A Wonderful Vienna

23.08



Dalam rangkaian Misi Budaya ke Hungary, saya dan teman-teman Vocademia menyempatkan diri untuk pergi ke Vienna.

Wien atau yang biasa disebut Vienna adalah salah satu “Kota Musik” di Eropa. Mozart dan Beethoven meniti karier di Vienna dan beberapa nama musisi seperti Schubert, Johann Strauss I & Brahms lahir di kota ini. Ya, tentu saja saya dan tim Vocademia yang punya passion di musik tidak mau melewatkan kesempatan untuk meng-eksplore Vienna dimana arts, music &culture sangat kental sekali di kota ini. 


Kami menuju Vienna dengan OBB Rail Jet (high-speed train), kereta yang nyaman dan menyenangkan. Perjalanan dari Hungary ke Vienna kurang dari 3 jam dengan kereta ini. Bahkan kami dapat menikmati pemandangan hijau yang indah disepanjang perjalanan hingga tiba di Wien Westbahnhof (Vienna West Station). Stasiun Vienna cukup besar dan bagian dalamnya seperti Mall dimana orang bisa berbelanja dan makan di beberapa restaurant pilihan. 



Tempat pertama yang kami tuju >> at the heart of  Vienna yaitu Stephansplatz. Bentuknya open area, di sepanjang kanan dan kiri berjejer rapi toko-toko cinderamata hingga branded store dan restaurant/cafe. Arsitektur Vienna sedikit berbeda dengan Hungary, disini bentuk-bentuk arsitekturnya merefleksikan periode Gothik, Barok dan sebagian besar Modern. Jadi Vienna agak terlihat lebih modern dan cenderung arsitekturnya berwarna cerah (terang). 



Di Stephansplatz banyak sekali toko-toko souvenir yang menjual barang-barang unik bernuansa musik, beragam coklat dengan packaging bergambar Mozart, kalung/ perhiasan dari svarovski, benda pajangan seperti snow ball dan miniatur Vienna. Huaa..rasanya tidak cukup 1 hari berkeliling disini karena Stephansplatz ini cukup besar dan setiap kita berjalan belok ke sudut barat atau timur pasti akan menemui tempat-tempat yang tak terduga. Di salah satu sudut jalan area Stephansplatz, ada St. Stephen’s Cathedral yang megah dan besar tapi sayangnya saya tidak sempat kesana. 

 


Setelah Stephansplatz kami lanjut ke Schonbrunn Palace, kerajaan bekas kediaman Ratu Sisi. Ini adalah salah satu tempat yang paling mengesankan bagi saya...really WOW-ing! :). Bayangkan saja, berdiri sejak tahun 1600-an dan sampai sekarang masih berdiri megah dengan arsitektur Baroque nya yang mempesona. Area Schonbrunn Palace ini besar dan luas sekali, hampir seluas bandara kayaknya bahkan kami pun belum tuntas mengelilingi setiap spot di Palace ini. Awesome! Persis di belakang istana ini ada sebuah taman yang tidak kalah mempesona, dinamakan “Palm House”.






Untuk melihat Palm House yang berada di belakang Palace ini, kita perlu masuk dulu untuk tour menyusuri setiap ruangan di dalam Schonbrunn Palace. Barulah kita keluar di pintu belakang dan menemukan keajaiban...suatu taman yang besar membentang luas..wow luar biasa ya Karya ciptaan Tuhan :).
 Oia untuk tour di dalam palace, kita harus bayar dan kemudian diberikan alat berupa audio yang memandu kita di setiap ruangan yang kita jajaki. Ruang-ruang di Istana ini berisi semua perlengkapan Ratu Sisi yang begitu mewah, keramik yang berdesign rumit dan mungkin terbuat dari emas hehe. Sayangnya ketika di dalam, pengunjung tidak diizinkan untuk mengambil gambar, jadi saya tidak memotret bagian dalam dari Palace ini :(
 


Nah, bagian yang tidak boleh dilewatkan yaitu Taman di dalam area tepatnya di belakang Palace ini. Ada bukit diujung taman, saya belum sampai menuju ke bukit itu karena waktu yang terbatas dan jadwal kereta kami untuk kembali ke Budapest sudah menanti. Tapi di sepanjang mata memandang pun, wow taman ini sudah begitu mempesona. Saya sempat berkata dalam hati “Suatu hari saya ingin datang ke tempat ini lagi bersama orang yang saya kasihi” :).




Vienna seperti punya magnet tersendiri bagi saya, tempat ini paling berkesan di hati dan semoga suatu hari nanti bisa kembali menginjakkan kaki di kota ini.  

You Might Also Like

0 komentar