• Home
  • Music
  • Work & Values
  • MarComm & Branding
  • Travel
  • Books

Blog Penny Hutabarat

gigs

Acoustic Session @Sisterhood Gigs - April 2016

03.10

Bulan April memang melekat dengan spirit perempuan /wanita, khususnya karena di bulan ini kita selalu memperingati Hari Kartini :) Begitupula Sisterhood Gigs yang mengangkat tema "Super Woman" di acoustic session tanggal 29 April 2016 lalu. 

Ya, setiap perempuan adalah Super Woman dalam kapasitasnya masing-masing. 
Ok, kembali ke acoustic session-nya Sisterhood Gigs malam itu di @Pavilliun28. Sessi ini diisi oleh penampilan Fia, Kartika Jahja, Deredia, Aiu Ratna, Desty, Penny Hutabarat, Cyca Leonita, Rika Fadhila dan Tere. 

Ini adalah kesempatan pertama saya jamming di SisterhoodGigs. Saya membawakan beberapa lagu dari album #BountifulEyes yaitu : Sampai Aku Pergi, Go Make It Happen dan Penantian Terindah. Bersama teman-teman @roijosen (piano), coca (gitar), @fdy_jhon (cajon) dan @noockienu (bass), kami menikmati jamming di acoustic session malam itu. 
photograhed by : @Riomanadona






















Saya melihat kegiatan dan komunitas ini memberi energi yang positif, yaitu berbagi musik...berbagi karya sesuai dengan kapasitas dan talenta yang dimiliki. Melihat wanita-wanita bermain musik, tentu akan membuat kita yang menyaksikan berdecak kagum. Hehe..begitu juga saya yang melihat sister-sister di Gigs ini jamming memainkan gitar, bass, piano, cajon, saxophone, biola. 
Yeay...semangat bermusiknya luar biasa.

Melalui kesempatan ini, saya juga dapat mengenal karya-karya dari sisters yang tampil...yang secara keseluruhan menurut saya mereka memiliki musikalitas yang keren. Sebagian besar membawakan lagu karya-karya original yang easy listening  dan ada juga lagu cover yang di-aransemen dengan berbeda & asyiiik. 


photographed by @Riomanadona


====
Kita tahu, di industri musik kadang sulit untuk kita menemukan musik-musik bagus yang berkualitas. Karena industri dan sebagian besar label cenderung berfokus pada selera pasar. Menurut saya, justru seharusnya industri menjadi bagian dari edukasi pada publik untuk memperkenalkan dan menyuarakan musik-musik yang bagus, positif dan berkualitas. 

Bersyukur karena beberapa tahun terakhir, semakin banyak individu dan komunitas yang sadar akan hal tersebut, mereka terus bergerak dan berjuang untuk menciptakan 'ruang' berkesenian, membangunnya dan menyuarakannya. Seringkali hal itu datang dari inisiatif-inisiatif mereka yang punya passion besar di seni. Dan kita perlu mendukungnya. 
 Passion berkesenian dan berkarya, yang bukan didorong oleh motif popularitas. Tapi yang didorong oleh kerinduan dan kecintaannya untuk 'menyuarakan' hal-hal yang positif. 

Saya selalu yakin bahwa : 
"Passion akan menemukan jalannya untuk menjadi sebuah karya" <Penny Hutabarat>  
Karena passion tidak akan terkubur ketika ia terus menyala dan bersinar dari hati. 

Semoga semakin banyak 'ruang' untuk musik-musik bagus, berkualitas dan edukatif dapat diperdengarkan & dibagikan. 

Terimakasih Sisterhood Gigs & @teretorial / @fia_fellow yang memberikan kesempatan untuk saya berbagi musik di acoustic session 29 April lalu. 








** artikel terkait :
>> Go Make It Happen! (live at Sisterhood Gigs)




bountiful eyes

#MusikBerbagi @Beranda

19.21

Seorang teman, Riomanadona, menghubungi saya untuk berbagi tentang karya album #BountifulEyes di event #MusikBerbagi. Event ini berisi workshop tentang industri musik dan show case dari para musisi indie.

Bertempat di Beranda Kitchen (Jl. Ahmad Dahlan, Kebayoran), #MusikBerbagi ini diselenggarakan secara rutin setiap beberapa minggu dengan menghadirkan para pembicara/ narasumber yang berkecimpung dalam dunia musik.


Selasa, 22 Desember 2015, saya diundang untuk turut berbagi karya musik pada kesempatan ini. Topik workshop yang diangkat saat itu adalah ‘Monetize Youtube’, dengan pembicara : Arya Dana (digital Demajors) & Kika Syafii (kafemusisi.com). Ada beberapa musisi yang turut mengisi yaitu Ideaz, Meneer, Junior Soemantri dan saya Penny Hutabarat.



With Ahmad Dhany Nugraha (Gitaris) & Freddy Jhonn (Cajon)
Saya tampil bersama rekan saya, Ahmad Dhany Nugraha (Gitaris) & Freddy Jhonny Sitorus (Cajon). Kami membawakan 2 (dua) lagu dari mini album saya yaitu Sampai Aku Pergi, Go Make It Happen dan satu lagu berjudul ‘Like Im Gonna Lose You’ (Meghan Trainor).

Sambil membawakan lagu-lagu tsb, saya juga berbagi cerita tentang bagaimana proses pembuatan mini album #BountifulEyes, inspirasi di balik album ini dan cerita sederhana tentang lagu yang saya ciptakan.


Di event #MusikBerbagi ini, saya dan audience yang hadir mendapatkan pengenalan tentang Monetisasi Youtube, SEO (search engine optimation) dan Google Ad Sense yang dapat digunakan oleh para creators (pembuat karya) untuk mengoptimalkan distribusi karyanya.


Berbagi tentang inspirasi dan proses pembuatan album #BountifulEyes
Host : @ugatattoo
Di penghujung acara, @Junior Soemantri menutup event ini dengan sangat apik. Membawakan lagu-lagunya yang asyik dan cerita tentang albumnya bertajuk #Melaju yang baru saja dirilis di iTunes. Saat berbagi kisah tentang lagunya, Junior mengungkapkan 'salah satu pencapaian tertinggi seorang musisi adalah membuat karyanya! dan itu dilakukan melalui karya album yang diwujudkannya'

Ya, saya setuju dan sebagai musisi maupun seniman...kita patut bersyukur ketika dapat merealisasikan mimpi untuk membuahkan karya...sebuah karya yang kita tulis, kita rangkai dalam melodi, kita rasakan dan bagikan. Yuk terus berkarya dengan kerendahan hati :)

Bountiful Eyes with @JuniorSoemantri & @FreddyJhonny

Terimakasih untuk penyelenggara #MusikBerbagi : @ugatattoo, @musikafe #musikpreneurid dan teman saya Rio yang mengundang saya untuk berbagi di event ini


Riomanadona, Penny Hutabarat, Junior Soemantri

Berbagi Musik, berbagi Inspirasi!


#MusikBerbagi at Beranda



impian

Start Working on Your Dream Project

20.59
Tentu kita punya project impian kan? Apakah itu yang berhubungan dengan hobbi, passion atau yang didorong dari keinginan untuk berbagi dan membantu orang lain. Project impian bisa jadi kenyataan bila kita mau memulai dan berusaha fokus untuk mewujudkannya. Setuju? :)


Terkadang mengucapkannya tidaklah sulit, tapi menuliskan..merancang dan mengerjakannya dalam tindakan..itu yang sulit dan menjadi tantangan. 

Senjata ampuh untuk memulainya dalam tindakan adalah semangat, antusiasme, passion dan tentu keyakinan untuk mengerjakannya.  


===

Akhirnya pada akhir 2012 lalu, saya memulai project impian yang sebenarnya sudah saya cita-citakan dari beberapa tahun sebelumnya. Saat itu, di akhir tahun 2012, rasanya adalah waktu yang pas untuk saya mulai (serius) merancang dan mempersiapkan tahap awal untuk project impian saya. Selain saat itu saya telah menyelesaikan studi, semangat saya pun sedang menyala-nyala karena saya sedang hobi-hobinya membaca buku tentang music business, music marketing, sebagaimana thesis saya saat lulus kala itu.. yang berhubungan erat dengan topik music management.


Di awal...START merancang project, ada 2 – 3 list project musik yang saya tuliskan dan visualisasikan. Namun setelah memikirkannya kembali, ada baiknya saya mulai dengan 1 (satu) dari list project musik tsb dan mengoptimalkannya. Apakah itu ? Ya, saya punya kerinduan untuk berbagi karya lagu ciptaan saya pada banyak orang melalui mini album/ EP (extended player). 


Setelah memantapkan diri untuk START dan fokus pada project mini album tsb, saya mulai mengumpulkan dan menggarap kembali lagu-lagu ciptaan saya sambil menyusun rancangan project yang akan dikerjakan. Action pertama, saya  menghubungi teman band saya dulu, Freddy Jhonny, yang juga masih meniti passion nya dalam bermusik hingga saat ini. Kami diskusi dan mulai mengambil gitar dan piano untuk menggarap kumpulan lagu-lagu  ciptaan. Dalam proses mempersiapkan lagu, saya tetap berkomunikasi dan berdiskusi dengan teman-teman, keluarga maupun saudara untuk mendapatkan masukan dan gagasan.  Tak hanya teman-teman di bidang musik, tapi juga teman-teman pendengar/ pecinta musik yang seringkali juga punya gagasan luar biasa untuk musisi independent seperti saya ini :).


Dan satu hal yang tak kalah bermanfaat saat kita mengerjakan project adalah tetap menggali informasi dan jangan berhenti belajar. Saya membaca beberapa buku yang memberikan insight berharga, yang tentu juga bisa kamu baca (apakah project impian itu berhubungan dengan musik atau tidak, kamu bisa membaca beberapa daftar buku yang saya baca ini, recommended :) ... seperti :

        Purple Cow (author : Seth Godin)
       Six-Figure Musician (author : David Hooper)
       New Music Strategies (author : Andrew Dubber)
       $ 100 StartUp (author : Chris Guillebeau)
       Sometimes You Win, Sometimes You Lose Learn  (author : John Maxwell)


 Nah, setelah menentukan dream project (project impian) yang kamu commit akan kerjakan, lalu diskusi, brainstorming, mencari ide dan gagasan sambil tetap mengerjakan karya dalam project tsb, apa yang harus dilakukan berikutnya? Saya ingin berbagi dengan kamu mengenai langkah (steps) untuk working on your dream project disini

Older
Stories

Singer-Songwriter


Indonesian singer-songwriter, Public relations, Musicpreneur.
Debut Album "Bountiful Eyes" (Itunes, Spotify, Physical CD).
-- pennyhutabarat.official@gmail.com
http://pennyhutabarat.com
--


Blog ini berbagi tentang music, life & muses, work, travel dan books.
"Whatever your Dream is, Make It Happen!"

Top Article

Waktu = Nilai Hidup, Kesempatan dan Catatan Perjalanan

W aktu adalah tentang nilai hidup.  Tentu kita mengetahui betapa pentingnya waktu, namun seringkali kita mengabaikan dan melupakannya. Ada...

Blog Archive

  • ▼  2021 (4)
    • ▼  Oktober (1)
      • The Go Giver
    • ►  April (3)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (8)
    • ►  Desember (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (40)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2015 (37)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (22)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (27)
    • ►  Desember (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (8)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2011 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2010 (10)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2009 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (7)

trazy

trazy.com

Labels

  • Vocademia UI
  • bountiful eyes
  • buku
  • dreams
  • festival menyanyi
  • focus
  • impian
  • independent musician
  • kolaborasi
  • make it happen
  • menulis
  • mini album
  • musik
  • passion
  • perjalanan
  • seoul
  • simplicity

Instagram

Template Created By : ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top