• Home
  • Music
  • Work & Values
  • MarComm & Branding
  • Travel
  • Books

Blog Penny Hutabarat

favourite places

Travel Diary : Namsan Seoul Tower

01.09


 
 Di film-film Korea atau advertising yang berhubungan dengan Korea, pasti sering liat kan gambar 'gembok cinta' atau yang disebut Love Padlocks? Kita akan menemukannya di N Seoul/ Namsan Seoul Tower. Walaupun di tempat lainnya di Korea ada juga yang menampilkan nuansa love padlocks seperti di Ssamziigil (Insadong) dan Busan Tower. Tapi bentuknya beda, di Ssamzigil konsepnya hampir sama dengan love padlocks tapi bentuknya bukan gembok melainkan hanging love notes. 

Nah, yang original dan banyak digantung hiasannya adalah di N Seoul Tower ini. Tempat ini berada di puncak di area Namsan Mountain, dengan jumlah anak tangga yang cukup banyak hehe..siap-siap kaki pegel tapi happy, dan pemandangan yang tidak mengecewakan tentunya.  

 



Best way to reach N Seoul Tower :

Kamu bisa menggunakan Namsan Cable Car. Tiket untuk one way sekitar 6000 won (sekitar Rp 65,000-an) dan return ticket 8000 won (sekitar Rp 88,000-an). Kamu bisa melihat pemandangan kota Seoul dari ketinggian dan waktu tempuh sekitar 3 menit untuk sampai di N Seoul Tower. Tapi setelah menggunakan cable car ke N Seoul Tower, kamu tetap perlu menyusuri sejumlah tangga walaupun tidak terlalu banyak dan tidak terlalu melelahkan (dibanding bila jalan atau naik transportasi umum lainnya). 





Tapi untuk kamu yang takut ketinggian, tetap bisa ke N Seoul Tower dengan menggunakan Namsan Shuttle Bus, Seoul City Tour Bus. Setelah itu. berjalan kaki menyusuri anak tangga untuk sampai di area Namsan tower ini. 
 





Wisata apa yang bisa kamu lakukan di N Seoul Tower ini?

 Selain disajikan pemandangan yang indah dari ketinggian area Namsan Seoul ini. Ada beberapa lokasi menarik yang bisa kamu nikmati : Love Padlocks, Teddy Bear Museum, dan multifunctional space seperti observatorium, restoran, coffee shop dan souvenir shop. 


souvenir shop

 

 

 

 

 A bird's eye view of Seoul

 


 



Menurut saya, Namsan Seoul Tower tidak hanya menunjukkan pemandangan indahnya Seoul tapi juga kreativitas masyarakat Korea dalam menggunakan resources yang ada dengan sebaik mungkin. N Seoul Tower yang berada di Namsan Mountain ini menjadi menarik karena beberapa ornamen yang mereka create dan yang meng-entertain para pengunjung. 



Seperti love padlocks yang digantung misalnya, dengan berbagai kreasi  love padlocks yang dibentuk dan menarik perhatian wisatawan. Untuk bisa menggantungkan gembok disini, kita juga perlu beli gembok yang dijual di store nya. Jadi selain ornamennya menghibur, Korea juga cerdas dalam mengelola ornamen yang dibangunnya agar dapat menghasilkan revenue. 

 



Tapi mereka tetap tidak lupa memasukkan unsur budaya dan tradisi nya. Di Teddy Bear Museum, kita akan diperlihatkan tentang Korean Culture dengan cara dan ide yang menarik. Lewat boneka-boneka Teddy Bear yang lucu dan dapat bergerak, Korea memvisualisasikan dan menceritakan budayanya pada pengunjung. Sehingga museum tidak selalu menjadi sesuatu yang kaku dan membosankan, tetapi juga dikemas penyajiannya dengan sesuatu yang disukai di masa kini. Ide kreatif yang tetap membuat pengunjung bisa mengenali sejarah dan budaya Korea tempo doeloe. Tapi dengan cara dan citarasa yang 'kekinian' yang dapat mudah disukai juga diserap khususnya oleh anak muda jaman ini. 






 Moment paling mengagumkan adalah di musim gugur (Autumn). Kamu bisa melihat Seoul seperti diselimuti warna-warni dari atas ketinggian N Seoul Tower (236m)




 

 



[Dokumentasi foto : Penny.H.]


Artikel terkait : 

Travel Diary - Insadong #Seoul

Travel Diary - Myeongdong #Seoul

Travel Diary -  Dongdaemun #Seoul

Travel Diary - Gyeongbokgung Palace #Seoul

favorite places

Travel Diary : Gyeongbokgung Palace #Seoul

22.58
Bila berkunjung ke Seoul, one of the "must do" things is to visit a PALACE.  Ada lima palace (istana) di Seoul. Salah satunya adalah Gyeongbokgung Palace. Gyeongbokgung merupakan main palace yang paling besar dari ke-5 palace yang ada di Seoul. 

---

Nah, di tulisan sebelumnya saya sudah berbagi tentang tempat wisata belanja yang seru di Seoul (walaupun kamu BUKAN shopaholic seperti saya hehe tapi jangan lewatkan berkunjung ke tempat ini : Insadong, Myeongdong dan Dongdaemun). Nah sekarang yukk kita explore bangunan bersejarah, yang menunjukkan budaya korea ya....di Gyeongbokgung Palace. 
---

Pertama kali datang ke tempat ini di tahun 2013, saya terkagum. Saya naik kereta bawah tanah dan sampai di Gyeongbokgung Station. Waktu itu belum terbayang dan belum sempat googling tempat ini seperti apa. Setibanya di station, saya menyusuri tangga-tangga yang kemudian  muncul di tengah area Palace ini..tepatnya muncul di dekat National Folk Museum (yang ada di Gyeongbokgung Palace). 



Gyeongbokgung Station - menuju Gyeongbokgung Palace


Bullomun : it has a legend that once one passes through the gate, he would not be old forever.They say passing under it makes you live longer...of course we had to try it ;-)  


Mom at Gyeongbokgung Palace. 





Perpaduan modern dan tradisional - Gyeongbokgung Palace
Saat pertama kali berkunjung ke sini, saya berdecak 'Wow'. Sepertinya baru saja saya berada di 'masa kini' dengan bangunan dan sarana modern, eh..tiba-tiba muncul di 'masa kerajaan' dengan istana dan petugas-petugas yang berpakaian pasukan penjaga kerajaan hehe.. .


















Tempat ini indah, berada di tengah kota Seoul. Jadi kita bisa melihat perpaduan modern dan tradisional yang tetap terjaga di Seoul, lewat bangunan Palace yang berada di tengah kawasan dengan bangunan modern perkantoran. Dari Palace ini, kita juga bisa melihat pemandangan Gunung di arah belakang. Perpaduan yang meneduhkan mata. 



Autumn Sunshine at Gyeongbokgung Palace





Gyeongbokgung Palace sangat luas, kamu bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk berkeliling dan mengeksplore tempat ini. Ada 2 (dua) museum di dalam area Gyeongbokgung yaitu The National Folk Museum of Korea dan The National Palace Museum of Korea. Di museum ini, pengunjung bisa mempelajari tentang budaya dan tradisi Korea dan juga melihat catatan sejarah Joseon Dynasty. 


Vocademia UI at Gyeongbokgung Palace

National Palace Museum of Korea


Anyong haseo :-)









Ada ritual menarik di Palace ini. Antara pkl 10.00 pagi dan 04.00 sore, para penjaga gerbang palace memeragakan seremoni :  opening dan closing gerbang royal palace dan pertukaran petugas penjaga gerbang. Pakaian khas korea yang digunakan oleh penjaga gerbang dan peragaan baris berbaris kerajaan yang mereka lakukan, menarik perhatian pengunjung. Bahkan pengunjung diberi kesempatan untuk mendokumentasikannya lewat foto dan juga memakai jubah tsb untuk berfoto. 


The changing of the Guard at Gwanghwamun Gate happens 3 times daily, at 11AM, 2PM and 4PM

Gyeongbokgung Palace



Palace ini terdiri dari banyak bangunan dan juga taman yang luas di bagian belakang. 









Sangat indah bila kamu datang kesini saat musim gugur (autumn). Dimana dedaunan pohon berwarna-warni, semakin menghiasi megahnya palace ini. 






*) Ini informasi yang perlu kamu ketahui bila ingin berkunjung ke Gyeongbokgung Palace : 
- Palace ini buka pukul 09.00 pagi dan tutup sekitar pukul 17.00
- tiket masuknya : 
   Dewasa (ages 19-64): 3,000 won / Group (over 10 years): 2,400 won 
   Anak-anak (ages 7-18): 1,500 won / Group (over 10 years): 1,200 won
   (kalau kursnya saat ini sekitar 1 won = 11 rupiah. Jadi untuk estimasi, sekitar Rp 35,000 untuk tiket        masuk orang dewasa ke museum ini)
- transportasi yang mudah untuk berkunjung ke Palace ini adalah dengan naik kereta dan turun di : 
      Gyeongbokgung Station (Subway Line 3), exit 5 ATAU
      Ganghwamun Station (Subway Line 5), exit 2 and walk 400 meters.
  Dan.....tadddaa....kamu langsung muncul di area Palace ini :)


[Dokumentasi foto : Penny H dan Yugo Isal]


Artikel terkait : 

Travel Diary - Insadong #Seoul

Travel Diary - Myeongdong #Seoul

Travel Diary -  Dongdaemun #Seoul

Travel Diary - Namsan Seoul Tower


favorite place

Travel Diary : Dongdaemun Market #Seoul

21.56

Dongdaemun! Tempat ini dikenal sebagai tempat favorit para turis untuk berbelanja. Area nya cukup luas dan dikelilingi banyak shopping malls. Beberapa diantaranya : Doota, Migliore,  Hello APM, Lotte Fitin dan masih banyak lagi. 




Saya dan teman-teman berkunjung ke Dongdaemun pada sore hingga malam hari. 
Karena di sepanjang satu hari kami sudah berkeliling ke beberapa tempat wisata, kaki lumayan pegal hehe... Jadi di Dongdaemun, kami hanya menghabiskan 3-4 jam untuk makan malam, window shopping, membeli oleh-oleh dan berfoto-foto ria tentunya :)



Ada 2 tipe toko di Dongdaemun ini, yaitu untuk para regular shoppers dan untuk para wholesaler. Kalau kamu ingin beli barang dalam jumlah satuan (per pieces), kamu bisa ke retail stores seperti Doota dan Migliore. Tapi kalau mau beli dalam jumlah banyak, untuk hadiah atau dijual lagi, kamu bisa mampir ke wholesale stores seperti New Pyeonghwa Market, Designer Club, U :US, dan Dongdaemun Fashion Town. 
Tempat perbelanjaan di Dongdaemun dikenal yang paling murah (bila dibandingkan dengan Insadong dan Myeongdong). Yang membedakannya dengan Insadong dan Myeongdong adalah atmosfir tempatnya. 
   
Di Dongdaemun Market, berderet tempat jual oleh-oleh yang cukup murah, bisa ditawar dan penjual-nya juga ada yang bisa berbahasa Indonesia. Kami sempat membeli beberapa oleh-oleh seperti kipas, sumpit, t-shirt, gantungan kunci dll di lantai 5 atau 6 Dongdaemun Market, dan harganya lebih murah. 

Di jalanan Dongdaemun ini rupanya juga sering digelar pertunjukan musik. Saat kami disana, sedang ada panggung musik dari artis korea yang membuat jalanan di sekitar Dongdaemun Market cukup ramai dan padat penonton. 




Jajanan khas korea juga banyak dijual di sepanjang area Dongdaemun. Kami makan malam di salah satu chinese restaurant yang uenak dan recommended. Ini dia penampakan restorannya (hehe sulit menyebutkan nama restaurant di korea karena nyaris bertuliskan Hangul semua ;p ) 




Ada satu bangunan yang akan mencuri pandangan kita saat berkunjung ke Dongdaemun yaitu Dongdaemun Design Plaza (DDP), Bangunannya yang futuristik dan spektakuler menyerupai stadion.


Dongdaemun Design Plaza at night


Dongdaemun Design Plaza at night


[Dokumentasi foto : Yugo Isal dan Penny H]

====

Artikel terkait : 

Travel Diary - Insadong #Seoul

Travel Diary - Myeongdong #Seoul

Travel Diary - Gyeongbokgung Palace #Seoul

Travel Diary - Namsan Seoul Tower









Older
Stories

Singer-Songwriter


Indonesian singer-songwriter, Public relations, Musicpreneur.
Debut Album "Bountiful Eyes" (Itunes, Spotify, Physical CD).
-- pennyhutabarat.official@gmail.com
http://pennyhutabarat.com
--


Blog ini berbagi tentang music, life & muses, work, travel dan books.
"Whatever your Dream is, Make It Happen!"

Top Article

Waktu = Nilai Hidup, Kesempatan dan Catatan Perjalanan

W aktu adalah tentang nilai hidup.  Tentu kita mengetahui betapa pentingnya waktu, namun seringkali kita mengabaikan dan melupakannya. Ada...

Blog Archive

  • ▼  2021 (4)
    • ▼  Oktober (1)
      • The Go Giver
    • ►  April (3)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (8)
    • ►  Desember (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (40)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2015 (37)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (22)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (27)
    • ►  Desember (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (8)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2011 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2010 (10)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2009 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (7)

trazy

trazy.com

Labels

  • Vocademia UI
  • bountiful eyes
  • buku
  • dreams
  • festival menyanyi
  • focus
  • impian
  • independent musician
  • kolaborasi
  • make it happen
  • menulis
  • mini album
  • musik
  • passion
  • perjalanan
  • seoul
  • simplicity

Instagram

Template Created By : ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top