Travel Diary : Gyeongbokgung Palace #Seoul

22.58

Bila berkunjung ke Seoul, one of the "must do" things is to visit a PALACE.  Ada lima palace (istana) di Seoul. Salah satunya adalah Gyeongbokgung Palace. Gyeongbokgung merupakan main palace yang paling besar dari ke-5 palace yang ada di Seoul. 

---

Nah, di tulisan sebelumnya saya sudah berbagi tentang tempat wisata belanja yang seru di Seoul (walaupun kamu BUKAN shopaholic seperti saya hehe tapi jangan lewatkan berkunjung ke tempat ini : Insadong, Myeongdong dan Dongdaemun). Nah sekarang yukk kita explore bangunan bersejarah, yang menunjukkan budaya korea ya....di Gyeongbokgung Palace. 
---

Pertama kali datang ke tempat ini di tahun 2013, saya terkagum. Saya naik kereta bawah tanah dan sampai di Gyeongbokgung Station. Waktu itu belum terbayang dan belum sempat googling tempat ini seperti apa. Setibanya di station, saya menyusuri tangga-tangga yang kemudian  muncul di tengah area Palace ini..tepatnya muncul di dekat National Folk Museum (yang ada di Gyeongbokgung Palace). 



Gyeongbokgung Station - menuju Gyeongbokgung Palace


Bullomun : it has a legend that once one passes through the gate, he would not be old forever.They say passing under it makes you live longer...of course we had to try it ;-)  


Mom at Gyeongbokgung Palace. 





Perpaduan modern dan tradisional - Gyeongbokgung Palace
Saat pertama kali berkunjung ke sini, saya berdecak 'Wow'. Sepertinya baru saja saya berada di 'masa kini' dengan bangunan dan sarana modern, eh..tiba-tiba muncul di 'masa kerajaan' dengan istana dan petugas-petugas yang berpakaian pasukan penjaga kerajaan hehe.. .


















Tempat ini indah, berada di tengah kota Seoul. Jadi kita bisa melihat perpaduan modern dan tradisional yang tetap terjaga di Seoul, lewat bangunan Palace yang berada di tengah kawasan dengan bangunan modern perkantoran. Dari Palace ini, kita juga bisa melihat pemandangan Gunung di arah belakang. Perpaduan yang meneduhkan mata. 



Autumn Sunshine at Gyeongbokgung Palace





Gyeongbokgung Palace sangat luas, kamu bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk berkeliling dan mengeksplore tempat ini. Ada 2 (dua) museum di dalam area Gyeongbokgung yaitu The National Folk Museum of Korea dan The National Palace Museum of Korea. Di museum ini, pengunjung bisa mempelajari tentang budaya dan tradisi Korea dan juga melihat catatan sejarah Joseon Dynasty. 


Vocademia UI at Gyeongbokgung Palace

National Palace Museum of Korea


Anyong haseo :-)









Ada ritual menarik di Palace ini. Antara pkl 10.00 pagi dan 04.00 sore, para penjaga gerbang palace memeragakan seremoni :  opening dan closing gerbang royal palace dan pertukaran petugas penjaga gerbang. Pakaian khas korea yang digunakan oleh penjaga gerbang dan peragaan baris berbaris kerajaan yang mereka lakukan, menarik perhatian pengunjung. Bahkan pengunjung diberi kesempatan untuk mendokumentasikannya lewat foto dan juga memakai jubah tsb untuk berfoto. 


The changing of the Guard at Gwanghwamun Gate happens 3 times daily, at 11AM, 2PM and 4PM

Gyeongbokgung Palace



Palace ini terdiri dari banyak bangunan dan juga taman yang luas di bagian belakang. 









Sangat indah bila kamu datang kesini saat musim gugur (autumn). Dimana dedaunan pohon berwarna-warni, semakin menghiasi megahnya palace ini. 






*) Ini informasi yang perlu kamu ketahui bila ingin berkunjung ke Gyeongbokgung Palace : 
- Palace ini buka pukul 09.00 pagi dan tutup sekitar pukul 17.00
- tiket masuknya : 
   Dewasa (ages 19-64): 3,000 won / Group (over 10 years): 2,400 won 
   Anak-anak (ages 7-18): 1,500 won / Group (over 10 years): 1,200 won
   (kalau kursnya saat ini sekitar 1 won = 11 rupiah. Jadi untuk estimasi, sekitar Rp 35,000 untuk tiket        masuk orang dewasa ke museum ini)
- transportasi yang mudah untuk berkunjung ke Palace ini adalah dengan naik kereta dan turun di : 
      Gyeongbokgung Station (Subway Line 3), exit 5 ATAU
      Ganghwamun Station (Subway Line 5), exit 2 and walk 400 meters.
  Dan.....tadddaa....kamu langsung muncul di area Palace ini :)

You Might Also Like

0 komentar