan memotivasi).

Distraction can lead to better focus, once we go back to focusing.
Sehingga yang dibutuhkan adalah : BALANCE (conscious, purposeful balance).

#Finding Simplicity

When it comes to finding focus, simplifying is a great place to start.

Kuncinya adalah : “find what matters most to you! “. Kita harus belajar untuk mengatakan ‘tidak’ untuk beberapa request dari orang lain. Berkata “tidak” juga berarti kamu menghargai waktu dan dirimu sendiri.

Kita harus belajar “to do less”. Sulit bagi banyak orang karena kita terbiasa dengan pemikiran bahwa semakin banyak yang dilakukan, semakin produktif. Dan seringkali orang berpikir bahwa bila terlihat sibuk, orang akan menduga bahwa kita produktif dan penting. Ahh…itu semua tak selamanya benar, right?! Being busy, doesn’t mean anything, other than we’re stressed out.

Doing important work is what true productivity is all about, and it doesn’t necessarily mean we’re ridiculously busy. 

Focus on fewer but higher-impact tasks.
"A Simpler life probably means fewer possessions".
 "A Simpler life means less distractions, less busy-ness, less clutter and more space for what matters  most to you".



Festival CGT

PennyHutabarat & Friends di Festival CGT 2016

23.54
Jumat, 21 Mei 2016, Penny Hutabarat & Friends berbagi musik di Festival CGT 2016. Festival ini diselenggarakan oleh BEM Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) di Kampus UI, Depok. 

Festival CGT (Computer Get Together) diisi oleh sejumlah performers, salah satunya Penny Hutabarat & Friends dan juga penampilan dari guest star : Vierra Tale. 





PennyHutabarat & Friends




#GoMakeItHappen yaitu salah satu lagu ciptaan Penny Hutabarat dari album Bountiful Eyes dilantunkan dalam festival ini. Acara yang menyenangkan dan audiences-nya juga seru :) .Yukk lihat cuplikan video-nya disini :) 




Trimakasih semua yang hadir di CGT 2016 sudah bernyanyi bersama Penny Hutabarat  & Friends!
Whatever your dream is, Make it Happen! 






acoustic session

Berbagi Musik di #RadioNetShow

00.26
Di minggu lalu, Penny Hutabarat & Friends berbagi karya lagunya di RadioNetShow (BinusTV). Program ini dilakukan live -on air dari Studio Binus TV di Palmerah, Jakarta. 

Saya bersama Roy (piano) & Coca (gitar)  ber-jamming santai dan happy...membawakan beberapa lagu original dari album #BountifulEyes #PennyHutabarat dan juga cover lagu Meghan Trainor. Lagu yang kami bawakan :  Sampai Aku Pergi, Go Make It Happen, Like I'm Gonna Lose You dan Penantian Terindah.

Program RadioNetShow ini juga berisi talk show dan obrolan ringan seputar karya dan aktivitas performer atau #GuestOfTheWeek di episode tsb. 

Teman-teman yang belum sempat melihat live nya, bisa melihat re-run video nya di : https://www.youtube.com/watch?v=2VWCpjeLxh4



Trimakasih #RadioNetShow (BinusTV) dan semua crew RadioNetShow :)
Yuk Dukung terus Karya Musik Indonesia!


books review

#ReviewBuku : 20 Things You Must Know About Music Online

03.31

Buku ini menggali tentang new music strategies untuk membantu small-medium music business dan para independent artis dalam menggunakan online teknologi.



Kita selalu mendengar bahwa music business has changed. Ini tidak sepenuhnya benar, pada faktanya adalah it`s changing ~ ini dua hal yang berbeda. Menghadapi perubahan tsb adalah salah satu tantangan terbesar bagi independent music business. Cara terbaik adalah dengan betul-betul memahami apa yang terjadi dan mempelajari perubahan yang muncul di sekeliling kita, sehingga kita dapat beradaptasi dan meresponnya dengan tepat.



Andrew Dubber, penulis buku ini, membagikan beberapa langkah dan catatan penting untuk dapat mengimplementasikan new music strategies. Tak perlu memaksakan diri menjadi computer-whiz, yang penting kita pahami basic principles-nya dan belajar melakukannya step by step.



Untuk membaca selengkapnya, kamu bisa download e-book nya yang tersedia di : http://newmusicstrategies.com/wp-content/uploads/2008/06/nms.pdf


Beberapa list dan point penting yang coba saya rangkum :

# Don`t Believe The HYPE
Hype adalah upaya mempromosikan atau mempubliikasikan (produk atau ide) secara intensif dan berlebihan. Don`t believe the hype! What sells a band/ singer is a Great Story! (Genuinely Great), Bila kita ingin membuat kemajuan dalam music business di suatu hari nanti, kita tidak bisa mengandalkan kisah sukses yang spektakuler dari Myspace (misalnya) dan kita juga tidak bisa terus khawatir atau takut dengan `lost sales` dari produk kita karena banyaknya free download saat ini.
Lebih baik kita melihat teknologi terkini sebagai tools untuk membantu kita beradaptasi dengan perubahan pada music industri. Dan tetap, jangan percaya Hype! Genuine Story jauh lebih baik dan long-lasting.


# Hear/Like/Buy

Musik adalah sesuatu yang unik ketika masuk ke dalam konsumsi media. Seperti buku dan film, umumnya konsumen akan membeli buku atau tiket nonton baru mengkonsumsinya. Meski sebenarnya konsumen belum tau betul apakah buku dan film itu menarik baginya. Tapi musik, bila dilihat dari music buying experience, sangat berbeda --> Cara paling tepat untuk mempromosikan musik adalah untuk membiarkan orang mendengarkannya lebih dulu. Bahkan kalau perlu berulang kali mendengarkannya. Setelah itu, bila kita sebagai musisi/ produsen cukup beruntung, barulah orang-orang yang mendengarkan musik tsb ingin tau lebih dekat, mencintai musik/ karya kita dan sooner or later mereka akan memiliki dan membeli karya musik atau album tsb.


Dua hal penting dalam music marketing yaitu bahwa music adalah tentang Familiarity dan Uniqueness.



Konsumsi musik, tidak hanya berkaitan dengan buying atau listening, Tetapi juga collecting, organising, dan making sense of the music in relation to a personal canon. So, let people hear your music repeatedly, grow to love your music, and make ur music become their collection.



# Opinion Leaders Rule

Promosi terbaik untuk karya musik kita adalah melalui trusted recommendation. Bayangkan juga metode yang dilakukan Amazon.com dengan model `people who bought this also bought that`.


# Customise

Kita tidak bisa mengikuti formula yang sama dengan musisi lainnya. Diferensiasikan dirimu dengan cara yang positive. Misalnya website seorang musisi >> tujuan website adalah untuk merefleksikan diri dan cara bagaimana kita ingin mengkomunikasikan karya tsb. Dan ini pasti berbeda untuk setiap orang, `think carefully`. itu sebabnya harus ada pembeda, tak bisa berjalan dengan formula yang sama.


# The Long Tail

Apa itu `The Long Tail`? ada 3 prinsip long tail :
- semakin banyak item/ product yang kamu sediakan, semakin orang-orang akan meng-eksplore `the non-hits`. (mereka akan bosan mencari yang hits dan mulai mencari yang non-hits misalnya karya-karya musisi independen yang unik & kreatif).
- semakin banyak item/ produk yang kamu sediakan, semakin banyak orang akan mengkonsumsi beragam atau berbagai jenis produk.
- semakin kita membuat suatu produk mudah untuk dicari dan didapatkan, semakin besar benefit yang akan didapatkan pada bisnis tsb.


Fakta penting tentang prinsip `The Long Tail` ini yaitu :

SUM Total dari economic value `Tail` (sesuatu yg non-hits) saat ini jauh semakin besar daripada SUM Total dari economic value `Head` (sesuatu yang hits).


# Web 2.0, Connect, Fewer Clicks, Accessibility

Web bukanlah brosur! tapi tempat dimana orang-orang bisa `gather and connect` dengan musisi/ artist dan sesama fans.
Bayangkan toko musik misalnya juga adalah cafe yang berfungsi sebagai centre of community (bersosialisasi, diskusi tentang musik, membeli produk musik dan mendengarkan musik)


Having a web is not a promotional strategy. If u`re going to have a website, u need to have a promotional strategy.

Promotional strategy harus dapat meng-generate traffic dan repeat business.


People connect with a story! The most important thing is to have a Story to Tell.



A single zip file is Better than 13 individual MP3. Fewer clicks!



Website harus mudah diakses (accessable).



# Cross-Promote, Distributed Indentity

Temukan bagaimana caranya agar online stuff dan offline stuff dapat terhubung (genuinely intersect). Semua yang dilakukan oleh music business dan musician (online dan offline) harus link-back ke Website.


Distribusikan identitas, strateginya melalui : email signature, blog comments, forum activity, social networking dan multiple sites.



# SEO, RSS Feed, Permission & Personalitation

SEO (Search Engine Optimation) sangat penting. Beberapa tips yaitu meta tags, header tags, link text, site map, content (keywords), updating content dan stick with your domain name.


RSS (Really simple syndication) dapat membantu untuk generate traffic, menemukan new audience, memposisikan web kita sebagai opinion leader dan membuat lebih attraktif. Beberapa rekomendasi untuk RSS : googlereader, del.icio.us, sage.



Permission & personalisation juga penting diperhatikan! Informasi yang kita kirimkan pada audience harus relevan, useful dan welcome. Lebih dari itu, personalise your content ; tidak hanya memikirkan tentang info yang akan disebarkan atau dibagikan pada audience tetapi juga pikirkan apa yang kira-kira sesuai dan ingin diketahui oleh audience tsb.

Dan yang terpenting, keep it simple! Don`t be long-winded! Umumnya orang-orang cenderung hanya scanning info yang kita kirimkan.


#Professionalism, Frequency is everything, Make it Viral

Website adalah tempat dimana kamu dapat me-manage perception dan memberikan impression. Myspace is NOT your web! and your Web is NOT a brochure!


Frekuensi yangrutin dan disiplin dalam mengelola konten web PENTING! Gunakan Content Management System (CMS), pre-plan things to talk about.



Make it Viral! Ini berarti menggunakan effective marketing : having a good story (video, audio atau text) ; USP (unique selling proposition) ; temukan strategi untuk membuat orang lain RETELL your story and RE-RETELL it!



#Forget product - sell relationship

Dalam music business and marketing, viral marketing tak akan efektif tanpa hubungan baik dengan audience. Tetap lakukan live performance, print publishing, broadcast dan synchronisation. Produk tak selalu segalanya, tuangkan perhatian juga pada hubungan dengan audience.


Last but not least : Conversation, Connectivity, Relationship.
gigs

Acoustic Session @Sisterhood Gigs - April 2016

03.10

Bulan April memang melekat dengan spirit perempuan /wanita, khususnya karena di bulan ini kita selalu memperingati Hari Kartini :) Begitupula Sisterhood Gigs yang mengangkat tema "Super Woman" di acoustic session tanggal 29 April 2016 lalu. 

Ya, setiap perempuan adalah Super Woman dalam kapasitasnya masing-masing. 
Ok, kembali ke acoustic session-nya Sisterhood Gigs malam itu di @Pavilliun28. Sessi ini diisi oleh penampilan Fia, Kartika Jahja, Deredia, Aiu Ratna, Desty, Penny Hutabarat, Cyca Leonita, Rika Fadhila dan Tere. 

Ini adalah kesempatan pertama saya jamming di SisterhoodGigs. Saya membawakan beberapa lagu dari album #BountifulEyes yaitu : Sampai Aku Pergi, Go Make It Happen dan Penantian Terindah. Bersama teman-teman @roijosen (piano), coca (gitar), @fdy_jhon (cajon) dan @noockienu (bass), kami menikmati jamming di acoustic session malam itu. 
photograhed by : @Riomanadona






















Saya melihat kegiatan dan komunitas ini memberi energi yang positif, yaitu berbagi musik...berbagi karya sesuai dengan kapasitas dan talenta yang dimiliki. Melihat wanita-wanita bermain musik, tentu akan membuat kita yang menyaksikan berdecak kagum. Hehe..begitu juga saya yang melihat sister-sister di Gigs ini jamming memainkan gitar, bass, piano, cajon, saxophone, biola. 
Yeay...semangat bermusiknya luar biasa.

Melalui kesempatan ini, saya juga dapat mengenal karya-karya dari sisters yang tampil...yang secara keseluruhan menurut saya mereka memiliki musikalitas yang keren. Sebagian besar membawakan lagu karya-karya original yang easy listening  dan ada juga lagu cover yang di-aransemen dengan berbeda & asyiiik. 


photographed by @Riomanadona


====
Kita tahu, di industri musik kadang sulit untuk kita menemukan musik-musik bagus yang berkualitas. Karena industri dan sebagian besar label cenderung berfokus pada selera pasar. Menurut saya, justru seharusnya industri menjadi bagian dari edukasi pada publik untuk memperkenalkan dan menyuarakan musik-musik yang bagus, positif dan berkualitas. 

Bersyukur karena beberapa tahun terakhir, semakin banyak individu dan komunitas yang sadar akan hal tersebut, mereka terus bergerak dan berjuang untuk menciptakan 'ruang' berkesenian, membangunnya dan menyuarakannya. Seringkali hal itu datang dari inisiatif-inisiatif mereka yang punya passion besar di seni. Dan kita perlu mendukungnya. 
 Passion berkesenian dan berkarya, yang bukan didorong oleh motif popularitas. Tapi yang didorong oleh kerinduan dan kecintaannya untuk 'menyuarakan' hal-hal yang positif. 

Saya selalu yakin bahwa : 
"Passion akan menemukan jalannya untuk menjadi sebuah karya" <Penny Hutabarat>  
Karena passion tidak akan terkubur ketika ia terus menyala dan bersinar dari hati. 

Semoga semakin banyak 'ruang' untuk musik-musik bagus, berkualitas dan edukatif dapat diperdengarkan & dibagikan. 

Terimakasih Sisterhood Gigs & @teretorial / @fia_fellow yang memberikan kesempatan untuk saya berbagi musik di acoustic session 29 April lalu. 








** artikel terkait :
>> Go Make It Happen! (live at Sisterhood Gigs)




acoustic

Penny Hutabarat - Go Make It Happen [live @ Sisterhood gigs]

06.00




29.04.2016 Sharing and Jamming di event SisterhoodGigs Indonesia. Penny Hutabarat membawakan lagu-lagu original dari karya albumnya yang bertajuk Bountiful Eyes.

Salah satu lagu yang dibawakan yaitu #GoMakeItHappen , bisa kamu saksikan videonya di link youtube di atas :).



Terimakasih untuk @Teretorial dan SisterhoodGigs Indonesia yang memberikan kesempatan pada Penny Hutabarat untuk berbagi karya lagunya di acoustic session ini.

Terimakasih juga untuk @riomanadona buat video dan supportnya.



Thanks to :

pianist - Roi Josen (IG : @roijosen)

guitarist - Coca

cajonist - Freddy Jhonny (IG : @fdy_jhon)

bassist - (IG : @noockienu)


 Selamat mendengarkan versi live lagunya ya! :)

 Oia, mulai hari ini 02.05.2016, lagu #GoMakeItHappen juga diputar serentak oleh radio-radio di  Indonesia. Smoga lagu ini bisa menyemangati teman-teman yang mendengarkan untuk mewujudkan  impiannya :))



---



Lagu #GoMakeItHappen adalah salah satu single dari Album saya yang 
bertajuk Bountiful Eyes. 


Versi digital bisa kamu dapatkan di iTunes, Spotify dan CDBaby.com. 
CD Fisik (Physical CD) bisa dipesan via http://pennyhutabarat.com/order-cd/
ataupun via email pennyhutabarat.official@gmail.com


*artikel terkait :
>>Acoustic Session @Sisterhood Gigs - April 2016

go make it happen

Pemutaran Serentak Lagu GO MAKE IT HAPPEN (Penny Hutabarat)

23.33

02.05.2016 Pemutaran Serentak lagu : Go Make It Happen (Penny Hutabarat) di beberapa radio di Indonesia. Yuk dengarkan dan request lagu ini di radio-radio kesayanganmu ya :)

Lagu #GoMakeItHappen yang berirama up-beat ini, bercerita tentang mewujudkan mimpi. Lagu ini menjadi penyemangat bagi kita untuk terus bergerak dan mewujudkan sesuatu yang kita impikan. 

Dalam penggalan lirik lagu ini, saya menuliskan 'Whatever your dream is, just believe....that you should and you would Make It Happen!'

Dan di ujung lagu, ada satu pesan yang saya sampaikan untuk pendengar lewat lagu ini : 
"Look inside yourself, and say Yeay I can Make It!"


====


Lagu #GoMakeItHappen adalah salah satu single dari Album saya yang 
bertajuk Bountiful Eyes. 


Versi digital bisa kamu dapatkan di iTunes, Spotify dan CDBaby.com. 
CD Fisik (Physical CD) bisa dipesan via http://pennyhutabarat.com/order-cd/
ataupun via email pennyhutabarat.official@gmail.com

====

Terimakasih untuk radio-radio yang sudah support dan memutarkan karya lagu ini. Salam Musik Indonesia!Dan mengingat hari ini tanggal 2 Mei, Selamat Hari Pendidikan Nasional ya :) #GoMakeItHappen



www.pennyhutabarat.com

(GoMakeItHappen : singer/songwriter > Penny Hutabarat. arranger/ music director > alm. Alvin Lubis)
Newer
Stories
Older
Stories

Singer-Songwriter


Indonesian singer-songwriter, Public relations, Musicpreneur.
Debut Album "Bountiful Eyes" (Itunes, Spotify, Physical CD).
-- pennyhutabarat.official@gmail.com
http://pennyhutabarat.com
--


Blog ini berbagi tentang music, life & muses, work, travel dan books.
"Whatever your Dream is, Make It Happen!"

Top Article

Waktu = Nilai Hidup, Kesempatan dan Catatan Perjalanan

W aktu adalah tentang nilai hidup.  Tentu kita mengetahui betapa pentingnya waktu, namun seringkali kita mengabaikan dan melupakannya. Ada...

Blog Archive

  • ▼  2021 (4)
    • ▼  Oktober (1)
      • The Go Giver
    • ►  April (3)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (8)
    • ►  Desember (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (40)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2015 (37)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (22)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (27)
    • ►  Desember (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (8)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2011 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2010 (10)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2009 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (7)

trazy

trazy.com

Labels

  • Vocademia UI
  • bountiful eyes
  • buku
  • dreams
  • festival menyanyi
  • focus
  • impian
  • independent musician
  • kolaborasi
  • make it happen
  • menulis
  • mini album
  • musik
  • passion
  • perjalanan
  • seoul
  • simplicity

Instagram

Template Created By : ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top