• Home
  • Music
  • Work & Values
  • MarComm & Branding
  • Travel
  • Books

Blog Penny Hutabarat

jamming

Kolaborasi

22.59



Dalam kesempatan bernyanyi pada Orasi Ilmiah, Dies Natalis 9 tahun Vokasi UI berkarya,  saya melantunkan persembahan lagu bersama Aditya Sidhi (gitaris dan penulis lagu pada grup music Senar Senja). Kami membawakan lagu “What A Wonderful World” dan “You Make My World So Colourful”. Lagu ini menjadi sajian penutup dalam rangkaian event Dies Natalis tersebut.
gitar : Aditya Sidhi (Senar Senja), piano : Ridho (vokasiUI)



Lagu “What a Wonderful World” (Louis Armstrong) merupakan lagu yang sederhana tapi sarat makna. Lagu ini bercerita bagaimana kita bersyukur dan menikmati anugerah Tuhan melalui apa yang kita lihat, sentuh dan rasakan setiap hari. Bagaimana langit biru di pagi hari dan temaram di malam hari, pohon yang hijau rimbun dan bunga-bunga yang merekah, senyuman di wajah orang-orang di sekeliling kita menjadi sesuatu yang bukan sekedar hal biasa tapi hal yang patut kita syukuri dan kagumi sebagai karya Tuhan.
this song is about consciously noticing the goodness in the world and appreciating it ~
Lagu "You Make My World So Colourful", menurut saya lagu yang indah....mengekspresikan kelembutan dan rasa syukur. Tentu orang terkasih di sekeliling kita menjadi bagian yang melengkapi warna-warni dan naik turun hari -hari kita.


ini video cuplikannya, mhn dimaklumi untuk  output sound system yang kurang optimal :)
Enjoy it!



credit video : mr. Rahmat Rawyani





bountiful eyes

OASE HATI : Kolaborasi mini album 'Bountiful Eyes' dan 'Rahasia' @StreightStudio

00.18
Minggu, 6 Desember 2015, akhirnya kami (Penny Hutabarat & Dinda Septryani) mewujudkan sesuatu yang kami impikan yaitu mengadakan showcase atau mini concert dari karya mini album 'Bountiful Eyes' dan 'Rahasia' :). Live music showcase ini kami namakan "Oase Hati"! Bertempat di Streight Studio pkl 15.00 - 17.oo WIB. 








Berawal dari diskusi kami di 6 Juli 2015 yang saya share disini, yakni bagaimana kami yang sama-sama staf/ karyawan di sebuah institusi (Dinda di Kemenlu RI dan saya di UI) tetap dapat menekuni passion kami dalam bermusik. Ya, bermusik seperti salah satu oase bagi kami di tengah-tengah kesibukan dan rutinitas pekerjaan. Kenapa kami namakan 'Oase Hati'? 

'Karena kami yakin, sesuatu yang datangnya dari hati..pada saatnya akan sampai ke hati'


Showcase ini tidak akan terlaksana tanpa bantuan dari teman-teman dan juga Band yang dengan tulus dan senang hati menjadi bagian dari 'OASE HATI' ini. Kami memulai (jurnal  1 -Oase Hati)  yakni latihan pertama dengan Band di September 2015. Saya dan Dinda merasa bersyukur karena teman-teman kami yang terlibat dalam band (Daniel manurung, Karunia 'Runi', Arvie Pravira, Hasandi Patriawan, Irham PRabowo 'Probi' dan Kevin Situmorang) adalah young talented musician yang mampu memberikan warna bagi masing-masing lagu kami. 


"OASE HATI" 
Showcase mengalir indah dan menyenangkan di minggu, 6 Desember 2015 :) Teman-teman yang sebelumnya telah mendaftarkan diri untuk hadir via indiexist@gmail.com...hadir lengkap dan berbagi keceriaan bersama kami di showcase ini. 

Dinda membawakan karya lagu ciptaannya dari mini album 'Rahasia', begitupula saya (Penny Hutabarat) dengan karya lagu dari album 'Bountiful Eyes'. 

Saya senang melihat beberapa audience yang hadir juga ikut melantunkan lagu bersama-sama,  dengan lirik yang dapat mereka temukan di Instagram @pennyhutabarat. 

Di tengah rangkaian nyanyian, kami juga menghadirkan sessi giveaway dan quiz untuk teman-teman yang menonton. Saya dan Dinda membawa sejumlah merchandise untuk kami bagikan di sessi giveaway. Ini beberapa cuplikan foto dari teman-teman yang beruntung mendapatkan giveaway :)















Salah satu moment spontan yang menarik juga terjadi saat salah satu penonton ikut memainkan lagu saya #PenantianTerindah. Ya, di posting-an saya sebelumnya, saya pernah cerita tentang seorang pendengar album #BountifulEyes yang belajar bermain piano setelah ia mendengarkan lagu  'Penantian terindah'. Permainan piano nya cukup oke, hehe bisa didengarkan disini. Lalu di live showcase ini, saya melihatnya hadir dan memintanya secara spontan memainkan lagu tsb, karena memang saya belum pernah melihatnya memainkan denting piano dari lagu tsb secara langsung. Dan ternyata ia bermain piano dengan indahnya membawakan lagu saya 'Penantian Terindah'. Namanya reza mahdi. 


Moment-moment menarik lainnya juga kami temukan sepanjang acara berlangsung, dari sharing dinda dan saya tentang proses menulis lagu, lika-liku dalam mewujudkan album yang berisi karya lagu ciptaan secara indie, maupun sharing menarik dari teman-teman yang hadir.


Trimakasih untuk semua yang hadir dan mewarnai showcase Oase Hati #1..yang telah mendukung dan menunjukkan kebahagiaannya bersama kami. 
Kehadiran kalian sungguh berarti untuk penny hutabarat & dinda septryani. Sampai bertemu di jurnal OASE HATI berikutnya.....ya di episode 2 'OaseHati'! :)


Trimakasih buat teman-teman yang sudah membantu kami dari awal persiapan sampai berlangsungnya Oase Hati : 
- Design & Doodle : Shylla Estee Pramadhani
- Videografer : Ady Immanuel & Indah.P
- Fotografer : Riomanadona, Ady Immanuel & Adi Nugraha
- MC : Aury_carey
- Konsumsi : Frisca & Dhani
- Tim : Ismunandar Ananda, Kahar
- Audio Engineer : Diaz @streightstudio & mas Akbar Nasution

Semoga lagu-lagu yang kami persembahkan dapat menginpirasi dan sampai ke hati :)







Artikel terkait :


Berbagi Mimpi dan Kisah Kasih di OASE HATI 

Upcoming Collaboration Project OASE HATI

Jurnal #1 : OASE HATI 




bountiful eyes

Bountiful Eyes : Mini Album Showcase @KopiDimana Kemang

03.43
Berbagi karya lagu adalah hal yang membahagiakan :). Ya, ketika lagu yang kita tulis dan ciptakan dapat sampai ke pendengar dan menginspirasi mereka, itu menjadi sesuatu yang patut kita syukuri. 




Photo by : Ady Immanuel

Rabu, 2 Desember 2015, saya berkesempatan membawakan lagu-lagu dari mini album #BountifulEyes di @KopiDimana, Kemang. Lokasi @KopiDimana berada di Jl. Bangka XI Pav. 18, Kemang. Tempat ini unik, menarik dan bersahabat. Salah satu tempat yang cukup recommended untuk berkumpul, diskusi, meeting sambil menikmati sajian kopi Indonesia dan makanannya yang juga maknyoees :). 

Photo by : Ady Immanuel

Live music Showcase dari mini album saya dimulai pkl 20.30. Sebelumnya dibuka oleh performance band bernama JFK. Saya dan tim musik menampilkan format akustik sesuai dengan suasana @KopiDimana yang santai dan akrab. Saya bersama Daniel Manurung (Keys), Hasandi Patriawan (Bass), Arvie Pravira (gitar) dan Runi (backing vokal) menampilkan 4 lagu yaitu : 

 - Sampai Aku Pergi, cipt : Freddy John/ Penny Hutabarat
 - Go Make It Happen, cipt : Penny Hutabarat
 - Bountiful Eyes, cipt :Penny Hutabarat
 - I'm Gonna Lose You, cipt : Meghan Trainor

Saya juga mengundang teman saya, yang juga seorang singer/ songwriter yaitu Dinda Septryani, untuk menampilkan karya lagu dari mini album indie nya. 




ki-ka : Daniel, Sandi, Runi, Arvie, Penny
Photo by : Riomanadona

Photo by : Riomanadona



ki-ka : Dinda, Penny, Sandi, Arvie, Runi


Penny, Anest (@KopiDimana)


Dalam showcase di @KopiDimana, kebetulan saya juga bertemu dengan sahabat lama di kampus yaitu Putra Raditia. Dulu di masa kuliah di UI, kami sama-sama aktif di Paduan Suara FISIP UI dan Bintang Pop UI. Sudah lama tidak bertemu, dan kebetulan bertemu di showcase mini album saya ini. Di @KopiDimana, saya juga bertemu dengan Mas Anest, yang in charge untuk event musik di @kopidimana dan yang juga pemusik dan judges pada @Starvoice di Soundcloud_ID. 
Usai mini showcase, kami bincang-bincang juga bersama pengelola @kopidimana (mas ebest) yang ternyata juga punya passion di musik. Terimakasih untuk kesempatannya, saya dapat berbagi karya lagu lewat showcase musik di @kopidimana, kemang. 



Smoga lagu-lagu dalam mini album #Bountiful Eyes, dapat sampai ke lebih banyak pendengar.  Dan kiranya dapat memberikan energi positif lewat lirik dan alunan lagu-lagu yang saya bawakan. 


Photo by : Riomanadona


bountiful eyes

Jurnal #1 : OASE HATI

02.13
Melanjutkan posting saya sebelumnya : Upcoming Collaboration Project OASE HATI , saya ingin berbagi dengan teman-teman tentang catatan persiapannya :)

Ya, untuk suatu pertunjukan musik...apakah itu pertunjukan besar/ kecil, tentu hal yang paling penting dipersiapkan adalah konten nya yakni sajian lagu/musik yang akan ditampilkan. Di balik sajian ini, ada team work  yang menentukan suksesnya pertunjukan. Mereka adalah : band, penyanyi/ penampil dan tim yang terlibat dalam persiapannya (tim design, tim publikasi, tim videographer & fotografer, tim registrasi dan tim lainnya...tergantung kebutuhan acara).

Nah, bicara tentang event management khususnya Music Management..bagi saya adalah topik yang mengasyikkan untuk didiskusikan dan dikerjakan bersama hehe...
Project mendatang : OASE HATI adalah salah satu mini project, kolaborasi sesama musisi independent. Digagas oleh saya, Penny Hutabarat, dan Dinda Septryani.

Kami mengajak young talented musicians di lingkungan kami untuk terlibat dalam pertunjukan (show case) OASE HATI ini. Mereka adalah : Daniel Manurung (Keys), Runi (Keys/ Backing Vocal), Arvie Prawira (Gitar), Hasandi Patriawan (Bass), Irham Prabowo (Cajon), Kevin (Violin).

Di minggu lalu, 19 dan 20 Sept 2015, kami mulai latihan bersama dan mempersiapkan materi untuk show case OASE HATI. Menarik karena ide-ide segar muncul dari teman-teman band, aransemen yg agak berbeda mewarnai lagu-lagu saya dan Dinda.


(dari kiri ke kanan : Probi, Kevin, Arvie, Runi, Penny, Dinda, Daniel, Sandi)
wajah lelah tapi semangat selama sessi survey lokasi


Di hari yang sama, setelah latihan dengan band, saya & Dinda survey lokasi ke beberapa tempat (hehe..tempatnya masih rahasia..kebetulan masih dijajaki juga :)). Kami menemukan beberapa lokasi (venues)  yang seru untuk show case ini.....namun kami perlu mempertimbangkan beberapa hal..maklum musisi independent hehe :). Lokasi yang strategis, tempat yang unik, biaya tempat yang terjangkau...menjadi beberapa catatan kami. Semoga kami dimudahkan dalam prosesnya, amin :).

  






(*) Akhir kata ;) saya jadi teringat salah satu kalimat Austin Kleon dalam bukunya 'Show ur work' :

Don't say you don't have enough time. We're all busy, but we all get 24 hours a day. People often ask me, "How do you find the time for all this?" And I answer : "I look fot it".


Dan salah satu tagline Tokopedia dalam iklannya yang gencar akhir-akhir ini ;-) : 
"Ciptakan Peluangmu"!


Nantikan ya update berikutnya dari kami tentang  OASE HATI ini :))


Artikel terkait :


Berbagi Mimpi dan Kisah Kasih di OASE HATI 

OASE HATI : Kolaborasi Mini Album #BountifulEyes dan #Rahasia @StreightStudio

Upcoming Collaboration Project OASE HATI 



bountiful eyes

Upcoming Collaboration Project : OASE HATI

23.23
Hi sahabatttt, 
Sekarang saya dan seorang teman (yang juga musisi independent), sedang menggarap sebuah kolaborasi musik :) . Berawal dari percakapan 6 Juli 2015 lalu, bahwa kami sama-sama ingin mewujudkan salah satu impian yaitu membuat Mini Show Case dari karya album yang kami rilis baru-baru ini. 


Why 'OASE HATI' 
Teman saya, Dinda Septryani, merilis EP album yang berisi lagu-lagu ciptaannya bertajuk "Rahasia". Begitupula saya, Penny Hutabarat, dengan debut EP album "Bountiful Eyes". 
Walaupun warna musik kami berbeda (Dinda- Jazz ; Penny - Pop), namun kami melihat kesamaan dalam motivasi kami berkarya : Ya,  kami bermusik karena dorongan passion dan mengekspresikan apa yang dari hati kami lewat sebuah lagu. 

Karena kami yakin, sesuatu yang datangnya tulus dari hati..pada waktunya akan sampai di hati. Ini pun tersirat dalam lagu-lagu yang kami tulis, juga ungkapan dan bahasa yang lahir pada lirik lagu. Karakter musik dapat nampak  pada bahasa dan lirik yang digunakan. 


== Kami pun sepakat menamakan upcoming collaboration project ini : OASE HATI ==
Berbagi energi positif yang menyegarkan/ meneduhkan
 lewat persembahan Lagu dari hati kami. 





Apa yang kamu ingat bila mendengar kata Oase? :) Yup, suatu daerah subur yang berada di tengah gurun, umumnya mengelilingi mata air atau sumber air. Dan oase dibentuk dari sungai bawah tanah, dimana air bisa mencapai ke permukaan lewat tekanan secara alami. 
Hehe itu harafiah nya kata 'Oase' kalau menurut mas Wiki 'pedia' ya ;).  

Nah, bila kami melihat..apa yang membawa kami hingga terwujudnya karya EP album 'Rahasia' dan 'Bountiful Eyes' , kami melihat makna 'OASE HATI' ini dalam perjalanannya :

  •  Kehadiran musik menyegarkan kesibukan rutin kami :). Dengan kesibukan pekerjaan kami sehari-hari sebagai karyawan/ staf (saya di UI dan Dinda di Kemenlu), kami tidak ingin tenggelam dalam kesibukan dan melupakan impian yang masing-masing kami miliki. Kami ingin mewarnai 'kekeringan' berkutat dengan komputer dan tugas-tugas menjadi lebih 'segar dan hidup' lewat  indahnya bermusik. 
  • Tentang proses bermusik dan tantangan mewujudkan album kami.  Dinda dan saya punya pengalaman masing-masing yang unik, berbeda satu sama lain dalam perjalanan bermusik. Dan saat kami berbagi cerita tentang bagaimana mewujudkan karya 'Rahasia | Bountiful Eyes', kami merasakan hal yang serupa...bagaimana tantangan dan tekanan yang masing-masing kami hadapi justru tak menghentikan langkah kami untuk berkarya. Hehee tekanan atau dorongan itu datangnya alami, namun bahagianya ketika karya kami sampai di permukaan menjadi 'oase hati'. 
  • Minimal kecintaan kami berkarya dalam musik adalah untuk 'oase hati' kami sebagai pekerja/ pekarya seni. Selanjutnya, bila karya kita bisa menjadi sepercik 'oase hati' untuk orang lain yang mendengarkan, itu adalah karunia yang patut disyukuri.


When 'OASE HATI' 
Kami merencanakan event :  Show Case 'OASE HATI' [Rahasia | Bountiful Eyes] di bulan Desember 2015. Lokasi acara akan kami infokan menyusul :). 
Yang pasti, nuansa show case 'OASE HATI' ini...kami ingin dekat dan bisa berkomunikasi akrab dengan teman-teman yang menonton :)

An invitation to volunteer....
Teman-teman bila ada diantara kamu yang dengan senang hati untuk terlibat membantu di project ini sebagai panitia volunteer, silahkan ya :) kami bahagia sekali :)
Manfaatnya dengan menjadi panitia volunteer : sedikit banyak kamu bisa belajar tentang event management / music festival dan bertemu teman-teman baru bermusik disini :-)


Semoga persiapan berjalan lancar dan kiranya dapat terwujud. Mohon doanya ya teman-teman :) Dukung terus musisi independent! :) 

Spread the love, share the positivity!


Salam,
Penny

(*) For more info (about 'oase hati'), please contact : indiexist(at)gmail(dot)com



Artikel terkait :


Berbagi Mimpi dan Kisah Kasih di OASE HATI 

OASE HATI : Kolaborasi Mini Album #BountifulEyes dan #Rahasia @StreightStudio

Jurnal #1 : OASE HATI 




karya lagu

#Demi Satu Cinta Indonesia : Nyanyian Bagi Negeri

21.58






#DemiSatuCintaIndonesia :
Nyanyian Persembahan Bagi Negeri


#DemiSatuCintaIndonesia
(DSCI) adalah persembahan bagi negeri, yang menyuarakan pesan positif lewat musik dan lagu. Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia #RI70 di tanggal 17 Agustus, kami merilis #DemiSatuCintaIndonesia untuk dibagikan dan diteruskan kepada seluruh saudara sebangsa setanah air Dari Sabang Sampai Merauke, sebagai pesan gelora penyemangat. 

Lagu #DemiSatuCintaIndonesia menuturkan bahwa ‘Saat ini adalah saatnya untuk kita bekerja, berkarya bagi negeri. Peluh lelah kita tak kan pernah sia-sia bila kita bekerja untuk satu cinta Indonesia. Sudah saatnya kita juga peduli, berbagi, buka hati dan melaju bersama’ tutur Penny Hutabarat, penulis dan composer lagu #DemiSatuCintaIndonesia.

Karya anak bangsa #DemiSatuCintaIndonesia juga didukung oleh Yerry Pattinasarany penggagas #GerakanStopCuek dari Ronny Pattinasarany Foundation, yang bergerak pada pencegahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Yerry mengatakan “Kesalahan yang kita dan banyak orang buat adalah kita hanya fokus misalnya ke Say No To Drugs dan lainnya. Tapi setelah anak-anak muda yang menjadi korban memutuskan untuk berhenti, mereka bingung mau ngapain. Nah solusi yang kuat adalah ‘SAY YES…to music. SAY YES..to arts, sports, media dll. Karya lagu  adalah salah satu senjata pencegahan paling efektif untuk selamatkan generasi muda”.

Melalui kolaborasi bersama, kami mengajak semua menyuarakan pesan dan gerakan positif. Kami percaya, apa yang dikerjakan dari dalam hati suatu saat akan menyentuh hati banyak orang. Salam untuk Negeri!

*****

Lagu #DemiSatuCintaIndonesia dapat didengarkan di : 
https://www.youtube.com/watch?v=E24LAc3t4Ac

Kolaborasi anak negeri : Penny Hutabarat (songwriter), Dhany A. Nugraha & Ronald Wilson (music arranger), Rezka Aufar (bassist), Dinda Septryani, Moria Oktalisa, Rama Dwiyana Putera, Penny Hutabarat (vocals), Adria Sarvianto (sound engineer), Indah Permatasari, Shylla Estee Pramadhani (videographer & editor).




gerakan stop cuek

Kolaborasi lagu #DemiSatuCintaIndonesia dan #GerakanStopCuek. Nantikan!

19.14
Di posting sebelumnya, saya berbagi cerita tentang lagu #DemiSatuCintaIndonesia (DSCI). Lagu ini bertema semangat pemuda. Berisi pesan ajakan untuk peduli, membuka hati dan berbagi dengan mereka yang 'terlupakan'....dengan mereka yang 'terpuruk'.

Siapa yang 'terlupakan'? Mereka yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba, sex trafficking, kecanduan game online dst. Karna sampai saat ini, masalah itu masih mengancam generasi kita.


Menurut Yerry Pattinasarany dari RPF (Ronny Pattinasarany Foundation), yang fokus bergerak pada hal tsb di atas, makin banyak pemuda Indonesia yang menjadi korban akan penyalahgunaan dan kecanduan tsb. Jangan biarkan generasi kita terpuruk karena 'diselimuti' oleh bahaya narkoba.



Kita harus bangkit, peduli dan mendukung gerakan-gerakan positif. Sudah saatnya kita berkontribusi, memberi yang terbaik....sebaik yang kita mampu ~PH



Sebagaimana #GerakanStopCuek yang digagas oleh Yerry dan Benny, dari Pattinasarany Foundation. Kita semua, terutama pemuda/ generasi penerus di Indonesia harus bersatu melaju untuk mewujudkan kepedulian kita terhadap bahaya narkoba. 

Kami, yakni saya dan teman-teman, juga tak ingin berdiam diri ketika melihat rekan-rekan kami bergerak untuk menyuarakan #gerakanstopcuek ke berbagai tempat di Indonesia. 

Kami juga tak ingin hanya menjadi penonton dan komentator dari kondisi bahaya narkoba di negeri ini. 
Kami mendukung Aksi Nyata dari #gerakanstopcuek.

Bukan dari besar kecilnya kontribusi, tapi dari ketulusan yang mengiringinya. 



Kami mencoba memulai, membagikan semangat #gerakanstopcuek lewat musik dan lagu.

Trimakasih untuk teman-teman yang tanpa ragu dan tanpa basa-basi mengatakan "Ya" untuk bersama-sama menggunakan talenta-nya di #DSCI song for #GerakanStopCuek :

#DSCI Team
-Songwriter : Penny Hutabarat
- Music Composer: Dhany Nugraha, Ronald Wilson
- Bassist: Rezka Aufar Leonandya
-Vocal: Moria Oktalisa, Dinda Septryani, Rama Dwiyana Putera, Penny Hutabarat.
-Videografer: Indah P., Shylla 
-Sound Engineer : Adria Sarvianto


====

Lagu #DSCI #DemiSatuCintaIndonesia untuk #GerakanStopCuek akan kami persembahkan menjelang #RI70 di beberapa hari mendatang. Nantikan!


Source : setneg.go.id

















Salam.
10 Agustus 2015





bountiful eyes

Hand-Lettered Song Lyrics : Penantian Terindah

19.25


Pernah mendengar istilah hand-lettering kan ya teman-teman? Lettering adalah seni menulis/ menggambar huruf (the art of drawing letters). Untuk pertama kalinya saya mengenal seni hand-lettering, yaitu dari postingan gambar-gambar mas Jamal Aziz di instagram. Berbagai cuplikan karyanya ada disini dan kamu pasti berdecak kagum melihatnya :). 


Nah, balik ke topik 'Hand-lettered Song lyrics : Penantian Terindah'. Sejak lagu Penantian Terindah ini dirilis dalam album Bountiful Eyes, banyak teman-teman yang mendorong saya untuk segera membuat Video lagu ini. Beberapa diantara teman-teman juga menawarkan bantuan untuk membuatkan videonya. Dan saya berterimakasih sekali. 


Namun karena saya sudah jatuh hati dengan seni hand-lettering ini, jadilah video Penantian Terindah mengangkat unsur-unsur lettering dalam penyajiannya. Tapi tidak menutup kemungkinan, suatu hari nanti...lagu Penantian Terindah juga bisa dibuatkan music video-nya dengan sentuhan dan nuansa yang berbeda :) 

Saat memulai project Video Lyrics - Penantian Terindah, saya mulai mencari talenta yang bisa membuat doodle/ hand-lettering. Lalu saya brainstorm dan ngobrol-ngobrol dengan videografer, yakni teman saya Derry Novadatu & Caraka Paramanandha...untuk kami bisa memvisualisasikan lagu ini dengan sederhana dan menarik lewat video lyrics. 



Saya pun bertemu dengan Shylla Estee Pramadhani, seorang mahasiswa yang punya talenta dalam hand-lettering. Saya diskusi dengan Shylla dan luar biasanya....dia bisa menterjemahkan ide yang kami bicarakan tsb dengan baik. Bahkan ia mengerjakan tulisan-tulisan lirik saya ke dalam hand-lettering..hanya dalam waktu 1 malam. 



Di suatu Sabtu pada April 2015, kami siap merekam video lyric kreatif untuk Penantian Terindah. Trimakasih pada Cafe Korea - Crystal of Knowledge, yang sudah bersedia meminjamkan tempatnya untuk kami melakukan proses perekaman video :). Dan yang sudah mengizinkan kami untuk eksplore cafe unik ini sebagai lokasi pengambilan gambar. Sementara saya, Derry dan Caraka merekam gambar....Shylla melanjutkan beberapa karya hand-lettering nya untuk lirik Penantian Terindah. 





Ada satu bagian pada Bridge lagu, yang saya suka sekali dengan ukiran tulisan Shylla di buku harian saya. Untuk merangkai tulisan ini, butuh waktu berjam-jam...wow. Dan saya berterimakasih karena lirik lagu saya menjadi indah dengan sentuhan tangan penuh talenta : 
























Trimakasih juga untuk videografer, Caraka Paramanandha dan Derry Novadatu, yang membantu saya mewujudkan ini :

https://youtu.be/pVCzv6BCkNI


Tanpa kolaborasi dengan teman-teman, ide kreatif belum tentu jadi nyata ya hehee.

Every collaboration helps you grow! :)

Alone we can do so little; together we can do so much. —Helen Keller

creative work

#PassionTalk Episode 2

01.53
Passion Talk kembali diadakan, 28 Mei 2015. Di episode 2 ini, kami masih menghadirkan Facilitator dari alumni Universitas Indonesia. Mereka adalah Riomanadona (fotografer dan musisi) dan Mariana (Social media specialist). Keduanya memiliki passion yang menarik untuk kami bahas dan bagikan.  Apalagi profesi sehari-hari mereka sejalan dengan passion yang dimiliki. 



#MusicNPhotography

Riomanadona atau yang biasa disapa Rio, berbagi tentang passion nya di bidang musik dan fotografi. Baginya, passion adalah sesuatu yang datangnya dari hati...membuat tersenyum, baik diri kita sendiri maupun orang lain yang menikmati karya kita. "Do what you love, and Love what you do" adalah moto yang terus dipegangnya. Menurut rio, menjalani passion....berarti kita juga mencintai apa yang kita kerjakan dan rela berkorban untuk itu. 

Kenapa musik? dan kenapa foto? Pertanyaan sederhana, namun sungguh bermakna. Musik adalah sesuatu yang sudah cukup lama digelutinya. Ia menekuni ini karena baginya musik merupakan salah satu yang membangun mood dalam hari-harinya. Begitupula foto....merekam sejuta moment yang suatu hari dapat dikenang dan dibanggakannya. 

"Ketika orang melihat sebuah karya dokumentasi, ia akan kagum dan tersenyum. Mungkin bukan sekarang,  tapi gakpapa kalau bukan sekarang...tunggu 10 tahun lagi atau bahkan 20 tahun lagi...orang itu akan berdecak kagum melihat karya foto yang kita dokumentasikan. Mungkin sekarang gak kagum, tapi tunggu puluhan tahun lagi...." ujar Rio. 

Karena foto merekam dan menyingkap moment yang priceless...berharga. 'Setiap yang terekam, tak pernah mati' ~ the upstairs.
 Ada indera yang selalu kita latih. Telinga yang terlatih untuk mendengar musik yang bagus dan berkualitas. Mata yang terlatih untuk melihat sudut-sudut yang unik dari sebuah objek.

Rio juga berbagi tentang 'Maintain your Passion'! Bila tidak di-maintain, kita akan mudah cepat puas, karya begitu-begitu saja dan tidak berkembang. Jangan pernah berhenti belajar. Tak harus di ruang kelas, tapi juga belajar dari orang-orang di sekeliling kita dan dari senior di bidang yang kita tekuni. 

Lalu bagaimana dengan kritikan yang selalu datang?  "Menerima kritikan terkadang rasanya seperti orang digampar..dihajar. Namun siap lah selalu menerima kritikan. Terima dengan senyuman dan lapang dada. Bila menjalani passion tanpa ada yang meng-kritik, perjalanan kita akan terasa membosankan dan kurang tantangan. Dalam setiap apa yang kamu lakuin, put some souls" papar Rio.  Ketika kita memberikan 'nyawa' pada setiap apa yang kita kerjakan, akan ada stopping power dari karya itu...yang membuat orang lain akan berkata 'ya..ini karya yang luar biasa' atau bergumam 'wow'.  

"Kalau bosan, pasti itu BUKAN passion! Itu hanya hobbi yang numpang lewat" 
-Riomanadona

Slide presentasi #MusicNPhotography

#SocialMedia

Sessi berikutnya dalam #PassionTalk Episode 2 menghadirkan Mariana Sumanti. Ia bekerja sebagai Social Media Specialist di institusi pendidikan. Mengawali sharing nya, ia mengungkapkan bahwa Passion juga bisa berasal dari 'Bukan Minat'. Seperti yang dialaminya : Di awal-awal pekerjaan mengurus social media, aktivitas yang ia rasakan hanya seperti rutinitas yang menjemukan, dimulai dari 8 to 5 dan menjalankannya tanpa energi.

Dari apa yang dijalaninya, perlahan ia semakin tertarik...ketika mulai mempelajari seluk-beluk SocialMedia, dan bertemu dengan orang-orang baru lewat pekerjaannya. Semakin lama, apa yang digelutinya sehari-hari....membuatnya jatuh cinta dan membangkitkan energi positif untuk kian memahami digital marketing. Ini pun menjadi passion yang konsisten dikerjakannya saat ini. 

Mariana terlibat penuh dalam creating content, engagement dan monitoring dari aktivitas SocialMedia. Menurutnya, interaksi di social media tidak semudah hanya posting-posting tetapi juga bagaimana kita mengenali perilaku dari pembaca/ follower, melakukan analisis yang komprehensif, menyajikan data yang menarik dan informatif, membangun engagement dengan target audience, dan yang paling penting membangun trust juga menjaga kredibilitas dari institusi yang diwakilinya lewat social media. 

Bagi Mariana, pembahasan tentang social media...terkadang cenderung pada aplikasinya. Padahal ada satu hal penting yang tak bisa dilupakan, yaitu human behinds the technology. Orang-orang yang bekerja di belakang layar social media ini, dituntut punya kualifikasi dan pengalaman tertentu seperti :
  •  Addict berkomunikasi : Pekerjaan sebagai social media specialist harus available pada hari libur, that's why harus dinikmati dan Do with Love. Tantangan lainnya adalah harus sabar dan siap menerima kritik karena di social media...kritik dan komentar pedas bisa datang kapanpun.
  • Kuat dalam melakukan riset : mengindentifikasi threat, memiliki kemampuan analisis dan membuat report (daily/ weekly/ monthly)
  • Kreatif. Memiliki kemampuan mengembangkan konten dan mau terus belajar strategi dalam marketing. 



Social media specialist is not a job, but it's a life :)
-Mariana


Slide presentasi #SocialMedia




Harapan kami ke depan, akan semakin banyak teman-teman yang rindu untuk berbagi pengalaman dan passion nya. Dengan misi untuk membangun semangat-semangat positif generasi muda untuk berkarya. Yukk...kita terus berbagi dan tetap berkarya!

Salam #PassionTalk :)  
Kamu bisa follow update dari #PassionTalk di Twitter : @PassionTalk_ID

creative work

#PassionTalk Episode 1

02.14


Berawal dari bincang-bincang dengan seorang teman, Derry Novadatu,  di kantin kampus pada Maret 2015 lalu. Kami diskusi tentang hal yang kami sukai yaitu yang berhubungan dengan Passion. Perbincangan tentang Passion memang selalu menarik dan seolah tak ada habisnya ya :). Kami pun kemudian terbersit ide untuk create suatu program yang berbentuk mini seminar series. Lahirlah ide sederhana untuk menyelenggarakan program ini yang kami namakan #PassionTalk. 

Tujuan diadakannya #PassionTalk adalah untuk berbagi tentang pengalaman, dan pembelajaran yang didapatkan dari aktivitas yang berhubungan dengan passion. Program ini menjadi wadah untuk talk, sharing dan learning tentang pekerjaan/ akvitas yang melibatkan passion. Misi kami dengan #PassionTalk adalah membangun semangat positif untuk mengerjakan dan mewujudkan karya yang berhubungan dengan passion yang dimiliki. 

Kamis, 30 April 2015, kami pun memulai Episode Pertama #PassionTalk. Terimakasih pada Cafe Korea Perpus UI yang telah mendukung kami dengan menyediakan tempat untuk mini seminar series ini dapat berlangsung. Fasilitator di Episode Pertama  adalah kawan saya, Adi Nugraha dan saya sendiri, Penny . Host kami, Derry Novadatu, membuka sessi seminar dan memperkenalkan edisi perdana #PassionTalk pada teman-teman. Di luar ekspektasi kami, jumlah audience yang hadir di mini seminar perdana ini sekitar 15 – 20 orang. Mereka  cukup antusias terlibat dalam sharing session #PassionTalk ini. 

Terimakasih pada teman-teman yang sudah hadir di #PassionTalk episode 1

#TravelNBLog

Fasilitator pertama, Adi Nugraha berbagi tentang topik #TravelNBlog. Sesuai passion nya, Adi memiliki kecintaan jalan-jalan (travelling) dan menuliskan kisah perjalanannya lewat blog. Ia telah memulai passion nya ini sejak 5 tahun lalu dan hingga saat ini aktif terlibat dalam komunitas blogger, mendapatkan undangan dari beberapa pemerintah daerah untuk kunjungan dan mengenal suatu wilayah di Indonesia dengan lebih dekat. 

Adi yang membawakan presentasi dengan renyah dan penuh humor, mengundang senyum dan tawa teman-teman yang hadir. Ada dua messages yang saya ingat betul dari sharing Adi tentang Blog :

  • “Perjalanan adalah sebuah tanda koma”. Setuju, perjalanan belum berakhir, banyak hal yang perlu kita semua jelajahi, kenali  dan syukuri.
  • Mengapa kita perlu menuliskan perjalanan kita? Seorang teman berkisah bahwa ia menuliskan perjalanannya di blog agar juga bisa menjadi catatan/ dokumentasi personal nya bagi keluarga, kerabat dan teman-teman. Selain tentunya sebagai passion nya dalam menulis. Mengapa? Saat tumbuh besar, seorang kawan tersebut tak sempat mengenal perjalanan ayahnya karena perjalanan itu tak pernah dituliskan. Tapi ia ingin, suatu hari kelak menjadi ayah, anaknya bisa membaca perjalanan ayahnya lewat catatan-catatan tersebut.
Mendengar sharing tersebut, saya melihat teman-teman yang hadir mengangguk dan    tersenyum. Lalu Adi mengajak teman-teman, “Jadi mulai besok, tuliskan perjalananmu ya”.
Selengkapnya tentang sharing dari Adi, dapat kamu simak di sini.



"Sebuah pekerjaan dan karya akan sangat baik hasilnya apabila dikerjakan oleh seseorang yang memiliki passion dalam bidang itu". 
-Adi Ndut

#MusicNWriting


Selanjutnya Host, Derry Novadatu, memberikan kesempatan  untuk saya berbagi sebagai fasilitator kedua. Topik yang saya bagikan, saya beri judul “#StartNow #MakeItHappen”. Sharing ini salah satunya juga berbagi tentang Passion Project yang saya kerjakan 2 tahun terakhir, yang berhubungan dengan #MusicNWriting. Selain itu, saya juga berbagi kepada teman-teman mengapa kita perlu 'Memulai' dan 'Mewujudkan' passion serta impian kita. Dan apa yang dapat kita kembangkan dan bagikan pada orang lain sebagai kontribusi dari passion kita tersebut. Hehee..mungkin karena ini materinya dari saya, jadi teman-teman lebih enak membacanya langsung di link berikut ya.



"Whatever your dream is, Make it Happen"
-Penny Hutabarat





Q&A

Usai sessi sharing, ternyata cukup banyak pertanyaan yang terlontar dari teman-teman. Pertanyaan seputar passion yang begitu penuh semangat...berhasil membuat kami para fasilitator juga antusias sekaligus kesulitan menjawab beberapa pertanyaan hehehe. 

Saya coba bagikan dalam tulisan ini, 2 (dua) dari sekian pertanyaan hebat dari teman-teman yang hadir:
  1. Bagaimana menemukan passion itu sendiri? 
  2. Seorang audience menanyakan : saya punya ide untuk membuat project yang berhubungan dengan passion saya, tapi dalam prosesnya saya melihat bahwa sudah ada orang yang membuat itu lalu saya putus asa. Bagaimana bila ide kita dicuri orang?
Hehee..pertanyaannya menarik ya. Sebenarnya masih ada pertanyaan menarik dan seru lainnya, tapi akan kami bagikan nanti dalam tayangan video yang akan digarap oleh Derry Novadatu. 

Ok, menemukan passion bagaimanakah?  Adi dan saya mengutarakan bahwa passion dapat berawal dari hobi, sesuatu kegiatan yang kita sukai. Passion bisa lahir dari kombinasi skill yang kita miliki, hobi dan kecintaan kita akan suatu aktivitas. Kamu bisa lihat juga pada slide 5 di link ini dan slide 3 pada link ini.

Passion bukan sesuatu yang sesekali dilakukan. Tetapi sesuatu yang secara konsisten dikerjakan. Passion juga bisa berarti hobi yang ditindaklanjuti atau yang membawa pada productive results. Tak hanya dari diri sendiri, passion seseorang dapat dikenali dari teman-teman dan orang di sekitar kita. Tanyakan pada teman-temanmu, apa yang menurut mereka potensi terbaik dari diri kamu yang pernah kamu lakukan. Itu dapat menjadi salah satu indikasi bahwa kamu punya potensi dan skill di bidang tersebut. 

Bagaimana bila ide kita dicuri orang? Kembali ke tujuan kamu mewujudkan passion project mu. Jika tujuannya untuk berbagi, kamu tak perlu khawatir bila ide tersebut sudah ada sebelumnya atau diduplikasi orang. Jika kita terus berfokus pada mencari ide karena ide kita sebelumnya dicuri orang, kita tidak pernah sampai kemanapun...hanya menghabiskan waktu membangun ide dan bukan mewujudkannya.
Lalu saya menambahkan ada suatu buku yang pernah saya baca (kalau tidak salah buku Seth Godin), bahwa biarkan ide kita dicuri karena itu berarti kita berhasil menginspirasi orang lain sehingga orang tersebut merasa ide kita cukup luar biasa menarik untuk diambilnya. 

Bila kita memiliki ide yang sama, kita dapat mengemas dengan cara yang berbeda atau memasarkan dan mendistribusikan  dengan cara yang berbeda. Karena pada dasarnya tidak ada yang benar-benar baru di dunia ini. Kita berbagi dan saling belajar dari apa yang telah ada sebelumnya. 

Ini adalah sepenggal sharing kami dalam Episode Pertama #PassionTalk. Selengkapnya teman-teman dapat menyaksikannya di video #PassionTalk yang akan di publish beberapa waktu ke depan. Slide presentasi kami dapat dilihat pada slideshare berikut : 
http://bit.ly/1InsQB0  #TravelNBlog
http://bit.ly/1FTdu6M  #StartNow #MakeItHappen (Passion Project) 

Harapan kami ke depan, akan semakin banyak teman-teman yang rindu untuk berbagi pengalaman dan passion nya. Dengan misi untuk membangun semangat-semangat positif generasi muda untuk berkarya. Yukk...kita terus berbagi dan tetap berkarya!

Salam #PassionTalk :)  

Kamu bisa follow update dari #PassionTalk di Twitter @PassionTalk_ID
Older
Stories

Singer-Songwriter


Indonesian singer-songwriter, Public relations, Musicpreneur.
Debut Album "Bountiful Eyes" (Itunes, Spotify, Physical CD).
-- pennyhutabarat.official@gmail.com
http://pennyhutabarat.com
--


Blog ini berbagi tentang music, life & muses, work, travel dan books.
"Whatever your Dream is, Make It Happen!"

Top Article

Waktu = Nilai Hidup, Kesempatan dan Catatan Perjalanan

W aktu adalah tentang nilai hidup.  Tentu kita mengetahui betapa pentingnya waktu, namun seringkali kita mengabaikan dan melupakannya. Ada...

Blog Archive

  • ▼  2021 (4)
    • ▼  Oktober (1)
      • The Go Giver
    • ►  April (3)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (8)
    • ►  Desember (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (40)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2015 (37)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (22)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (27)
    • ►  Desember (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (8)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2011 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2010 (10)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2009 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (7)

trazy

trazy.com

Labels

  • Vocademia UI
  • bountiful eyes
  • buku
  • dreams
  • festival menyanyi
  • focus
  • impian
  • independent musician
  • kolaborasi
  • make it happen
  • menulis
  • mini album
  • musik
  • passion
  • perjalanan
  • seoul
  • simplicity

Instagram

Template Created By : ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top