• Home
  • Music
  • Work & Values
  • MarComm & Branding
  • Travel
  • Books

Blog Penny Hutabarat

event

Taman Tunas Bangsa - FISIP UI

02.23

Senin, 29 Januari 2018, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI meresmikan sebuah taman yang identik dengan lingkungan kampus FISIP UI di Depok. Taman yang sejak dahulu sudah menjadi tempat berkumpul mahasiswa untuk saling berdiskusi dan belajar kelompok, kini menjadi semakin apik tertata rapi dan terasa semakin luas. Taman ini dinamakan Taman Tunas Bangsa. Nama yang indah, yang merepresentasikan bahwa area ini tidak sekedar taman untuk duduk-duduk, tetapi juga taman dimana gagasan-gagasan dan ide positif yang membangun juga lahir dari Taman Tunas Bangsa ini. Area dimana mahasiswa FISIP yang terdiri dari sejumlah jurusan/ program studi ini dapat saling berkumpul, bersosialisasi, berbagi ide gagasan dan pengetahuan tanpa sekat-sekat. 

Senang sekali saya berkesempatan melihat langsung Taman Tunas Bangsa yang diresmikan oleh Dekan FISIP UI, Dr. Arie Soesilo dan Founder/ Preseident-Commissioner Tunas Group, Bpk. Anton Setiawan. Acara peresmian juga dihadiri tamu undangan dari pihak industri/ perusahaan dan akademisi. Saya dan teman-teman #venitaandfriends, berkesempatan untuk melantunkan lagu-lagu dalam acara ini. Sementara saya sambil bernostalgia membayangkan masa-masa kuliah dulu, dimana saya dan teman-teman sering menghabiskan banyak waktu kerja kelompok dan berdiskusi di taman itu. Yang kini dinamakan Taman Tunas Bangsa :)

Selamat FISIP UI, semoga Taman Tunas Bangsa menjadi a peaceful sanctuary di kampus UI tercinta, tempat dimana "tunas-tunas bangsa" bisa relax, enjoy and learn. 

Dekan Fisip UI, Dr. Arie Soesilo bersama Tim Musik #VenitaAndFriends
(PennyHutabarat, Yugo Isal, Aditya Sdihi, Christo Ardyan) & Riomanadona



Tim Musik di Peresmian Taman Tunas Bangsa, 29 Januari 2018
(Yugo Isal, Penny Hutabarat, Aditya Sidhi, Christo Ardyan)





Dekan Fisip UI, Dr. Arie Soesilo - Cosmas Batubara - Rektor UI, Prof. Anis - Founder Tunas Group, Anton Setiawan














*) credit photo  :Riomanadona
Music

Indie Music Showcase

06.04
Sabtu, 16 Desember 2017, @TalentMusicID bekerjasama dengan @Indiexist menyelenggarakan live music showcase perdananya di @talentcakeshopmenteng. 




Di episode pertama ini, kami menghadirkan Rull Darwis (singer-songwriter, indie-folk musician) sebagai special performer. Beliau sering disapa Om rull, ia membawakan karya lagu original dari album pertama dan juga lagu-lagu baru yang akan dirilisnya di album kedua. 


@RullDarwis
Selain itu, episode ini menghadirkan opening performer, Aditya Sidhi (ex-Senar Senja), yang membuka penampilan om Rull dengan ciamikk. Aditya Sidhi membawakan beberapa lagu yang familiar di telinga audience. Meskipun hari itu hujan deras merata di seluruh Jakarta, ternyata tidak menyurutkan teman-teman untuk hadir di indie music showcase ini :). Suasana terasa akrab & intimate antara audience dengan performer. Kehadiran MC, Celine, dan Aditya Sidhi juga begitu mencairkan suasana dengan guyonan mereka yang mengundang tawa audience. 
@AdityaSidhi
Rull Darwis juga berbagi tentang tour music yang dijalaninya di tahun 2017, bagaimana lika-liku seorang musisi indie dalam mewujudkan karyanya dan men-deliver karyanya itu ke telinga pendengar...baik lewat distribusi lagunya, gigs dan tour yang dijalaninya. Lagu-lagu om rull juga easy-listening, mengajak pendengar untuk ikut bernyanyi. Lirik lagu-lagunya bertema tentang teman, keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Karya lagunya seperti #LeanOnMe, terinspirasi dari rasa terimakasihnya kepada teman-teman di berbagai daerah yang membantunya tanpa pamrih saat tour keliling kota. Lalu lagu barunya #BeautifulGift, bercerita tentang anak perempuannya. Lagu #FatherSong yang ia buatkan untuk anak laki-lakinya. Dan yang tidak kalah menyentuh, lagunya berjudul #Sheilla yang bercerita tentang istrinya. 

@RullDarwis




Kita sebagai pendengar musik harus semakin mengapresiasi karya-karya dari musisi indie. Mengapa? di televisi kita seringkali mendengar lagu-lagu yang terkadang dibuat dengan motif untuk komersialisasi saja, tercermin dari lirik yang kurang edukatif dst. Sedangkan di sisi lain, banyak pekerja seni seperti musisi indie yang justru menghasilkan karya yang jujur dari hati, dengan lirik yang positif dan edukatif, namun tak ter-ekspose oleh media karena komersial bukanlah tujuan utamanya. Musisi-musisi indie memiliki ruang dalam benak pendengarnya karena berkarya bukan untuk popularitas semata, tetapi ekspresi diri lewat lirik dan melodi.  

#Indiexist dan #TalentMusicID berupaya memberikan ruang dan wadah untuk musisi indie berbagi karyanya. Yukk...kamu yang memiliki karya lagu original, follow IG @indiexist dan @talentmusicid atau email ke indiexist(at)gmail(dot)com. Ini akan menjadi komunitas untuk para musisi indie berbagi pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat untuk memulai dan membangun perjalan musiknya. 

Fakta yang berbeda dan menarik dari Indie Music Showcase ini adalah : 
#Akustik ruangan > ruangan di @talentcakeshopmenteng dominan terbuat dari kayu. Tanpa sound system pun, suara vocal dan musik mu dapat terdengar dengan jelas dan lebih natural. Talentcakeshopmenteng menyediakan perlengkapan musik seperti piano, gitar,  bass, cajon...intinya yang berbau akustik/ unplugged.  Ngopi sambil nge-cake, dan bermusik bersama. 

#Akrab dan intimate > karena ruangan yang minimalis dan suasana yang akrab, teman-teman musisi indie yang tampil dapat terasa dekat dengan audience begitupula sebaliknya. Sehingga audience dan performer tidak merasa canggung untuk bertegur sapa dan saling ngobrol sebelum ataupun setelah mini showcase berlangsung. 


Last but not least, terimakasih untuk semua teman-teman yang sudah hadir di Episode #1. Terimakasih juga pada indie-folk musician yang kami kagumi, om Rull Darwis. Sukses selalu dan tetap berkarya!

Kawan, nantikan Episode #2 tahun 2018 mendatang :). 







cover music

Make You Feel My Love (cover)

23.14


Ini sekedar jamming santai :) Penny Hutabarat featuring Aditya Sidhi (Senar Senja) & Andrew Langelo.

Yuk kalau kamu ada request lagu tertentu untuk kami cover , kabari ya :)

venue : @talentcakeshopmenteng
recorded with : sony xperia z5
jamming

Kolaborasi

22.59



Dalam kesempatan bernyanyi pada Orasi Ilmiah, Dies Natalis 9 tahun Vokasi UI berkarya,  saya melantunkan persembahan lagu bersama Aditya Sidhi (gitaris dan penulis lagu pada grup music Senar Senja). Kami membawakan lagu “What A Wonderful World” dan “You Make My World So Colourful”. Lagu ini menjadi sajian penutup dalam rangkaian event Dies Natalis tersebut.
gitar : Aditya Sidhi (Senar Senja), piano : Ridho (vokasiUI)



Lagu “What a Wonderful World” (Louis Armstrong) merupakan lagu yang sederhana tapi sarat makna. Lagu ini bercerita bagaimana kita bersyukur dan menikmati anugerah Tuhan melalui apa yang kita lihat, sentuh dan rasakan setiap hari. Bagaimana langit biru di pagi hari dan temaram di malam hari, pohon yang hijau rimbun dan bunga-bunga yang merekah, senyuman di wajah orang-orang di sekeliling kita menjadi sesuatu yang bukan sekedar hal biasa tapi hal yang patut kita syukuri dan kagumi sebagai karya Tuhan.
this song is about consciously noticing the goodness in the world and appreciating it ~
Lagu "You Make My World So Colourful", menurut saya lagu yang indah....mengekspresikan kelembutan dan rasa syukur. Tentu orang terkasih di sekeliling kita menjadi bagian yang melengkapi warna-warni dan naik turun hari -hari kita.


ini video cuplikannya, mhn dimaklumi untuk  output sound system yang kurang optimal :)
Enjoy it!



credit video : mr. Rahmat Rawyani





a tribute to father

Rilis Lagu #PadamuAyah

03.13

PadamuAyah, single lagu yang dirilis oleh Penny Hutabarat pada 12 November 2016. Bertepatan dengan Hari Ayah Nasional, yang diperingati setiap 12 November. Lagu ini menjadi sebuah pengingat akan keteladanan dan pengorbanan seorang Ayah untuk keluarga.

Bercerita tentang kerinduan terhadap Ayah. Penny menuliskan lagu merdu sederhana ini pada November 2015 di 1 tahun kepergian ayahandanya.  Dan merilisnya pada hari ini di November 2016.

Sepenggal lirik dalam lagu ini menuturkan "Dalam setiap jalanku,  dalam setiap karyaku, kutuliskan namam
u disana. Bukan sekedar kata, untaian sebuah nada. Ini rinduku padamu Ayah" tutur Penny Hutabarat, lewat lagu rindunya #PadamuAyah

---
Singer/Songwriter: Penny Hutabarat
Guitarist: Gihon LohandaSound Engineer: mr.Kin Wie

Video : Adhika Dhaneswara

---



Selamat mendengarkan. Selamat Hari Ayah, 12 November :)
A tribute to every father.






album Bountiful Eyes

Berbagi Musik di Googoo Radio

01.54





~ Ooo..oo..oo..Go Make It Happen!! 

#GoMakeItHappen adalah salah satu lagu dari debut album Bountiful Eyes. 
Kamis, 16 Juni 2016, Penny Hutabarat & Friends melantunkan lagu ini di #AfternoonCrowd @GoogooRadio dan berbagi cerita tentang perjalanan bermusik + debut album. 






Moment yang seru dan menyenangkan berbagi dengan crowdtuners di Googoo FM. Trimakasih untuk crowdtuners yang sudah mendengarkan siaran edisi Penny Hutabarat kemarin ya :). 


Pertama datang ke markas-nya Googoo Radio di Think.Web (Kebayoran), aura nya menyenangkan..disambut oleh kakak-kakak yg baik :) Pugar Restu Julian & Akbarry Noor.




Saya ditemani oleh Roi Josen, Freddy Jhon, Coca, & Nukie. 
Roi sang pianis,  mahasiswa seni di UNJ yang aktif jadi pengajar musik, kali ini dia menggantikan denting pianonya dengan pianica mungilnya, tapi tetap ciamikk lho mainnya :D.  Freddy si multi-instrument (saxophonist, drummer, keys) yang sehari-hari juga berkutik dengan Aeronautical Chart (VFR map) di kantornya di Halim.  Kali ini ia memainkan cajon. 
Coca yang rame dan gak pernah kehabisan cerita lucunya, tapi tetap memainkan gitarnya dengan manis. Kami menyebutnya guru musik dengan mega job. 
Nukie, bassist yang calm dan pengajar gitar klasik yang aktif di komunitas indonesia finger-style guitar club (IFGC). 

Roi Josen, Freddy Jhon, Coca & Nukie bergabung bersama saya di sekitar bulan Januari 2016. Mereka bergabung setelah album #BountifulEyes dirilis. Dan kami menemukan chemistry yang sama dalam bermusik. Jadi di luar kegiatan bermusik masing-masing, mereka menjadi bagian dari tim musik Penny Hutabarat. 
Aransemen alm. Alvin Lubis (Music Director di album #BountifulEyes) sangat meng-influence dan memberi karakter yang kuat bagi lagu-lagu saya. Dan kekuatan karakter itu tetap kami bawa dalam musik yang dimainkan oleh Penny Hutabarat & friends. 




Akbarry (Announcer @GoogooRadio) menggali banyak cerita tentang Penny Hutabarat & friends, juga tentang perjalanan album #BountifulEyes dan passion kami di musik. Tidak terasa obrolan kami di #AfternoonCrowd edisi 16 Juni kemarin berlangsung sekitar 2 jam, dengan diselingi 3 lagu di sessi live acoustic. Penny Hutabarat & friends melantunkan Go Make It Happen, Sampai Aku Pergi (2 lagu original dari album #Bountiful Eyes) dan cover lagu Like I'm Gonna Lose You. 


Thank you @GoogooRadio for having us. 
Sebuah pertanyaan terakhir yang menarik dari Akbarry di sessi interview kemarin : "Apa yang kamu bayangkan tentang dirimu di 10 tahun ke depan?"
well, pertanyaan yang tentu harus dijawab dengan penuh harapan :) semoga saya dan juga teman-teman dapat terus berkarya di musik, share & spread the positivity, dan menjadi berkat buat teman-teman lainnya. Dan yang terpenting  dikaruniakan kesehatan, sukacita dan semangat oleh Tuhan, dalam menjalaninya :)

*****

Crowdtuners, ini cuplikan akustik santai di Googoo Radio kemarin (song : Go make It Happen)
Untuk update lainnya, silahkan follow saya ya di Instagram, Twitter ataupun FB Page : @PennyHutabarat 

Trimakasih






Festival CGT

PennyHutabarat & Friends di Festival CGT 2016

23.54
Jumat, 21 Mei 2016, Penny Hutabarat & Friends berbagi musik di Festival CGT 2016. Festival ini diselenggarakan oleh BEM Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) di Kampus UI, Depok. 

Festival CGT (Computer Get Together) diisi oleh sejumlah performers, salah satunya Penny Hutabarat & Friends dan juga penampilan dari guest star : Vierra Tale. 





PennyHutabarat & Friends




#GoMakeItHappen yaitu salah satu lagu ciptaan Penny Hutabarat dari album Bountiful Eyes dilantunkan dalam festival ini. Acara yang menyenangkan dan audiences-nya juga seru :) .Yukk lihat cuplikan video-nya disini :) 




Trimakasih semua yang hadir di CGT 2016 sudah bernyanyi bersama Penny Hutabarat  & Friends!
Whatever your dream is, Make it Happen! 






acoustic session

Berbagi Musik di #RadioNetShow

00.26
Di minggu lalu, Penny Hutabarat & Friends berbagi karya lagunya di RadioNetShow (BinusTV). Program ini dilakukan live -on air dari Studio Binus TV di Palmerah, Jakarta. 

Saya bersama Roy (piano) & Coca (gitar)  ber-jamming santai dan happy...membawakan beberapa lagu original dari album #BountifulEyes #PennyHutabarat dan juga cover lagu Meghan Trainor. Lagu yang kami bawakan :  Sampai Aku Pergi, Go Make It Happen, Like I'm Gonna Lose You dan Penantian Terindah.

Program RadioNetShow ini juga berisi talk show dan obrolan ringan seputar karya dan aktivitas performer atau #GuestOfTheWeek di episode tsb. 

Teman-teman yang belum sempat melihat live nya, bisa melihat re-run video nya di : https://www.youtube.com/watch?v=2VWCpjeLxh4



Trimakasih #RadioNetShow (BinusTV) dan semua crew RadioNetShow :)
Yuk Dukung terus Karya Musik Indonesia!


books review

#ReviewBuku : 20 Things You Must Know About Music Online

03.31

Buku ini menggali tentang new music strategies untuk membantu small-medium music business dan para independent artis dalam menggunakan online teknologi.



Kita selalu mendengar bahwa music business has changed. Ini tidak sepenuhnya benar, pada faktanya adalah it`s changing ~ ini dua hal yang berbeda. Menghadapi perubahan tsb adalah salah satu tantangan terbesar bagi independent music business. Cara terbaik adalah dengan betul-betul memahami apa yang terjadi dan mempelajari perubahan yang muncul di sekeliling kita, sehingga kita dapat beradaptasi dan meresponnya dengan tepat.



Andrew Dubber, penulis buku ini, membagikan beberapa langkah dan catatan penting untuk dapat mengimplementasikan new music strategies. Tak perlu memaksakan diri menjadi computer-whiz, yang penting kita pahami basic principles-nya dan belajar melakukannya step by step.



Untuk membaca selengkapnya, kamu bisa download e-book nya yang tersedia di : http://newmusicstrategies.com/wp-content/uploads/2008/06/nms.pdf


Beberapa list dan point penting yang coba saya rangkum :

# Don`t Believe The HYPE
Hype adalah upaya mempromosikan atau mempubliikasikan (produk atau ide) secara intensif dan berlebihan. Don`t believe the hype! What sells a band/ singer is a Great Story! (Genuinely Great), Bila kita ingin membuat kemajuan dalam music business di suatu hari nanti, kita tidak bisa mengandalkan kisah sukses yang spektakuler dari Myspace (misalnya) dan kita juga tidak bisa terus khawatir atau takut dengan `lost sales` dari produk kita karena banyaknya free download saat ini.
Lebih baik kita melihat teknologi terkini sebagai tools untuk membantu kita beradaptasi dengan perubahan pada music industri. Dan tetap, jangan percaya Hype! Genuine Story jauh lebih baik dan long-lasting.


# Hear/Like/Buy

Musik adalah sesuatu yang unik ketika masuk ke dalam konsumsi media. Seperti buku dan film, umumnya konsumen akan membeli buku atau tiket nonton baru mengkonsumsinya. Meski sebenarnya konsumen belum tau betul apakah buku dan film itu menarik baginya. Tapi musik, bila dilihat dari music buying experience, sangat berbeda --> Cara paling tepat untuk mempromosikan musik adalah untuk membiarkan orang mendengarkannya lebih dulu. Bahkan kalau perlu berulang kali mendengarkannya. Setelah itu, bila kita sebagai musisi/ produsen cukup beruntung, barulah orang-orang yang mendengarkan musik tsb ingin tau lebih dekat, mencintai musik/ karya kita dan sooner or later mereka akan memiliki dan membeli karya musik atau album tsb.


Dua hal penting dalam music marketing yaitu bahwa music adalah tentang Familiarity dan Uniqueness.



Konsumsi musik, tidak hanya berkaitan dengan buying atau listening, Tetapi juga collecting, organising, dan making sense of the music in relation to a personal canon. So, let people hear your music repeatedly, grow to love your music, and make ur music become their collection.



# Opinion Leaders Rule

Promosi terbaik untuk karya musik kita adalah melalui trusted recommendation. Bayangkan juga metode yang dilakukan Amazon.com dengan model `people who bought this also bought that`.


# Customise

Kita tidak bisa mengikuti formula yang sama dengan musisi lainnya. Diferensiasikan dirimu dengan cara yang positive. Misalnya website seorang musisi >> tujuan website adalah untuk merefleksikan diri dan cara bagaimana kita ingin mengkomunikasikan karya tsb. Dan ini pasti berbeda untuk setiap orang, `think carefully`. itu sebabnya harus ada pembeda, tak bisa berjalan dengan formula yang sama.


# The Long Tail

Apa itu `The Long Tail`? ada 3 prinsip long tail :
- semakin banyak item/ product yang kamu sediakan, semakin orang-orang akan meng-eksplore `the non-hits`. (mereka akan bosan mencari yang hits dan mulai mencari yang non-hits misalnya karya-karya musisi independen yang unik & kreatif).
- semakin banyak item/ produk yang kamu sediakan, semakin banyak orang akan mengkonsumsi beragam atau berbagai jenis produk.
- semakin kita membuat suatu produk mudah untuk dicari dan didapatkan, semakin besar benefit yang akan didapatkan pada bisnis tsb.


Fakta penting tentang prinsip `The Long Tail` ini yaitu :

SUM Total dari economic value `Tail` (sesuatu yg non-hits) saat ini jauh semakin besar daripada SUM Total dari economic value `Head` (sesuatu yang hits).


# Web 2.0, Connect, Fewer Clicks, Accessibility

Web bukanlah brosur! tapi tempat dimana orang-orang bisa `gather and connect` dengan musisi/ artist dan sesama fans.
Bayangkan toko musik misalnya juga adalah cafe yang berfungsi sebagai centre of community (bersosialisasi, diskusi tentang musik, membeli produk musik dan mendengarkan musik)


Having a web is not a promotional strategy. If u`re going to have a website, u need to have a promotional strategy.

Promotional strategy harus dapat meng-generate traffic dan repeat business.


People connect with a story! The most important thing is to have a Story to Tell.



A single zip file is Better than 13 individual MP3. Fewer clicks!



Website harus mudah diakses (accessable).



# Cross-Promote, Distributed Indentity

Temukan bagaimana caranya agar online stuff dan offline stuff dapat terhubung (genuinely intersect). Semua yang dilakukan oleh music business dan musician (online dan offline) harus link-back ke Website.


Distribusikan identitas, strateginya melalui : email signature, blog comments, forum activity, social networking dan multiple sites.



# SEO, RSS Feed, Permission & Personalitation

SEO (Search Engine Optimation) sangat penting. Beberapa tips yaitu meta tags, header tags, link text, site map, content (keywords), updating content dan stick with your domain name.


RSS (Really simple syndication) dapat membantu untuk generate traffic, menemukan new audience, memposisikan web kita sebagai opinion leader dan membuat lebih attraktif. Beberapa rekomendasi untuk RSS : googlereader, del.icio.us, sage.



Permission & personalisation juga penting diperhatikan! Informasi yang kita kirimkan pada audience harus relevan, useful dan welcome. Lebih dari itu, personalise your content ; tidak hanya memikirkan tentang info yang akan disebarkan atau dibagikan pada audience tetapi juga pikirkan apa yang kira-kira sesuai dan ingin diketahui oleh audience tsb.

Dan yang terpenting, keep it simple! Don`t be long-winded! Umumnya orang-orang cenderung hanya scanning info yang kita kirimkan.


#Professionalism, Frequency is everything, Make it Viral

Website adalah tempat dimana kamu dapat me-manage perception dan memberikan impression. Myspace is NOT your web! and your Web is NOT a brochure!


Frekuensi yangrutin dan disiplin dalam mengelola konten web PENTING! Gunakan Content Management System (CMS), pre-plan things to talk about.



Make it Viral! Ini berarti menggunakan effective marketing : having a good story (video, audio atau text) ; USP (unique selling proposition) ; temukan strategi untuk membuat orang lain RETELL your story and RE-RETELL it!



#Forget product - sell relationship

Dalam music business and marketing, viral marketing tak akan efektif tanpa hubungan baik dengan audience. Tetap lakukan live performance, print publishing, broadcast dan synchronisation. Produk tak selalu segalanya, tuangkan perhatian juga pada hubungan dengan audience.


Last but not least : Conversation, Connectivity, Relationship.
acoustic

Penny Hutabarat - Go Make It Happen [live @ Sisterhood gigs]

06.00




29.04.2016 Sharing and Jamming di event SisterhoodGigs Indonesia. Penny Hutabarat membawakan lagu-lagu original dari karya albumnya yang bertajuk Bountiful Eyes.

Salah satu lagu yang dibawakan yaitu #GoMakeItHappen , bisa kamu saksikan videonya di link youtube di atas :).



Terimakasih untuk @Teretorial dan SisterhoodGigs Indonesia yang memberikan kesempatan pada Penny Hutabarat untuk berbagi karya lagunya di acoustic session ini.

Terimakasih juga untuk @riomanadona buat video dan supportnya.



Thanks to :

pianist - Roi Josen (IG : @roijosen)

guitarist - Coca

cajonist - Freddy Jhonny (IG : @fdy_jhon)

bassist - (IG : @noockienu)


 Selamat mendengarkan versi live lagunya ya! :)

 Oia, mulai hari ini 02.05.2016, lagu #GoMakeItHappen juga diputar serentak oleh radio-radio di  Indonesia. Smoga lagu ini bisa menyemangati teman-teman yang mendengarkan untuk mewujudkan  impiannya :))



---



Lagu #GoMakeItHappen adalah salah satu single dari Album saya yang 
bertajuk Bountiful Eyes. 


Versi digital bisa kamu dapatkan di iTunes, Spotify dan CDBaby.com. 
CD Fisik (Physical CD) bisa dipesan via http://pennyhutabarat.com/order-cd/
ataupun via email pennyhutabarat.official@gmail.com


*artikel terkait :
>>Acoustic Session @Sisterhood Gigs - April 2016

album Bountiful Eyes

Bountiful Eyes (Album) Penny Hutabarat on SPOTIFY

21.55

Yeayy! Spotify sekarang sudah bisa di-akses di Indonesia :) Spotify ini layanan streaming yang asyikk. Kita bisa dengerin lagu-lagu langsung dari web streaming nya, bisa unduh aplikasi Spotify di berbagai gadget (android, iOS, komputer desktop)




Karena Spotify sudah ada di Indonesia, teman-teman juga bisa dengarkan Album saya "Bountiful Eyes" di Spotify. Silahkan search 'bountiful eyes' atau 'penny hutabarat' dan akan langsung muncul...taddaaa! :)
Atau di link ini :  
https://open.spotify.com/album/3UjZmwDjCw34kjKGdFlSpq



Bila kamu senang mendengar lagu-lagu nya, share ke teman-teman lain ya...and spread the love! Support karya musik  Indonesia! Thank you :)




Untuk Pemesanan CD fisik Bountiful Eyes - Penny Hutabarat, bisa melalui : 

Line > pennyhutabarat

Email > pennyhutabarat.official@gmail.com 

Atau http://pennyhutabarat.com 

(*tersedia juga di iTunes)


independent musicians

February Blog Post : #IndieAlbum #MusikBagus

07.05
Halo friends! Bulan ini saya ingin berbagi tentang album indie karya Anak Indonesia yang akhir-akhir ini sering saya dengar. Boleh dibilang tulisan saya tentang #indiealbum #musikbagus ini adalah apresiasi saya buat teman-teman yang memilih jalur independent dan yang karyanya diharapkan bisa dinikmati oleh semakin banyak pendengar.

(Bila kamu ada rekomendasi tentang album musik lainnya yang bagus, asikk dan berkualitas....silahkan reply di comment pada blog ini atau contact saya via twitter / IG :-) )

Nah, ada tiga kategori nich yang akan saya bagikan : Composer, Duo dan Solo. Sangat menarik melihat bagaimana tiga kategori/ format ini menyajikan karya musiknya :). Masing-masing memiliki keunikan...baik dalam lagu & musiknya, liriknya, cara mengemas dan design albumnya, juga cara memasarkan karyanya.

Di sharing kali ini, saya menulis tentang keunikan dan keistimewaan mereka dalam lagu & musik, lirik ataupun cara mengemas karyanya. Untuk cara memasarkan karyanya, belum saya explore lebih jauh lewat tulisan ini. Mungkin di artikel mendatang. Hampir sebagian besar independent musician (non-label) menggunakan tools pemasaran yang kurang lebih sama. Yang berbeda adalah story dan cerita dibaliknya, taste, perjalanan dalam membuat karya, momentum dan strategi sesuai tujuan dan fokus masing-masing.

Beberapa #indiealbum #musikbagus yang akan saya bagikan kali ini adalah :
(Klik link pada judul album di bawah ini untuk membaca selengkapnya tentang masing-masing karya album)


 
*) Composer : 
    - Album Musik : Arsha and His Notes (klik  untuk menuju posting tentang album ini)
    - Album : Musik Al. Dialogue (klik untuk menuju posting tentang album ini)
Composer (Album) : Arsha and His Notes & Musik Al. Dialogue














*) Duo :
    - Album Musik Bersenjagurau (klik untuk menuju posting tentang album ini)
    - Album Musik Matajiwa (klik untuk menuju posting tentang album ini)
Duo (Album) : BersenjaGurau & Mata Jiwa


*) Solo :
    - Album Musik : Rahasia (klik untuk menuju posting tentang album ini)
    - Album Musik : Bountiful Eyes (klik untuk menuju posting tentang album ini)
















~Untuk teman-teman yang sudah mengenali album saya "Bountiful Eyes", hehe smoga berkenan untuk saya juga hadirkan disini ya.







Yuk, kita makin cintai musik-musik Indonesia dan dukung independent musician yang terus rindu berkarya :)



Related articles :
1. Album Musik : Arsha and His Notes
2. Album : Musik Al. Dialogue
3. Album Musik : BersenjaGurau
4. Album Musik : Mata Jiwa
5. Album Musik : Rahasia
6. Album Musik : Bountiful Eyes
Older
Stories

Singer-Songwriter


Indonesian singer-songwriter, Public relations, Musicpreneur.
Debut Album "Bountiful Eyes" (Itunes, Spotify, Physical CD).
-- pennyhutabarat.official@gmail.com
http://pennyhutabarat.com
--


Blog ini berbagi tentang music, life & muses, work, travel dan books.
"Whatever your Dream is, Make It Happen!"

Top Article

Waktu = Nilai Hidup, Kesempatan dan Catatan Perjalanan

W aktu adalah tentang nilai hidup.  Tentu kita mengetahui betapa pentingnya waktu, namun seringkali kita mengabaikan dan melupakannya. Ada...

Blog Archive

  • ▼  2021 (4)
    • ▼  Oktober (1)
      • The Go Giver
    • ►  April (3)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (8)
    • ►  Desember (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (40)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2015 (37)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (22)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (27)
    • ►  Desember (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (8)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2011 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2010 (10)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2009 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (7)

trazy

trazy.com

Labels

  • Vocademia UI
  • bountiful eyes
  • buku
  • dreams
  • festival menyanyi
  • focus
  • impian
  • independent musician
  • kolaborasi
  • make it happen
  • menulis
  • mini album
  • musik
  • passion
  • perjalanan
  • seoul
  • simplicity

Instagram

Template Created By : ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top