Lelah dengan Berita TV Negeri Ini

07.41

Akhir-akhir ini, tentu kita merasakan betapa rakyat negeri ini di "bombardir" oleh berbagai pemberitaan politik yang tidak kunjung usai. Saya sebagai orang awam, hanya bisa berkata "Apa gunanya talk show dan pemberitaan  di TV ? Kalau ternyata tidak bisa memberikan edukasi pada publik ataupun mengajukan solusi suatu masalah bagi pemerintah".

Bila kita jujur dengan hati nurani, kita akan melihat betapa pemberitaan media yang berulang-ulang tentang suatu masalah politik negara malah membuat permasalahan semakin kusut dan memunculkan kebohongan-kebohongan lainnya. 
Jujur, saya berpendapat bahwa acara talk show yang meng-highlight masalah politik dan kemudian mengundang beberapa narasumber lalu memperdebatkan masalah, tidaklah terlalu berguna bagi penyelesaian masalah politik yang terus bergulir saat ini. Sebut saja, masalah politik partai Demokrat, Nazaruddin, KPK dll. 

Pemberitaan yang berulang-ulang di media, menurut saya akan dapat berdampak 2(dua) hal yaitu : (1) Membentuk opini publik, yang belum tentu berita tersebut terbukti fakta dan kebenarannya. Semua orang berasumsi dan menilai dengan informasi yang masih terpecah-pecah seperti halnya puzzle. (2) Masyarakat negeri tercinta ini makin apatis dan lelah dengan semua pemberitaan yang di "cekoki" media. Alhasil apa yang diperdebatkan dalam talk show maupun siaran berita di TV hanya seakan-akan seperti "ANGIN"..yang sesaat kita rasakan lalu terbang begitu saja. Seperti halnya beberapa pemberitaan berita TV yang kurang appropriate dari segi etika dan edukasi, apa yang terjadi dengan hal itu? Saat menyaksikan pemberitaan di TV, secara emosional kita terbawa dalam perdebatan berita tersebut lalu setelah itu hanya "angin" alias numpang lewat alias tak mampu berkontribusi apapun dalam memberi solusi atau pencerahan. 

Kalau ada pepatah yang mengatakan "Bring Solutions Not Problems"! Saya setuju sekali dengan pepatah ini. Lelah sekali bila kita hidup dalam lingkungan yang hanya akan membawa kepada problems, problems dan problems. We need solutions dan ini membutuhkan niat serta ketulusan untuk menyumbangkan ide, pikiran untuk memberi solusi. Semua berita di TV ini jadi hanya seperti "angin" karena tidak dapat diraba dan dipegang kebenarannya...so invisible. Oh ya? Ya! Berita-berita politik Nazaruddin, Melinda Dee, Demokrat dan apapun itu yang saat ini "memborbardir" TV negeri kita, hanya dan hanya mengawang-awang. Masyarakat jadi terbiasa dengan sesuatu yang datang dan pergi seperti angin. Kalau kita melihat ini dalam realita, katakan saja kasus Edi Tansil....si A dan si B membahas Edi Tansil di media-media, heboh dan heboh saat hal itu bergejolak. Lalu apa? ternyata kasusnya tidak selesai-selesai dan tidak ada ujungnya malah dilupakan seperti angin. Oo..ironis!

Beberapa TV swasta bahkan saat ini menampilkan berita yang tidak berimbang. Pasti Anda dan saya merasakannya! Topik tertentu diangkat terus menerus karena dirasa "hangat" untuk jadi bahan sorotan atau untuk "menyudutkan" pihak tertentu atau untuk urusan pencapaian rating. Fiuhh...lelah ya kita sebagai penonton?! Sedikit sekali berita yang memberi edukasi dan inspirasi bagi kita yaitu masyarakat yang saat ini betul-betul membutuhkan motivasi untuk membangun negeri. 

Begitu banyak lho..Hai kawan-kawan dan saudara-saudara sebangsa setanah air kita yang mengukir prestasi bahkan punya kiprah luar biasa yang patut diberitakan dan dipertontonkan di TV. Dibandingkan berita-berita kasus politik yang terus berulang-ulang mewarnai televisi kita dan tidak memberikan edukasi yang dibutuhkan negeri ini. Namun apa? berita prestasi, kesuksesan anak negeri justru di-Nomor -Dua-kan :(. Mungkin karena tidak selaris berita-berita politik yang kini sedang hangat. 

Saya dan banyak orang pasti merindukan berita-berita yang menyoroti keunggulan dan keistimewaan negeri ini. Sehingga rasa bangga sebagai putra bangsa semakin berkibar. 
Saya, Anda, Kita semua tentu lelah..lelah dan lelah dengan berita TV yang hanya "menyoroti masalah pemerintah yang tak kunjung usai" atau malah "menjelek-jelekkan pemerintah sendiri".

Marilah, Banggakanlah putra-putri bangsa kita dan tunjukkan pada dunia bahwa kita bangsa yang patut dihargai! Salah satunya melalui pemberitaan dan informasi yang edukatif, yang memberi inspirasi dan yang mengangkat prestasi serta keistimewaan bangsa ini.

**Tulisan ini hanyalah curahan isi hati yang lelah melihat pemberitaan "tak beredukasi" di beberapa TV (red : TV *** dan *****TV) dan merasa kasihan dengan penonton TV yang di"cekoki" berita-berita "angin".(ph)

You Might Also Like

0 komentar